Penembakan di Texas: Korban Dibawa ke RS Menggunakan Ambulans atau Bus

Siswanto, BBC

Rabu, 25 Mei 2022 | 09:14 WIB
Penembakan di Texas: Korban Dibawa ke RS Menggunakan Ambulans atau Bus
BBC

Suara.com - Sedikitnya 18 orang tewas dalam aksi penembakan di Sekolah Dasar Robb di Kota Uvalde, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat. Pelaku penembakan yang berusia 18 tahun tewas ditembak oleh aparat setempat.

Kepala Polisi Distrik Uvalde, Pete Arredondo, mengatakan penembakan dimulai pada 11:32 waktu setempat. Para penyelidik yakin penyerang "bertindak sendiri dalam melakukan kejahatan yang keji ini".

Distrik Uvalde, yang dihuni 16.000 penduduk, terletak sekitar 136 kilometer sebelah barat Kota San Antonio. Para siswa dilaporkan telah dievakuasi dari sekolah. Kurang dari 500 siswa terdaftar di sekolah tersebut.

Penembakan di sekolah dasar, yang siswanya berusia antara lima hingga 11 tahun, masih relatif jarang terjadi di AS. Serangan pada Selasa (24/05) waktu setempat itu terjadi di tengah meningkatnya kekerasan bersenjata di tingkat nasional.

Baca juga:

Gubernur Texas, Greg Abbott, mengatakan penyerang merupakan seorang remaja bernama Salvador Ramos.

Remaja itu juga diduga menembak neneknya, sebelum melakukan serangan di sekolah, kata seorang aparat kepada CBS News, mitra BBC di AS. Media lokal melaporkan remaja itu kemungkinan merupakan seorang siswa sekolah menengah setempat.

CBS News juga melaporkan bahwa pelaku bersenjatakan sepucuk pistol, sepucuk senapan semi-otomatis AR-15, dan magazin berkapasitas tinggi.

Rumah sakit setempat mengungkapkan para siswa dari sekolah dasar tersebut sedang dirawat oleh para petugas pelayanan darurat.

baca juga

Seorang perempuan berusia 66 tahun dan seorang gadis berusia 10 tahun dirawat di sebuah rumah sakit di San Antonio, dan keduanya dalam kondisi kritis, kata pejabat rumah sakit University Health.

Rumah Sakit Uvalde Memorial membuat unggahan di Facebook bahwa 13 anak telah dibawa ke rumah sakit "menggunakan ambulans atau bus".

Wali Kota Uvalde, Don McLaughlin, mengatakan kepada ABC News dalam pesan teks "ini adalah situasi yang sangat buruk".

Menurut CBS, FBI tengah membantu penyelidikan insiden ini.

Baca juga:

Presiden AS, Joe Biden telah diberitahu tentang serangan itu, kata pejabat Gedung Putih, dan diperkirakan akan menyampaikan pidato pada Selasa waktu setempat. Biden juga memerintahkan agar bendera di Gedung Putih dan gedung federal AS lainnya dikibarkan setengah tiang untuk menghormati para korban di Uvalde.

Para siswa di Distrik Uvalde dijadwalkan menjalani hari terakhir sekolah pada Kamis (26/05), sebelum liburan musim panas. Para siswa tahun terakhir di sekolah menengah atas setempat di Uvalde akan diwisuda pada Jumat (27/05).

Insiden penembakan di sekolah telah menjadi keadaan darurat yang berulang di AS. EdWeek, sebuah media pendidikan, mencatat 26 insiden penembakan terjadi tahun lalu.

Simulasi lockdown ketika terjadi penembakan merupakan bagian umum dari kurikulum sekolah, dari sekolah dasar hingga sekolah menengah.

Penembakan pada 2012 di Sekolah Dasar Sandy Hook di Connecticut mengejutkan warga Amerika. Sebanyak 20 dari 26 korban dalam serangan itu, berusia antara lima dan enam tahun. Sementara pelakunya berusia 20 tahun.

Berbicara di hadapan Senat AS di Washington DC pada Selasa, Senator Demokrat Connecticut Chris Murphy menuduh rekan-rekannya terlalu berpuas diri dan memohon mereka untuk meloloskan undang-undang pengendalian senjata.

"Apa yang kita lakukan? Kenapa Anda semua di sini kalau bukan untuk menyelesaikan masalah eksistensial seperti ini? Ini tidak bisa dihindari," katanya.

"Anak-anak ini tidak beruntung. Ini hanya terjadi di negara ini. Tidak ada tempat lain di mana pun, yang ketika anak-anak kecilnya pergi ke sekolah, mereka berpikir mungkin akan ditembak hari itu."

Asosiasi Senapan Nasional, kelompok kuat yang menentang peraturan pengendalian senjata, akan mengadakan konferensi tahunannya di kota Houston, Texas, pada Jumat.

Sebuah laporan pada 2020 dari Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS menemukan bahwa sekitar dua pertiga dari semua penembakan di sekolah terjadi di tingkat sekolah menengah atas. Sementara itu, penembakan di sekolah dasar paling sering terjadi secara tidak sengaja.

Senjata api menjadi penyebab utama kematian anak-anak dan remaja AS pada 2020, menurut data yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) bulan lalu. Jumlah kasusnya bahkan menyalip jumlah kasus kecelakaan mobil.

Pada Senin, sebuah laporan FBI menemukan bahwa serangan penembakan massal telah berlipat ganda sejak pandemi virus corona dimulai pada 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Pilu Para Korban Penembakan dan Kontroversi Kinerja Polisi Texas

Kesaksian Pilu Para Korban Penembakan dan Kontroversi Kinerja Polisi Texas

Video | Selasa, 21 Juni 2022 | 10:00 WIB

Kepolisian AS Akui Salah Bertindak dalam Kasus Penembakan Massa SD di Texas

Kepolisian AS Akui Salah Bertindak dalam Kasus Penembakan Massa SD di Texas

Video | Sabtu, 11 Juni 2022 | 11:35 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB