Suara.com - Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah mengumumkan pemenang lelang tender gorden untuk rumah dinas anggota dewan di Kalibata, Jakarta Selatan. Beberapa fakta menarik tender gorden DPR pun mulai terungkap.
Informasi tender gorden DPR ini bersumber dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) DPR RI, Senin (9/5/2022). Kali ini pemenang tender gorden DPR RI merupakan penawar harga tertinggi yakni sebesar Rp 43,5 miliar. Berikut fakta menarik tender gorden DPR RI yang menimbulkan polemik.
Perusahaan PT Bertiga Mitra Solusi (BMS) telah terpilih menjadi pemenang dalam lelang tender gorden dengan harga Rp 43,5 miliar tersebut. Hal ini membuat perusahaan tersebut berhasil menyingkirkan 48 perusahaan lain yang menjadi peserta lelang.
PT BMS juga mengalahkan dua perusahaan lain sebagai penawar terendah yakni PT Panderman Jaya sebesar Rp 42 miliar dan PT Sultan Sukses Mandiri sebesar Rp 37 miliar.
1. Profil PT Bertiga Mitra Solusi, Pemenang Tender Gorden DPR RI
Dilansir dari laman perusahaan, PT Bertiga Mitra Solusi (BMS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor, penyuplai, dan teknologi informasi.
Perusahaan yang beralamat Green Lake City, Tangerang ini juga telah berdiri sejak tahun 2014 dan bekerja dengan berbagai macam klien mulai dari perusahaan swasta, BUMN dan institusi pemerintahan lainnya.
2. Tender Gorden DPR Diikuti oleh 49 Perusahaan
Dilansir dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) DPR RI, tender pengadaan gorden diikuti oleh 49 perusahaan yang telah dilakukan sejak 8 Maret 2022 yang lalu. Ada tiga perusahaan yang memasukkan penawaran antara lain PT Bertiga Mitra Solusi sebesar 43,5 miliar, PT Panderman Jaya sebesar Rp 42 miliar dan PT Sultan Sukses Mandiri sebesar Rp 37 miliar.
3. ICW Menduga Ada Kecurangan
Indonesia Corruption Watch (ICW) telah menyoroti polemik dari pengadaan tender gorden yang dilakukan DPR RI. Hal ini karena DPR RI menyedot dana hingga Rp 48,7 miliar dalam anggaran tahun 2022 ini.
Jika anggaran Rp 48,7 miliar gorden untuk rumah dinas sebanyak 505 unit. Jika dirata-rata, satu unit rumah akan mendapatkan anggaran gorden sejumlah Rp 80-90 juta.
4. Pengadaan Tender Gorden DPR Menyulut Polemik
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso akan memanggil Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar membahas tender gorden rumah dinas DPR RI dengan anggaran Rp 43,5 miliar ini pada 16 Mei 2022 mendatang. Pengadaan ini bisa jadi menjadi penyimpangan dana yang digunakan sebagai pengadaan gorden untuk rumah dinas DPR RI.
Demikian informasi seputar fakta menarik tender gorden untuk rumah dinas anggota dewan DPR RI yang menimbulkan polemik dan pertanyaan dari masyarakat.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Deretan Perusahaan dan Lembaga Negara Ini Pernah Jadi Klien Pemenang Tender Gorden DPR, Apa Saja?
News | Senin, 09 Mei 2022 | 20:43 WIB
Sekjen DPR Jelaskan Alasan Proses Tender Gorden Dimenangkan Penawar Tertinggi
News | Senin, 09 Mei 2022 | 19:50 WIB
5 Fakta di Balik Tender Gorden DPR Dimenangkan Penawar Tertinggi Rp 43,5 Miliar
News | Senin, 09 Mei 2022 | 11:07 WIB
Terkini
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB