McDonald's Resmi Hengkang Dari Rusia Dan Ukraina, Bersiap Jual 850 Gerai Restorannya

Bangun Santoso

Selasa, 17 Mei 2022 | 12:44 WIB
McDonald's Resmi Hengkang Dari Rusia Dan Ukraina, Bersiap Jual 850 Gerai Restorannya
McDonald’s resmi hengkang dari Rusia. (AFP)

Suara.com - Perusahaan makanan cepat saji paling ternama, McDonald’s resmi menutup pintunya di Rusia. Ini mengakhiri era optimisme dan menambah isolasi terhadap negara tersebut atas perang yang dilancarkannya di Ukraina.

Perusahaan burger raksasa asal Chicago itu, pada Senin (16/5), mengonfirmasi akan menjual 850 restorannya di Rusia.

McDonald’s mengatakan, akan mencari pembeli yang akan mempekerjakan 62.000 pekerjanya di Rusia, dan akan terus membayar para pekerja tersebut sampai kesepakatan baru tercapai.

“Sebagian orang mungkin berpendapat bahwa menyediakan akses ke makanan dan terus mempekerjakan puluhan ribu warga biasa, tentu saja merupakan hal yang benar untuk dilakukan,” kata Presiden dan CEO McDonald's Chris Kempczinski dalam sebuah surat kepada karyawannya. “Tetapi tidak mungkin untuk mengabaikan krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh perang di Ukraina.”

McDonald’s mengatakan ini adalah pertama kalinya perusahaan tersebut keluar dari pasar utama. Ia berencana untuk mulai menghapus simbol lengkungan berwarna emas serta tanda-tanda lainnya di semua restorannya di Rusia. McDonald’s juga akan mempertahankan merek dagangnya di Rusia dan mengambil langkah hukum jika nantinya disalahgunakan.

Awal Maret lalu, McDonald’s mengatakan perusahaan itu menutup sementara restorannya di Rusia, tetapi akan terus membayar karyawannya. Hal ini merupakan keputusan yang mahal. Akhir bulan lalu, perusahaan mengatakan kehilangan $55 juta setiap bulan karena penutupan restoran tersebut. McDonald’s juga kehilangan persediaan dana senilai $100 juta.

McDonald’s juga telah menutup 108 restoran di Ukraina dan terus membayar karyawannya di sana.

McDonald's mengatakan bahwa keluar dari Rusia tidak akan mengubah perkiraannya untuk menambah 1.300 restoran tahun ini, yang akan berkontribusi sekitar 1,5 persen pada pertumbuhan penjualan di seluruh perusahaan itu.

Bulan lalu, McDonald’s Corp melaporkan pendapatan sebesar $1,1 miliar pada kuartal pertama, turun dari $1,5 miliar untuk periode yang sama setahun sebelumnya.

baca juga

Dalam perdagangan sore hari, pada Senin (16/5), saham McDonald’s turun sebesar 21 sen menjadi $244,83. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Serang Indonesia, Peretas Rusia Ancam Gulingkan Pemerintahan Kosta Rika

Pernah Serang Indonesia, Peretas Rusia Ancam Gulingkan Pemerintahan Kosta Rika

Tekno | Selasa, 17 Mei 2022 | 08:56 WIB

Rusia Klaim Tembak Jatuh 3 Jet Tempur Ukraina Di Dekat Laut Hitam

Rusia Klaim Tembak Jatuh 3 Jet Tempur Ukraina Di Dekat Laut Hitam

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 08:15 WIB

Renault Jual Pabriknya di Rusia Seharga Rp 200

Renault Jual Pabriknya di Rusia Seharga Rp 200

Otomotif | Selasa, 17 Mei 2022 | 07:52 WIB

McDonalds Tutup Restoran di Rusia, PHK 62 Ribu Karyawan

McDonalds Tutup Restoran di Rusia, PHK 62 Ribu Karyawan

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 07:22 WIB

Dampak Sanksi Ekspor Migas Rusia Mulai Dirasakan AS, Masyarakat Diisukan Marah Pada Pemerintah

Dampak Sanksi Ekspor Migas Rusia Mulai Dirasakan AS, Masyarakat Diisukan Marah Pada Pemerintah

Bisnis | Senin, 16 Mei 2022 | 16:35 WIB

Mengapa Rusia Ngotot Rebut Pulau Ular dan Ukraina Gigih Mempertahankannya?

Mengapa Rusia Ngotot Rebut Pulau Ular dan Ukraina Gigih Mempertahankannya?

News | Senin, 16 Mei 2022 | 13:52 WIB

Dampak Perang Rusia-Ukraina, Akankah Moldova Menjadi Bagian Uni Eropa?

Dampak Perang Rusia-Ukraina, Akankah Moldova Menjadi Bagian Uni Eropa?

Your Say | Senin, 16 Mei 2022 | 07:37 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×