Mengetahui Sejarah Hari Waisak, Hari Raya Umat Buddha yang Jatuh 16 Mei 2022

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 08 Mei 2022 | 20:13 WIB
Mengetahui Sejarah Hari Waisak, Hari Raya Umat Buddha yang Jatuh 16 Mei 2022
ilustrasi hari waisak (pixabay.com)

Suara.com - Hari Waisak, dirayakan setiap tahun di Indonesia pada bulan purnama bulan Mei. Lalu seperti apa sejarah Hari Waisak ini?

Membahas sejarah Hari Waisak tentu tidak akan lepas dari agama Buddha. Sebab, Hari Raya Waisak dirayakan untuk memperingati kelahiran, pencerahan, dan kematian Buddha.

Perayaan pertama berlangsung pada tahun 1983, dan tahun ini jatuh pada tanggal 16 Mei 2022. Sejarah Hari Waisak sangat panjang, berhubungan dengan kebajikan Budha sehingga bagi umat budha ini penting untuk diperingati.

Pada hari perayaan, ribuan biksu berkumpul di Candi Borobudur di Magelang, Indonesia, untuk membaca mantra dan bermeditasi selama ritual yang dikenal sebagai Pradaksina. Salah satu momen penting hari itu adalah Pindapata, ketika para bhikkhu meminta amal kepada orang-orang Indonesia.

Kemudian ada pelepasan lentera langit - simbol cahaya dan pencerahan - adalah salah satu momen paling mengesankan pada Hari Waisak. Lentera menyala dan dibebaskan di langit malam yang didominasi oleh bulan purnama. Mari kita ketahui sejarah hari waisak. Walaupun hanya sedikit, namun mungkin ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Sejarah Hari Waisak

Hari Waisak menjadi momen bagi umat Buddha menghabiskan seluruh hari suci ini di kuil untuk bermeditasi, melantunkan doa dan menawarkan sedekah kepada biksu Buddha. Contoh perayaan di sebuah kuil selama Hari Waisak adalah Vihara Temple di Brickfields, Kuala Lumpur. Perayaan dimulai saat matahari terbit ketika para penyembah berkumpul di kuil-kuil untuk bermeditasi. 

Setelah prosesi membaca mantra, layanan berkat terbuka khusus dilakukan dan khotbah tentang pentingnya Hari Wesak diadakan. Secara tradisional sisa malam dihabiskan dengan bermeditasi, melantunkan doa kepada Buddha oleh para biarawan yang memakai jubah saffron.

Singkatnya, Hari Waisak penting karena menandai tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama - ulang tahunnya, pencerahan dan pencapaian Nirvana-nya. Buddha dalam bahasa Sansekerta berarti "Awakened One".

Sang Buddha lahir di Lumbini, dekat Kapilavastu (Kapilbastu) di tepi utara lembah Sungai Gangga, sebuah daerah di pinggiran peradaban India Utara, di tempat yang sekarang nepal selatan.

Para sarjana berspekulasi bahwa selama periode Veda akhir orang-orang di wilayah tersebut diorganisir menjadi republik-republik suku, diperintah oleh dewan penatua atau pemimpin terpilih; istana-raton agung yang dijelaskan dalam catatan tradisional tentang kehidupan Buddha tidak terlihat di antara sisa-sisa arkeologis kerajaan-kerajaan tersebut. 

Menurut doktrin Buddhis, alam semesta adalah produk dari karma, hukum sebab dan akibat tindakan, yang menurutnya tindakan berbudi luhur menciptakan kesenangan di masa depan dan tindakan yang tidak ramah terhadap lingkungan menciptakan rasa sakit. Makhluk-makhluk alam semesta terlahir kembali di enam alam: sebagai dewa, dewa, manusia, hewan, hantu, dan makhluk neraka.

Tindakan makhluk-makhluk ini tidak hanya menciptakan pengalaman individu mereka tetapi juga domain tempat mereka tinggal. Siklus kelahiran kembali, yang disebut samsara (secara harfiah "mengembara"), dianggap sebagai domain penderitaan.

Tujuan akhir dari praktik Buddhis adalah untuk melarikan diri dari penderitaan itu. Sang Budha Gautama menyampaikan cara untuk melarikan atau mengakhiri penderitaan samsara itu dan dilanjutkan oleh pengikutnya.

Seseorang yang telah memulai perjalanan panjang untuk menemukan jalan menuju kebebasan dari penderitaan, dan kemudian mengajarkannya kepada orang lain, disebut bodhisattva. Seseorang yang telah menemukan jalan itu, mengikutinya sampai akhir, dan mengajarkannya kepada dunia disebut buddha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Twibbon Hari Raya Waisak 2022, Cukup Ganti Foto Bisa Langsung Dibagikan ke Medsos!

30 Twibbon Hari Raya Waisak 2022, Cukup Ganti Foto Bisa Langsung Dibagikan ke Medsos!

News | Sabtu, 07 Mei 2022 | 13:15 WIB

16 Mei 2022 Libur Apa? Ada Tanggal Merah, Siap-siap Libur Long Weekend Lagi!

16 Mei 2022 Libur Apa? Ada Tanggal Merah, Siap-siap Libur Long Weekend Lagi!

News | Sabtu, 07 Mei 2022 | 08:15 WIB

Perayaan Waisak di Borobudur 2022, Apa Ada Pelepasan Lampion? Begini Tema dan Rangkaian Acara

Perayaan Waisak di Borobudur 2022, Apa Ada Pelepasan Lampion? Begini Tema dan Rangkaian Acara

News | Jum'at, 06 Mei 2022 | 13:19 WIB

Mengenal Sejarah Singkat Perayaan Waisak di Dunia yang Muncul Sejak Abad 19

Mengenal Sejarah Singkat Perayaan Waisak di Dunia yang Muncul Sejak Abad 19

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 21:10 WIB

Terkini

AS Terpecah, Trump Meradang Joe Kent Tolak Perangi Iran: Dia Lemah!

AS Terpecah, Trump Meradang Joe Kent Tolak Perangi Iran: Dia Lemah!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:21 WIB

Hipertensi Dominasi Keluhan Pemudik di Stasiun Gambir, Kemenkes Siagakan Layanan Kesehatan Gratis

Hipertensi Dominasi Keluhan Pemudik di Stasiun Gambir, Kemenkes Siagakan Layanan Kesehatan Gratis

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:15 WIB

Perang AS-Iran Memanas: WNI Cemas Harga BBM Bakal Melejit

Perang AS-Iran Memanas: WNI Cemas Harga BBM Bakal Melejit

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:10 WIB

"Ini Bukan Perang Kami": Negara Eropa Tolak Bantu AS di Selat Hormuz

"Ini Bukan Perang Kami": Negara Eropa Tolak Bantu AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:05 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Ancam Pemudik, Wamenkes Ingatkan Cukup Minum Selama Perjalanan

Cuaca Panas Ekstrem Ancam Pemudik, Wamenkes Ingatkan Cukup Minum Selama Perjalanan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:03 WIB

Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini

Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:51 WIB

Teheran Membara! Presiden Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Tewasnya Ali Larijani

Teheran Membara! Presiden Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Tewasnya Ali Larijani

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:51 WIB

Bisakah Ekonomi Tumbuh Memperparah Krisis Iklim? Studi Terbaru Ungkap Jawabannya

Bisakah Ekonomi Tumbuh Memperparah Krisis Iklim? Studi Terbaru Ungkap Jawabannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:45 WIB

Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik

Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:16 WIB

Taktik Asimetris Taklukkan Iron Dome: Bagaimana Amunisi Tandan Iran Mengoyak Pertahanan Udara Israel

Taktik Asimetris Taklukkan Iron Dome: Bagaimana Amunisi Tandan Iran Mengoyak Pertahanan Udara Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:03 WIB