5 Dampak Banjir Rob dari Isu Kebersihan hingga Kerugian Materi

Rifan Aditya

Kamis, 26 Mei 2022 | 21:28 WIB
5 Dampak Banjir Rob dari Isu Kebersihan hingga Kerugian Materi
Ilustrasi dampak banjir rob (Photo by Syed Qaarif Andrabi/pexels.com)

Suara.com - Masih hangat di ingatan kita tentang banjir rob yang melanda daerah Semarang dan sekitarnya beberapa hari lalu. Banjir yang disebabkan karena jebolnya tanggul penahan air laut ini kemudian membawa efek yang merugikan. Untuk memahami dampak banjir rob secara umum, Anda bisa simak penjelasan di artikel ini.

Banjir rob adalah banjir yang disebabkan oleh air laut yang masuk ke area daratan, akibat posisi daratan yang lebih rendah daripada permukaan laut. Dampak banjir rob tidak hanya sesaat sebab biasanya surutnya air membutuhkan waktu cukup lama.

Beberapa Penyebab Banjir Rob

Jika dilihat sebenarnya ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya banjir rob ini. Misalnya seperti sistem drainase buruk yang mengakibatkan air laut yang masuk ke daratan tak dapat disalurkan dengan benar.

Selain itu ada juga fenomena pasang air laut yang dibarengi dengan penurunan daratan yang signifikan, sehingga permukaan laut menjadi lebih tinggi dari daratan. Kerusakan ekosistem pesisir pantai juga berperan besar dalam terjadinya banjir rob, sebab abrasi menjadi semakin tidak terkontrol.

Lalu Apa Dampak Banjir Rob yang Muncul?

Banjir rob yang terjadi biasanya akan membawa banyak materi endapan. Isu kebersihan akan jadi isu utama yang menjadi dampak dari banjir, apapun jenisnya. Namun perlu dipahami juga, banjir rob membawa air asin ke pemukiman, dan efek korosinya benar-benar merugikan.

Jika di daftar, berikut beberapa efek atau dampak banjir rob yang muncul untuk lingkungan dan warga yang mengalaminya.

  1. Kerugian materi akibat kerusakan bangunan dan fasilitas publik
  2. Lingkungan menjadi kotor dan kumuh akibat endapan dan kotoran yang dibawa air rob
  3. Penularan penyakit menjadi makin mudah
  4. Sistem transportasi yang terganggu
  5. Isu kekurangan air bersih

Dan masih banyak lagi yang lainnya.

baca juga

Banjir Rob di Semarang

Semarang sendiri sebenarnya cukup lama dikenal dengan fenomena banjir rob yang terjadi. Tidak hanya satu faktor dan satu pihak saja, hal ini bisa terjadi karena berbagai variabel kompleks yang intinya memicu banjir rob terjadi.

Pada konteks belakangan, jebolnya tanggul jadi penyebab utama dari banjir rob tersebut. Tentu saja, dampak yang diungkapkan tadi harus dihadapi masyarakat Semarang yang merasakan banjir rob.

Dukungan masyarakat dan gerak cepat pemerintah perlu dilakukan untuk menanggulangi dampak banjir rob serta mengeksekusi langkah strategis guna mencegahnya terjadi kembali. Semoga banjir rob cepat berlalu, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRIN: Seruak Badai Pemicu Banjir Rob Pantura Jawa, Bukan Faktor Astronomis

BRIN: Seruak Badai Pemicu Banjir Rob Pantura Jawa, Bukan Faktor Astronomis

Tekno | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:31 WIB

Kota Pekalongan Masih Terendam Banjir Rob

Kota Pekalongan Masih Terendam Banjir Rob

Foto | Kamis, 26 Mei 2022 | 13:14 WIB

Kawasan Pesisir Surabaya Rawan Terdampak Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, BPBD Meningkatkan Pengawasan

Kawasan Pesisir Surabaya Rawan Terdampak Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, BPBD Meningkatkan Pengawasan

Jatim | Kamis, 26 Mei 2022 | 13:04 WIB

Pemkot Surabaya Meningkatkan Langkah Antisipasi Dampak Banjir Rob

Pemkot Surabaya Meningkatkan Langkah Antisipasi Dampak Banjir Rob

Jatim | Kamis, 26 Mei 2022 | 08:30 WIB

Menteri Basuki Terjun Langsung Cek Penanganan Banjir Rob di Semarang

Menteri Basuki Terjun Langsung Cek Penanganan Banjir Rob di Semarang

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 22:10 WIB

Terkini

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

×