Rusia Dituding Segera Serang Mariupol, Zelensky Minta PBB Selamatkan Sipil

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 06 Mei 2022 | 13:46 WIB
Rusia Dituding Segera Serang Mariupol, Zelensky Minta PBB Selamatkan Sipil
BBC

Suara.com - Para pejabat Ukraina menyebut militer Rusia melancarkan serangan berkekuatan penuh ke pabrik baja Azovstal. Pabrik itu adalah pertahanan terakhir pasukan Ukraina di Kota Mariupol.

Tentara Ukraina yang berada di pabrik itu sudah menghadapi pertempuran berdarah yang sulit selama dua hari berturut-turut, kata komandan resimen Ukraina di Azov, Denis Prokopenko.

Pasukan Rusia dilaporkan telah memasuki wilayah pabrik setelah berhari-hari melakukan serangan. Sekitar 200 warga sipil diyakini masih berlindung di dalam pabrik tersebut, termasuk anak-anak.

BBC belum dapat memverifikasi tuduhan soal serangan Rusia terhadap pabrik baja tersebut.

Baca juga:

Denis Prokopenko lewat pesan Telegramnya berkata, "Saya bangga dengan pasukan saya yang melakukan upaya luar biasa untuk menahan gempuran musuh. Situasinya sangat sulit."

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, kembali membuat seruan kepada PBB untuk menyelamatkan nyawa warganya yang masih bertahan di pabrik baja itu.

"Semua orang berarti bagi kami. Kami meminta bantuan Anda untuk menyelamatkan mereka," kata Zelensky kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, melalui telepon.

Dalam sambungan telepon itu, Zelensky juga berterima kasih kepada Guterres atas evakuasi yang dipimpin oleh PBB dan Palang Merah pekan ini. Upaya itu menyelamatkan lebih dari 100 orang dari pabrik baja. Namun Zelensky tetap meminta PBB untuk turut mengevakuasi semua orang yang terluka dari Azovstal.

Selain di Azovstal, sejumlah evakuasi warga sipil juga dilakukan di daerah lain di. Wakil Perdana Menteri Ukraina, Irina Vereshchuk, menyebut 344 pengungsi dari berbagai kota di kawasan barat daya, termasuk Mariupol, sudah tiba di Zaporizhzhia, Rabu kemarin.

Adapun, kata dia, sebuah kota di sisi tenggara masih di bawah kendali pasukan Ukraina.

Irina juga berterima kasih kepada PBB dan Palang Merah atas bantuan mereka. "Mereka adalah perempuan, anak-anak, dan orang tua dari Mariupol, Manhush, Berdiansk, Tokmak dan Vasylivka," ujarnya dalam unggahan di Telegram.

"Kami akan memberikan dukungan kepada mereka selama masa-masa sulit ini, termasuk dengan dukungan psikologis yang sangat dibutuhkan," ujarnya.

Osnat Lubrani, Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Ukraina, mengonfirmasi evakuasi tersebut.

"Meski evakuasi warga sipil kedua dari daerah di Mariupol dan sekitarnya penting, ada lebih banyak hal yang harus dilakukan untuk memastikan semua warga sipil yang terjebak dalam pertempuran dapat pergi ke arah yang mereka inginkan," ujarnya.

https://twitter.com/OsnatLubrani/status/1521957810174668802


Janji gencatan senjata Rusia

Rusia menyatakan akan melakukan gencatan senjata mulai Kamis (05/05) ini, untuk memungkinkan lebih banyak evakuasi warga sipil dari pabrik Azovstal.

Militer Rusia menyebut rute keluar dari pabrik akan dibuka dari pukul 08.00 hingga 18.00 pada tanggal 5, 6, dan 7 Mei.

Selama periode itu, pasukan Rusia berjanji akan menghentikan kegiatan dan menarik unit ke jarak yang aman. Pernyataan ini mereka keluarkan dalam sebuah unggahan di internet.

Sementara itu, analisis baru menunjukkan sebanyak 600 orang tewas ketika Rusia meledakkan sebuah teater di Mariupol, Maret lalu. Serangan itu diyakini telah menyebabkan korban jiwa dalam skala paling parah dalam sebuah serangan sejak invasi dimulai.

Investigasi yang dilakukan kantor berita Associated Press menyebut korban tewas dalam serangan itu berjumlah dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya.

Associated Press mewawancarai 23 korban yang selamat, regu penyelamat, dan mereka yang terbiasa bersembunyi di teater untuk menghindari bom.

Militer Rusia menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mengepung dan membombardir Mariupol. Kota ini diyakini merupakan kunci operasi militer mereka di Ukraina.

Kontrol penuh atas kota itu akan memberi Rusia jembatan penghubung darat, melalui wilayah Donbas yang dikuasai kelompok pro-Rusia hingga ke Krimea yang mereka aneksasi pada tahun 2014.

Meskipun ada indikasi bahwa tidak ada kemajuan pesat dalam upaya militer Rusia untuk menyerang dan mempertahankan bagian selatan dan timur Ukraina, mereka membantah akan menggempur habis Ukraina dalam beberapa hari mendatang.

Rusia sampai sekarang membantah sedang melakukan operasi perang. Mereka menyebut invasi itu sebagai operasi militer khusus.

Namun para pejabat negara Barat berspekulasi bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, bisa menggunakan Parade Kemenangan tanggal 9 Mei untuk mengumumkan keberhasilan militernya. Rusia menyangkal dugaan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Ungkap Kebiasaan Baru Pelanggan, yang Mau Jadi Pengusaha Wajib Tahu

Pakar Ungkap Kebiasaan Baru Pelanggan, yang Mau Jadi Pengusaha Wajib Tahu

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 22:00 WIB

Imparsial Soroti Perluasan Peran Militer, Satgas PKH hingga Keberadaan DPN

Imparsial Soroti Perluasan Peran Militer, Satgas PKH hingga Keberadaan DPN

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:00 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Hasil BRI Super League: Persija Jakarta Bawa Pulang 3 Poin dari Jepara

Hasil BRI Super League: Persija Jakarta Bawa Pulang 3 Poin dari Jepara

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 22:51 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Duel 'El Clasico' Indonesia Kembali ke Senayan: PSSI Restui Laga Persija vs Persib di GBK

Duel 'El Clasico' Indonesia Kembali ke Senayan: PSSI Restui Laga Persija vs Persib di GBK

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 22:30 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB