facebook

Sumber Kekayaan Lin Che Wei, Tersangka Baru Kasus Mafia Ekspor CPO

Farah Nabilla
Sumber Kekayaan Lin Che Wei, Tersangka Baru Kasus Mafia Ekspor CPO
Sumber Kekayaan Lin Che Wei (irai.co.id)

Kasus ekspor CPO menambah satu nama baru yakni ekonom Lin Che Wei, simak deretan sumber kekayaannya berikut.

Suara.com - Kasus ekspor CPO yang tengah menjadi perhatian publik akhirnya menunjukkan babak baru. Bertambah satu nama mafia minyak goreng yakni Lin Che Wei yang diduga turut andil dalam kasus tersebut.

"Adapun satu orang tersangka yang dilakukan penahanan yaitu LCW alias WH selaku pihak swasta yang diperbantukan di Kementerian Perdagangan RI," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, Selasa (17/5/2022).. 

Kini Lin mendekam di Rutan Salemba atas dugaan keterlibatannya dalam korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO (minyak sawit mentah) dan turunannya.

Lin Che Wei sebelumnya dikenal sebagai ekonom yang punya beberapa perusahaan swasta. Lantas, dari mana sumber kekayaan Lin Che Wei?

Baca Juga: Terkait Larangan Ekspor CPO, Anggota DPR: 2,67 Juta Petani Sawit Berpotensi Kehilangan Penghasilan

Berprofesi sebagai ekonom

Lin diketahui menekuni karier sebagai seorang ekonom terkemuka di komunitas ekonom dalam negeri. Ia telah berkiprah menjadi analis keuangan di berbagai perusahaan besar seperti WI Carr, Deutsche Bank Group dan Societe Generale.

Prestasi Lin sebagai seorang ekonom adalah ketika dirinya membongkar skandal Bank Lippo. Meski sempat dibawa ke meja hijau dan dituntut sebesar Rp 103 miliar oleh Lippo Group, Lin dianugerahi asrif Award dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pada 2003 atas jasanya membongkar skandal tersebut.

Lin Che Wei juga diketahui masuk ke lingkup pemerintahan setelah menjadi panelis debat capres cawapres Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla pada 2003 silam.

Menjadi penasihat menteri

Baca Juga: Petani Kelapa Sawit Minta Ekspor CPO Kembali Dibuka, Moeldoko Bakal Sampaikan ke Jokowi

Lin juga telah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Negara BUMN, Sugiharto pada 2006. Tak berhenti di situ, ia menjabat Staf Khusus Menko Perekonomian Aburizal Bakrie di tahun yang sama.

Komentar