Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah

Bella, Faqih Fathurrahman

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:54 WIB
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
Ilustrasi polisi. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Peristiwa kekerasan Brimob di Tual yang menewaskan pelajar adalah cerminan masalah institusional kepolisian berulang.
  • Para ahli menekankan Polri harus berhenti menggunakan istilah "oknum" dan bertanggung jawab kelembagaan atas tindakan aparat.
  • Reformasi Polri lebih dari dua dekade dinilai belum signifikan akibat lemahnya pengawasan dan aspek pendidikan.

Suara.com - Peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh anggota Brimob terhadap seorang anak bukan sekadar masalah individu, melainkan cermin persoalan institusional di tubuh kepolisian. Pasalnya, aksi kekerasan yang melibatkan anggota Polri terus berulang.

Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sarah Siregar, mengatakan agenda Reformasi Polri telah bergulir selama lebih dari 20 tahun. Namun, kemajuannya dinilai belum signifikan karena berbagai indikator terus tercoreng oleh praktik kekerasan.

“Polisi seharusnya berhenti menggunakan kata ‘oknum’. Polisi adalah representasi negara dan harus bertanggungjawab secara kelembagaan,” kata Sarah saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk “Tragedi Tual: Alarm Reformasi Polri”, Kamis (26/2/2026).

Sementara itu, Direktur Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid, menyatakan lemahnya pengawasan dan akuntabilitas kepolisian menyebabkan tidak tumbuhnya budaya menghormati hukum dan hak asasi manusia.

“Benar, kasus Tual itu perilaku individu. Tapi itu tak berarti tidak ada masalah dengan institusi. Sebab kasus itu terus berulang. Artinya masalah individu itu juga cermin masalah institusi dan pengawasan yang lemah,” kata Usman.

Pandangan senada disampaikan Direktur Eksekutif Public Virtue Research Institute, Muhammad Naziful Haq. Ia menilai berulangnya brutalitas aparat menyiratkan persoalan mendasar dalam cara berpikir kepolisian.

“Profesi polisi adalah profesi paling sulit karena ia harus terbuka pada fakta empiris, cakap dalam berlogika, dan sensitif dalam beretika. Ketika kepolisian terjerat konflik kepentingan elit politik, tiga hal itu berpeluang besar akan dikesampingkan. Dan terjadilah misconduct, brutalitas, dan indikator penegakan hukum yang membolak-balik nalar,” jelasnya.

Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Nicky Fachrizal, juga menilai reformasi Polri harus menyentuh aspek pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam upaya pembenahan institusi kepolisian.

“Pendidikan polisi mungkin tidak semegah masalah posturnya, tetapi perbaikan pendidikan polisi bisa mengarahkan polisi supaya lebih humanis,” ungkapnya.

baca juga

Kasus ini bermula dari peristiwa di Kota Tual, Maluku Tenggara, yang menewaskan pelajar berusia 14 tahun, Arianto Tawakal. Korban diduga dipukul menggunakan helm oleh Bripda Masias saat patroli terkait balap liar.

Arianto sempat menjalani perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia. Peristiwa tersebut memicu perhatian publik secara luas. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan pengusutan tuntas dan menegaskan pelaku harus dijatuhi hukuman setimpal.

Desakan agar proses hukum tidak berhenti pada sanksi etik juga datang dari DPR RI. Sejumlah lembaga dan organisasi masyarakat sipil turut menyoroti pola penanganan kasus kekerasan aparat, termasuk pentingnya transparansi serta pelibatan pengawas eksternal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat

Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:55 WIB

Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum

Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:32 WIB

Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis

Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:24 WIB

Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah

Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:49 WIB

Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral

Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36 WIB

Fakta Baru Kasus SPBU Cipinang, Polisi Ungkap Pelat Nomor Pelaku

Fakta Baru Kasus SPBU Cipinang, Polisi Ungkap Pelat Nomor Pelaku

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 10:27 WIB

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 21:21 WIB

Anak Merokok Dianggap Sepele, Wali Santri Bentak Ustaz: Suami Saya Polisi, Siap Saya Tuntut!

Anak Merokok Dianggap Sepele, Wali Santri Bentak Ustaz: Suami Saya Polisi, Siap Saya Tuntut!

Entertainment | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:20 WIB

Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China

Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:47 WIB

Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin

Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×