Megawati Ngaku Mengikuti K-Pop dan Drakor Demi Hal Ini

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:47 WIB
Megawati Ngaku Mengikuti K-Pop dan Drakor Demi Hal Ini
Megawati Soekarnoputri. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

Suara.com - Presiden Kelima RI sekaligus ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengakui dirinya mengikuti boyband K-Pop dan drama korea (drakor).

Hal ini ia lakukan agar dapat berdialog dengan cucu-cucunya yang menggemari BTS dan drakor.

"Mengenai K-Pop, saya mempunyai pengalaman sendiri. Saya seorang nenek, tujuh cucu, dan ternyata cucu-cucu saya itu sangat menggemari BTS," ujar Megawati dalam sambutannya di acara penganugerahan gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA), yang disiarkan di YouTube PDIP, Rabu (11/5/2022).

Presiden kelima Indonesia yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, saat mendapatkan gelar profesor kehormatan tertinggi dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan, di Seoul, Rabu (11/5/2022). [ANTARA/HO-PDI Perjuangan]
Presiden kelima Indonesia yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, saat mendapatkan gelar profesor kehormatan tertinggi dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan, di Seoul, Rabu (11/5/2022). [ANTARA/HO-PDI Perjuangan]

"Saya bertanya kenapa kok senang BTS. Katanya tampilannya luar biasa dan saya memang juga sebagai seorang nenek juga tidak mau ketinggalan," tambahnya.

Dengan kegemaran cucu-cucunya terhadap BTS, Megawati berusaha mengikuti K-Pop dan drakor agar nyambung saat ngobrol.

Cerita Megawati soal K-Pop dan drakor yang diunggah kembali oleh akun Instagdam @underc0ver.id itu tentu mengundang berbagai respons dari warganet.

Ilustrasi Drama Korea (Pixabay.com)
Ilustrasi Drama Korea (Pixabay.com)

"Pintar ya memanfaatkan hobi dan minat generasi muda demi mencari pendukung," komentar warganet.

"Raja drama nonton drama," imbuh warganet lain.

"BTS fans hati-hati direkrut," tulis warganet di kolom komentar.

"Cucunya kurang nasionalis bu," timpal warganet lain.

"Mencium bau-bau agenda," balas lainnya.

Sebelumnya telah diketahui Megawati mendapatkan gelar kehormatan profesor dari SIA, Korea Selatan. Ia disebut sebagai orang pertama di Asia yang mendapatkan gelar tersebut dari SIA. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerombolan Pria Bawa Helm Saat Nonton Film di Bioskop Jadi Sorotan: Bukan karena Norak, Ini Sebabnya

Gerombolan Pria Bawa Helm Saat Nonton Film di Bioskop Jadi Sorotan: Bukan karena Norak, Ini Sebabnya

Otomotif | Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:06 WIB

Nyesek! Viral Curhat Pria Ngaku ke Rumah Mantan, Ternyata Sudah Hamil 2 Bulan Sejak Diputus karena LDR

Nyesek! Viral Curhat Pria Ngaku ke Rumah Mantan, Ternyata Sudah Hamil 2 Bulan Sejak Diputus karena LDR

Hits | Jum'at, 13 Mei 2022 | 13:48 WIB

Pelaku Penganiaya Mantan Istri di Depan Anak Sendiri Sudah Mendekam di Bui, Ternyata Ini Motifnya

Pelaku Penganiaya Mantan Istri di Depan Anak Sendiri Sudah Mendekam di Bui, Ternyata Ini Motifnya

Jabar | Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:54 WIB

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:39 WIB

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:38 WIB

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:33 WIB

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:27 WIB

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:24 WIB

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:23 WIB

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:18 WIB

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:15 WIB