Cara Aman Konsumsi Daging Segar dan Jeroan Demi Cegah Penyebaran PMK, Bisa Dilakukan di Rumah

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Minggu, 15 Mei 2022 | 11:03 WIB
Cara Aman Konsumsi Daging Segar dan Jeroan Demi Cegah Penyebaran PMK, Bisa Dilakukan di Rumah
Ilustrasi daging segar.(Pexels/Becerra Govea Photo)

Suara.com - Baru-baru ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak tengah menjadi perbincangan. Menyangkut permasalahan tersebut, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meminta agar masyarakat tidak perlu panik. Hal itu karena PMK sudah ada prosedur pencegahannya.

Selain itu, bagi yang ingin mengonsumsi daging dari hewan yang berkuku belah atau gelap seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba, termasuk juga hewan liar yakni gajah dan rusa. Harus memperhatikan beberapa hal agar daging yang dikonsumsi benar-benar aman. Hal apakah yang harus diperhatikan? Berikut ulasannya.

Melansir dari akun instagram @kementerianpertanian yang mengunggah mengenai cara aman mengkonsumsi daging segar dan jeroan demi mencegah penyebaran virus PMK pada Selasa (12/5/2022), adapun pedomannya adalah sebagai berikut:

  1. Daging tidak dicuci sebelum diolah, rebus dahulu selama 30 menit di air mendidih.
  2. Jika daging tidak langsung dimasak atau akan disimpan di freezer maka daging bersama kemasan disimpan terlebih dahulu pada suhu dingin, minimal 24 jam baru dimasukkan ke freezer.
  3. Jika jeroan masih dalam keadaan mentah, rebus dalam air mendidih selama 30 menit sebelum disimpan ataupun diolah.
  4. Rendam bekas kemasan daging dengan detergen/pemutih pakaian/cuka dapur untuk mencegah pencemaran virus ke lingkungan.

Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ini sebenarnya tidak membahayakan kesehatan manusia. Daging dan susunya tetap aman dikonsumsi selama dimasak dengan benar. Adapun tips penanganan produk hewan untuk industri adalah sebagai berikut:

  1. Daging pengalengan, lakukan pemanasan hingga suhu internal minimal 70 derajat celcius selama 30 menit. Selain itu, lakukan pengeringan setelah penggaraman.
  2. Susu, panaskan hingga suhu 132 derajat celcius selama paling sedikit 1 detik (UHT). jika pH susu <70, panaskan minimal 72 derajat celcius selama 15 detik (HTST). Jika pH susu >70, proses HTST dilakukan dua kali.
  3. Kulit, lakukan penggaraman yang mengandung Natrium Karbonat (Na2C03) 2% selama 28 hari.
  4. Bulu babi, rebus minimal 1 jam atau rendam minimal 24 jam dalam larutan formaldehida 1%.

Sementara untuk mencegah dan menekan penyebaran virus PMK, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Berikut implementasi prinsip dasar yang perlu dilakukan, diantaranya:

  1. Menghentikan penyebaran virus melalui tindakan karantina dan pengawasan atau pembatasan lalu lintas.
  2. Mengilangkan sumber infeksi dengan pemusnahan terhadap hewan tertular dan yang terpapar.
  3. Menghilangkan virus PMK dengan dekontaminasi kandang, peralatan, kendaraan dan bahan lainnya yang dapat menularkan penyakit atau disposal bahan yang terkontaminasi.
  4. Membentuk kekebalan pada hewan peka dengan vaksinasi.

Demikianlah ulasan mengenai syarat agar daging yang dikonsumsi aman dari PMK dan cara pencegahan virus PMK agar tidak menyebar.

Kontributor : Agung Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi PMK, DIY Siapkan Tim Satgas Khusus Cek Hewan Ternak

Antisipasi PMK, DIY Siapkan Tim Satgas Khusus Cek Hewan Ternak

Jogja | Minggu, 15 Mei 2022 | 10:32 WIB

Sorotan Berita Kemarin di Jatim, Kasus PMK di Mojokerto Menggila sampai Kasus Pembunuhan Perempuan di Hotel Kediri

Sorotan Berita Kemarin di Jatim, Kasus PMK di Mojokerto Menggila sampai Kasus Pembunuhan Perempuan di Hotel Kediri

Jatim | Minggu, 15 Mei 2022 | 06:05 WIB

Polda Jateng Gandeng Stakeholder Terkait Antisipasi Penyebaran Wabah PMK Pada Hewan Ternak

Polda Jateng Gandeng Stakeholder Terkait Antisipasi Penyebaran Wabah PMK Pada Hewan Ternak

Jawa Tengah | Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:59 WIB

Ditemukan Dua Kasus PMK Di Pandowan, DPP Kulon Progo Lakukan Disinfektan Masif

Ditemukan Dua Kasus PMK Di Pandowan, DPP Kulon Progo Lakukan Disinfektan Masif

Jogja | Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:55 WIB

Mirip Penanganan Covid-19, Pasar Hewan di Kudus Disemprot Cairan Disinfektan Antisipasi Penyebaran PMK

Mirip Penanganan Covid-19, Pasar Hewan di Kudus Disemprot Cairan Disinfektan Antisipasi Penyebaran PMK

Jawa Tengah | Sabtu, 14 Mei 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Saiful Mujani Kembali Dipolisikan Soal Makar, Kuasa Hukum Bilang Begini

Saiful Mujani Kembali Dipolisikan Soal Makar, Kuasa Hukum Bilang Begini

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:09 WIB

Cetak Pemimpin Antikorupsi, Gubernur Lemhannas Bawa Peserta P4N Belajar Langsung ke KPK

Cetak Pemimpin Antikorupsi, Gubernur Lemhannas Bawa Peserta P4N Belajar Langsung ke KPK

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:03 WIB

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:02 WIB

Pembahasan Formal RUU Pemilu Belum Dimulai, PAN Usul Jadi Inisiatif Pemerintah

Pembahasan Formal RUU Pemilu Belum Dimulai, PAN Usul Jadi Inisiatif Pemerintah

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:54 WIB

Tanggapi Usulan KPK Soal Masa Jabatan Ketum Parpol, Sekjen Golkar: Demokrasi Internal Lebih Penting

Tanggapi Usulan KPK Soal Masa Jabatan Ketum Parpol, Sekjen Golkar: Demokrasi Internal Lebih Penting

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:47 WIB

Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati

Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:46 WIB

Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan

Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:44 WIB

Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota

Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:43 WIB

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:42 WIB

Detik-detik Mencekam di Cipatat: Angkot Berhenti Bawa Pelajar Dihantam Fuso hingga Terguling!

Detik-detik Mencekam di Cipatat: Angkot Berhenti Bawa Pelajar Dihantam Fuso hingga Terguling!

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:41 WIB