facebook

Hami usai Terjerat Kasus Pornografi, Dea OnlyFans Ngaku Beberapa Kali Mau Bunuh Diri

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Hami usai Terjerat Kasus Pornografi, Dea OnlyFans Ngaku Beberapa Kali Mau Bunuh Diri
Potret Dea OnlyFans. [Instagram]

Sementara itu, Dea mengaku beberapa kali sempat berupaya melakukan bunuh diri.

Suara.com - Tersangka kasus pornografi, Dea OnlyFans mengaku dalam kondisi hamil. Dia berharap pihak Kejaksaan Tinggi Negeri DKI Jakarta tidak menahannya ketika perkaranya telah dilimpahkan oleh Polda Metro Jaya. 

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Dea OnlyFans, Abdillah Syarifudin saat mendampingi kliennya melakukan wajib lapor ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/5/2022). Dia menyebut usia kandungan Dea OnlyFans telah memasuki 23 minggu. 

"Ini juga kami sampaikan ke pihak kepolisian. Kami juga titip pesen ke Kejaksaan nanti harapanya semoga tidak ditahan di kejaksaanya, karena melihat faktor-faktor itu tadi. Masih perlu perawatan, cek up dan lain-lain," kata Abdillah.

Sementara itu, Dea mengaku beberapa kali sempat berupaya melakukan bunuh diri.

Baca Juga: Marshel Widianto Sedih Kehilangan Pekerjaan gegara Beli Video Syur Dea OnlyFans

Dia menegaskan niat buruk tersebut dilakukan bukan karena permasalahan hukum yang menjeratnya. 

"Tapi yang jadi permasalahan saya adalah anak ini nanti gimana kalau saya masih berlarut dalam masalah seperti ini, anak ini gimana. Itu yang saya sedihkan," tuturnya. 

Pada 24 Maret 2022 lalu Dea OnlyFans ditangkap jajaran Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di Malang, Jawa Timur. Ketika itu dia tiba di Polda Metro Jaya pada keesokan sorenya.

Dalam perkara ini, Dea OnlyFans telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 27 Ayat (1) Juncto Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 4 Ayat (1) Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 4 Ayat (2) Juncto Pasal 30 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 dan atau Pasal 9 Juncto Pasal 35 dan atau Pasal 10 Juncto Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.


Meski berstatus tersangka, Dea OnlyFans tidak ditahan. Dia hanya diminta wajib lapor sepekan dua kali pada Senin dan Kamis. 

Baca Juga: Deretan Spanduk Kocak Aksi Mahasiswa 11 April: Terima Kos Putra, Dea Onlyfans hingga Harga MiChat

Penyidik menyebut Dea OnlyFans memperoleh keuntungan hingga Rp20 juta perbulan. Keuntungan itu diperoleh dari video syur yang diunggahnya ke platform OnlyFans.

Komentar