facebook

Warga Terganggu, Pemkab Bekasi Minta Metland Cibitung Segera Relokasi Pembuangan Sampah

Erick Tanjung
Warga Terganggu, Pemkab Bekasi Minta Metland Cibitung Segera Relokasi Pembuangan Sampah
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan (rompi hitam) berdialog dengan pemangku kepentingan terkait serta masyarakat sekitar, www aasaat meninjau lokasi penumpukan sampah di area Metland Cibitung, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kamis. Antara/Pradita Kurniawan Syah

"Hari ini kami minta ini dibersihkan total, kemudian silakan cari lokasi lain karena di sini ada sekolah dan permukiman penduduk di belakang," kata Dani.

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta manajemen Metland Cibitung segera merelokasi tempat pembuangan sampah sementara di atas lahan mereka yang berlokasi di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat.

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan tempat pembuangan sementara itu telah melebihi kapasitas hingga menggunung serta memenuhi lokasi yang notabene berada di dekat sarana pendidikan.

"Hari ini kami minta ini dibersihkan total, kemudian silakan cari lokasi lain karena di sini ada sekolah dan permukiman penduduk di belakang," kata Dani saat meninjau lokasi, Kamis (26/5/2022).

Dani bahkan sempat menegur manajemen Metland Cibitung karena telah mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar lokasi penampungan sampah tersebut.

Baca Juga: Warga Mengeluh Sampah Menumpuk di Kompleks Metland Cibitung, Pemda Bekasi Kerahkan 36 Truk

"Saya minta ini manajemen Metland cari lokasi lain, tadi sudah disanggupi. Kemudian atas koordinasi camat dan lurah nanti akan ditetapkan," ujarnya.

Sambil mencari lokasi baru, Dani mengizinkan manajemen untuk membuang sampah ke lokasi TPS namun dengan syarat harus segera diangkut di hari yang bersamaan.

"Sambil nanti disiapkan, maka ini masih akan jadi lokasi penampungan sementara, tetapi dengan pola sampah yang diangkut hari ini, langsung diangkut hari itu juga, jadi tidak boleh menumpuk di sini. Paling telat sore langsung angkut ke TPA Burangkeng," katanya.

Di saat bersamaan, Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Khaerul Hamid mengatakan sebanyak 36 truk dikerahkan untuk mengangkut sampah yang sudah terlanjur menggunung tersebut.

"Kebetulan sekarang karena hari libur jadi semua truk kami kerahkan ke sini, mudah-mudahan satu truk bisa dua kali angkut," tuturnya.

Baca Juga: Resmi Jadi Pejabat Bupati Bekasi, Anggota DPR Tantang Dani Ramdan: Langsung Ubah Mental Birokrat

Dia menjelaskan satu truk bisa mengangkut maksimal sebanyak enam kubik sampah. Sampah-sampah itu dibawa ke tempat pembuangan akhir atau TPA Burangkeng di Kecamatan Setu.

Komentar