facebook

Instruksi Keras Kapolda Metro Jaya Ke Para Kapolsek: Jangan Jadi Pangkodamar!

Bangun Santoso | Muhammad Yasir
Instruksi Keras Kapolda Metro Jaya Ke Para Kapolsek: Jangan Jadi Pangkodamar!
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. (Suara.com/Yasir)

"Tidak mungkin anda berhasil kalau anda memimpin dari dalam kamar, Pangkodamar, panglima komando dari dalam kamar, tidak mungkin...,"

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta para Kapolsek turun langsung ke lapangan hingga melakukan upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan. Dia menyinggung para Kapolsek jangan menjadi 'Panglima Komando Dalam Kamar' alias Pangkodamar.

Peringatan ini disampaikan Fadil dalam amanahnya saat melantik 28 Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sebagai Kapolsek, kata Fadil, tidak akan berhasil menjaga ketertiban dan keamanan wilayahnya jika tak turun langsung ke lapangan.

"Tidak mungkin anda berhasil kalau anda memimpin dari dalam kamar, Pangkodamar, panglima komando dari dalam kamar, tidak mungkin. Anda harus berangkat," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Di sisi lain, Fadil juga meminta para Kapolsek untuk melakukan analisis terhadap penyebab terjadinya suatu tindak kejahatan. Seperti peredaran dan penyalahgunaan narkoba hingga tawuran.

Baca Juga: Istri Bripka A Minta Bukti Pemecatan Suaminya Karena Selingkuh Dengan Polwan, Polda Metro: Silakan Datang

"Selama Ini mungkin pendekatannya menangkap saja, ada tawuran tangkap saja, masukin penjara. Percayalah saudara-saudara, ini tidak menyelesaikan masalah," ungkapnya.

Mantan Kapolda Jawa Timur tersebut juga menegaskan bahwa tolak ukur Kapolsek berhasil menjaga wilayahnya dilihat bukan dari seberapa banyak kasus yang diungkap. Melainkan menurutnya diukur dari seberapa besar perannya menjaga keamanan dan ketertiban.

"Saya tidak bangga dengan pengungkapakn dan penangkapan, lebih bangga jika anda mampu mencegah kejahatan. Mengungkap kasus merupakan suatu kebanggaan, tapi mencegah orang tidak jadi korban itu suatu keberhasilan," imbuhnya.

Komentar