Jenazah Para Tentara Rusia Ditinggalkan di Seputar Ibu Kota Kyiv

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 17:49 WIB
Jenazah Para Tentara Rusia Ditinggalkan di Seputar Ibu Kota Kyiv
BBC

Suara.com - Ketika anjing-anjing milik penduduk desa di Zavalivka terus menggaruk-garuk tanah di kawasan itu, warga segera mengontak pemerintah setempat.

Tim militer Ukraina segera dikerahkan dengan baju pelindung dan perlahan menggali lahan di seputar desa itu.

Mereka menemukan jenazah seorang pria, dengan wajah tertelungkup dan kaki tertekuk. Jelas dari seragamnya, pria itu adalah tentara Rusia.

Berminggu-minggu setelah mereka gagal menguasai ibu kota Ukraina, jenazah para tentara masih ditemukan di dan seputar desa-desa yang dilalui atau diduduki pasukan Rusia. Namun Ukraina mengatakan Rusia tidak berminat mengambil jenazah-jenazah itu.

Dari kuburan yang digali seadanya itu, jenazah tentara dipindahkan ke kereta dengan mesin pendingin di luar Kyiv dan saat ini digunakan sebagai kamar jenazah tentara Rusia.

Bungkus plastik jenazah ditandai dengan angka dan bukan nama. Pada saat kami mengunjungi desa itu, terdapat setidaknya 137 kantong jenazah di dalam gerbong kereta.

Pihak Ukraina berupaya mengidentifikasi jenazah dengan melihat kartu bank dan juga tanda pengenal lain.

"Paling tidak yang satu ini bisa dipulangkan," kata pria yang bertanggung jawab mengurus jenazah dengan menunjukkan apa yang ia temukan termasuk kaus dengan logo tentara Rusia.

Baca juga:

Tak lama kemudian dipastikan bahwa jenazah pria yang baru diangkat itu adalah laki-laki muda yang telah menikah dari Siberia. Di samping kantong jenazahnya, ada foto hitam putih yang diambil dari akun media sosialnya.

Rusia memiliki slogan yang dibanggakan, "Kami tidak meninggalkan tentara kami." Slogan ini adalah bagian penting justifikasi Presiden Putin saat menyerang Ukraina dan klaim yang salah bahwa orang yang berbahasa Rusia harus dilindungi.

Namun slogan itu tampaknya tak berlaku bagi tentara Rusia sendiri.

"Mayat-mayat yang kami temukan menunjukkan mereka memperlakukan rakyat mereka seperti layaknya sampah dan mangsa senjata," kata Kolonel Volodymyr Liamzin kepada BBC. "Mereka tak perlu tentara mereka. Mereka buang di sini, mundur dan membiarkan mayat-mayat mereka."

Kami tidak tahu persis apa yang sebenarnya terjadi dengan tentara muda yang jenazahnya ditinggalkan di hutan. Para penduduk desa di Zavalivka mengatakan mereka bersembunyi di ruang bawah tanah untuk menghindari pengeboman. Mereka memperkirakan tentara itu terluka dan tersesat ketika pasukannya terpaksa mundur.

Pasukan Rusia yang bertempur di seputar Kyiv, sebagian besar muda dan tak berpengalaman. Kemungkinan mereka menyelamatkan diri.

"Kami melakukan satu pertukaran," kata Kol Liamzin menerangkan bahwa Rusia memberikan daftar tentara yang meninggal dan minta dipulangkan.

"Kami siap mengembalikan mereka semua dan kami ingin jenazah tentara kami dipulangkan juga. Kami mencoba berbagai cara namun tak ada tanggapan, tak ada dialog," kata kolonel itu.

Penundaan pengembalian jenazah bukan dilakukan Rusia saja.

Baik Ukraina maupun Rusia tidak terbuka tentang jumlah korban. Kami berbicara dengan keluarga Ukraina yang mengatakan pemerintah mereka sendiri tak begitu membantu dalam mencari jenazah tentara Ukraina di medan perang.

Seorang perempuan, yang diberitahu bahwa suaminya meninggal, mengatakan ia berusaha mencari jenazahnya hampir tiga bulan.

Namun yang banyak ditemukan adalah mayat tentara Rusia.

Tak jauh dari Zavalivka di Sytnyaky, seorang penduduk desa yang sudah lanjut usia mengatakan paling tidak 10 tentara Rusia meninggal dan jenazah mereka ditinggalkan pada bulan Maret lalu.

Unit tentara mereka diserang saat tersesat. Para penduduk desa mencabut semua petunjuk jalan.

Pertempuran saat itu begitu sengit. Ada satu restoran yang terletak di pinggir jalan, saat ini menjadi puing-puing dengan sedikit tembok tersisa.

