5 Fakta Boikot yang Dilakukan Rusia, Ancaman Krisis Pangan di Depan Mata

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 18 Mei 2022 | 15:45 WIB
5 Fakta Boikot yang Dilakukan Rusia, Ancaman Krisis Pangan di Depan Mata
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Alexander Zemlianichenko/Pool via REUTERS)

Suara.com - Konflik antara Rusia dan Ukraina seolah tidak pernah menemui titik terang perdamaian. Vladimir Putin, Presiden Rusia pun tak henti henti memberikan peringatan terhadap pihak manapun yang ikut campur dalam konflik negaranya tersebut. Bahkan, ia tak segan mengancam kedaulatan negara lain jika mencoba berurusan dengannya.

Invasi Rusia ke Ukraina beberapa waktu lalu juga sempat menghebohkan jagad dunia. Berbagai kecaman dilakukan oleh negara lain dalam menanggapi invasi tersebut. Tak ketinggalan Amerika Serikat yang sering disebut sebagai "musuh bebuyutan" Rusia dan mengecam aksi tersebut atas nama NATO.

Bukan hanya itu, beberapa negara lain ikut mendukung kecaman Amerika Serikat sehingga membuat pihak Rusia makin berang. Walaupun banyak negara yang mengancam akan memboikot Rusia, namun Rusia tak tinggal diam dan melakukan banyak hal ekstrim demi mempertahankan kedaulatan negaranya.

Berikut beberapa fakta boikot yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina.

1. Tutup jalur logistik

Aksi invasi Rusia ke Ukraina ternyata tidak membuat Putin begitu puas. Rusia pun ikut menutup jalur logistik dengan memberi serangan militer ke beberapa titik perbatasan ekspor impor Ukraina ke negara lain sehingga membuat rantai pasokan makanan ke Ukraina menjadi berantakan. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat Ukraina menjadi salah satu pemasok gandum terbesar di dunia dan beberapa negara bergantung dalam pasokan gandum tersebut.

2. Buntut dari boikot G20

Amerika sempat mengungkap mereka akan memboikot delegasi Rusia apabila berani datang ke KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali, November 2022 mendatang. Melalui Duta Besar Rusia Untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, pihak Rusia menganggap boikot Amerika Serikat tersebut tidak logis dan malah menambah masalah lain, bukannya menyelesaikan konflik yang ada. Mereka juga menyebut bahwa tindakan tersebut bukan tindakan profesional, mengingat konflik tersebut hanya melibatkan kedaulatan Rusia dan Ukraina tanpa menyenggol negara lain.

3. World Bank Ingatkan Soal Krisis Pangan

Pihak Bank Dunia (World Bank) mengungkap bahwa boikot yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina dengan menutup jalur logistik membuat banyak negara menjadi terhambat dalam kegiatan ekspor dan impor. Akibatnya, cadangan pangan yang terbatas membuat mereka harus menaikkan harga dan malah terlilit hutang besar akibat keterbatasan tersebut.

4. Kambing hitam krisis ekonomi dunia

Menyadur dari Business Daily, praktisi PBB George Wachira mengungkap bahwa krisis ekonomi dunia membuat perang antara Rusia dan Ukraina ini sebagai kambing hitam dan menutupi kasus kenegaraan internal yang terjadi di setiap negara. Hal ini perlu menjadi perhatian PBB dalam memberikan peringatan terhadap Rusia, mengingat negara yang dipimpin oleh Putin ini bersikeras dengan konflik yang terjadi sekarang.

5. Krisis pangan di negara miskin

Krisis pangan akibat perang Ukraina Rusia ini juga sangat berdampak terhadap negara negara miskin di berbagai belahan dunia karena kesenjangan ekonomi yang terjadi. Bukan hanya itu, krisis pangan ini membuat nilai mata uang jual dan beli menjadi menurun karena indeks yang ikut menurun.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Finlandia dan Swedia Merapat ke NATO, Imbas Serangan Rusia ke Ukraina:

Finlandia dan Swedia Merapat ke NATO, Imbas Serangan Rusia ke Ukraina:

Video | Rabu, 18 Mei 2022 | 14:15 WIB

Pasar Mobil Rusia Anjlok, Kia-Hyundai Masuk Tiga Besar Produsen Mobil Terlaris

Pasar Mobil Rusia Anjlok, Kia-Hyundai Masuk Tiga Besar Produsen Mobil Terlaris

Otomotif | Rabu, 18 Mei 2022 | 13:20 WIB

Ratusan Tentara Ukraina Menyerah kepada Rusia

Ratusan Tentara Ukraina Menyerah kepada Rusia

News | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:33 WIB

Pertempuran di Mariupol Berakhir, Rusia Menang Besar, Ratusan Tentara Ukraina Menyerah

Pertempuran di Mariupol Berakhir, Rusia Menang Besar, Ratusan Tentara Ukraina Menyerah

Jatim | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:02 WIB

Pidato Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Awali Festival Film Cannes: Kami Butuh Charlie Chaplin Baru

Pidato Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Awali Festival Film Cannes: Kami Butuh Charlie Chaplin Baru

Jogja | Rabu, 18 Mei 2022 | 11:55 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB