India Larang Ekspor Gandum, Ancam Harga Murah Mie Instan Indonesia?

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 16 Mei 2022 | 14:30 WIB
India Larang Ekspor Gandum, Ancam Harga Murah Mie Instan Indonesia?
Ilustrasi gandum (Shutterstock)

Suara.com - Keputusan pemerintah India membatasi ekspor gandum ke penjuru dunia memberi ancaman pada sektor pangan Tanah Air. Setelah minimnya kiriman dari Ukraina, pembatasan dari India akan melambungkan harga gandum di pasar internasional.

India membatasi ekspor karena gelombang panas parah yang melanda India membuat produksi gandum tak mencapai target yang ditetapkan pada Februari lalu.

Mengutip SPglobal, pemerintah  India memproyeksikan produksi gandum pada angka 111,3 juta metrik ton (mt) untuk 2022-2023.

Namun, hasil yang dicapai tak masuk angka tersebut atau sekitar 105-106 mt. Gelombang panas menyebabkan hilangnya kelembaban dan biji-biji layu.

Penyebab Pembatasan Ekspor

Penurunan produksi itu memaksa harga gandum pasar India meroket sejak awal April. Harga gandum di pasar fisik utama India naik 60 persen pada 13 Mei lalu. Larangan ekspor gandum menjadi opsi menurunkan harga domestik.

Setelah ada pengumuman larangan ekspor gandum, harga di pasar domestik India mengalami penurunan dari 335,5 Dollar Amerika per mt menjadi 285 dollar Amerika per mt.

Masalah di pasar India sudah teratasi. Masalahnya, pasar global yang menjadi kena dampak. Selama ini, India dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah ekspor gandum dominan di dunia.

Gandum Australia Naik

baca juga

Gandum Australia yang selama ini jadi opsi, selain India, sudah naik ke level tertinggi. Australian Premum White (APW) Wheat FOB Australia dan Australia Standard White (ASW) Wheat FOB Australia melonjak masing-masing 20 Dollar Amerika. 

APW Wheat FOB Australia jadi 440 dollar Amerika per mt dan ASW Wheat FOB Australia jadi 410 dollar Amerika per mt.

Kenaikan gandum dari Australia inilah yang menjadi masalahnya. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2010-2020, Australia konsisten jadi pengimpor biji gandum dan meslin. Australia konsisten menjadi yang tertinggi meski ada penurunan signifikan pada 2019-2020.

Penurunan impor yang sempat terjadi dari Australia disebabkan naiknya impor dari Ukraina yang sangat signifikan. Masalah yang kini ada di dunia adalah perang Rusia-Ukraina yang membuat gandum dari Ukraina tak menjelajah global lagi.

Konsumsi Mi Instan Tinggi

Pembatasan dari India dan kelangkaan gandum dari Ukraina bisa menjadi masalah bagi Indonesia. Sebagai produsen mi instan terbesar di dunia, selama ini Indonesia masih bergantung pada kiriman gandum dan meslin dari luar negeri.

Mi instan bukan saja disebar ke penjuru dunia. Tingkat konsumsi mi instan di Indonesia juga menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Masyarakat Indonesia mengkonsumsi mi instan 12,64 miliar bungkus di tahun 2020.

Konsumsi itu naik pada survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2021. Ada 13,2 bungkus mi instan yang dikonsumsi dalam setahun. 

Konsumsi Roti Tinggi

Bukan mi instan saja yang menjadi pangan bersumber dari gandum. Konsumsi roti di Indonesia termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara. Penjualan roti pada tahuun 2021 mencapai Rp2,6 triliun atau yang tertinggi di Asia Tenggara.

Dua harga pangan ini berpotensi naik pada bulan depan. Australia dan Vietnam berpotensi menjadi opsi untuk menambah ekspor gandum dan meslin ke Indonesia, meski tetap dengan harga yang lebih ttinggi dari biasanya.

Kontributor : Lukman Hakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Haru Buruh Bangunan Di India, Kepanasan Bekerja Di Bawah Sengatan Panas 45 Derajat Celcius

Cerita Haru Buruh Bangunan Di India, Kepanasan Bekerja Di Bawah Sengatan Panas 45 Derajat Celcius

News | Senin, 16 Mei 2022 | 11:13 WIB

Siap-siap! Harga Terigu Hingga Mie Instan Di Indonesia Bakal Naik, Imbas Larangan Ekspor Gandum India

Siap-siap! Harga Terigu Hingga Mie Instan Di Indonesia Bakal Naik, Imbas Larangan Ekspor Gandum India

Bisnis | Minggu, 15 Mei 2022 | 10:20 WIB

Benarkah Roti Gandum Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes? Ini Faktanya

Benarkah Roti Gandum Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes? Ini Faktanya

Health | Senin, 09 Mei 2022 | 14:10 WIB

5 Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Memutuskan untuk Membeli Roti Gandum

5 Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Memutuskan untuk Membeli Roti Gandum

Your Say | Senin, 09 Mei 2022 | 12:44 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×