Selebaran di puing-puing itu berisi seruan agar tentara Rusia menyerah dan tak membunuh mereka.

Pria lanjut usia di desa itu mengatakan ia dan warga lain mengubur tentara Rusia yang meninggal setelah pertempuran "demi alasan kebersihan." Saat saya tanyakan bagaimana bentuk jenazah itu, mereka mengatakan hancur.

Ia tidak diizinkan menunjukkan lokasi kuburan karena dianggap lokasi kejahatan sampai tim Kolonel Liamzin memeriksa dan menggali kuburan itu. Daftar kuburan yang harus digali saat ini begitu panjang.

Seorang penduduk desa lain, Mikola memastikan bahwa tentara Rusia itu meninggal di sepanjang jalan raya itu.

"Tidak manusawi meninggalkan tentara, tidak mengubur mereka," kata Mikola. Putranya sendiri adalah tentara Ukraina.

"Istri saya merasa kasihan pada awalnya dengan tentara Rusia, namun ketika kami sadar apa yang mereka lakukan di sini, tidak ada yang kasihan lagi pada tentara Rusia," katanya mengacu pada penembakan warga sipil di kota Bucha dan Irpin.

Tank Rusia yang terbakar masih ada di jalan utama menuju Kyiv. Setiap beberapa detik, mobil-mobil berhenti dan orang turun untuk mengambil foto. Anak-anak naik ke atas tank-tank terbakar itu.

Ada juga yang mencoba mengangkat bagian tank yang terbakar itu.

Namun tak jauh dari tempat tank-tank terbakar, kami menemukan lagi jenazah di satu tempat yang hangus - sepotong tulang belakang yang hangus dan potongan kaki. Bau menyengat menyebar ketika angin bertiup. Kemungkinan besar jenazah itu adalah salah satu tentara yang terbunuh dan terpental dari salah satu tank yang terbakar.

Jenazah di kereta yang digunakan sebagai kamar jenazah terus bertambah. Di kota lain di dekat tempat pertempuran, juga ada pemandangan serupa.

Bagi militer Ukraina yang menyimpan jenazah-jenazah itu, tak ada perasaan simpati. Jenazah itu adalah tentara musuh yang menyerang negara mereka.

Namun di Rusia, pasti ada seseorang yang mencari setiap jenazah itu.

Laporan tambahan oleh Dariya Sipigina dan Marianna Matveichuk

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Mandi Anti Ribet! Inilah 5 Produk Hair & Body Wash Pria Paling Praktis

Mandi Anti Ribet! Inilah 5 Produk Hair & Body Wash Pria Paling Praktis

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 10:38 WIB

Sinopsis Borderless: Koiki Ido Sosatai, Drama Jepang Terbaru Tao Tsuchiya

Sinopsis Borderless: Koiki Ido Sosatai, Drama Jepang Terbaru Tao Tsuchiya

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 10:33 WIB

4 Cara Tag Semua Orang di Grup WhatsApp untuk Kirim Pengumuman Penting

4 Cara Tag Semua Orang di Grup WhatsApp untuk Kirim Pengumuman Penting

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 10:29 WIB

Kekayaan Pinkan Mambo yang Viral Live Ngamen di Pinggir Jalan

Kekayaan Pinkan Mambo yang Viral Live Ngamen di Pinggir Jalan

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 10:23 WIB

BDx Raih Pinjaman 320 Juta Dolar AS untuk Percepat Pusat Data AI di Asia

BDx Raih Pinjaman 320 Juta Dolar AS untuk Percepat Pusat Data AI di Asia

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 10:20 WIB

5 Cushion Wardah yang Murah dan Awet untuk Makeup Flawless Seharian

5 Cushion Wardah yang Murah dan Awet untuk Makeup Flawless Seharian

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 10:19 WIB

5 HP Baterai Jumbo Paling Murah untuk Menunjang Produktivitas Harian Anda

5 HP Baterai Jumbo Paling Murah untuk Menunjang Produktivitas Harian Anda

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 10:18 WIB

Simbol Kehidupan Baru: Mengapa Telur Menjadi Pusat Perayaan Paskah?

Simbol Kehidupan Baru: Mengapa Telur Menjadi Pusat Perayaan Paskah?

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 10:18 WIB

Salah Pilih Sampo Bisa Berujung Rambut Kusam: Ini Pentingnya Teknologi Perawatan Kulit Kepala

Salah Pilih Sampo Bisa Berujung Rambut Kusam: Ini Pentingnya Teknologi Perawatan Kulit Kepala

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 10:14 WIB

Terkini

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB