Demi Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Tahun Ini Bea Cukai Kembali Gelar Operasi Gempur

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:38 WIB
Demi Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Tahun Ini Bea Cukai Kembali Gelar Operasi Gempur
Demi menekan peredaran rokok ilegal, Bea Cukai kembali menggelar operasi gempur. (Dok: Bea Cukai)

Suara.com - Sebagai langkah optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai dan penurunan tingkat peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, Bea Cukai kembali menggelar Operasi Gempur tahun ini. Operasi pengawasan BKC yang dilaksanakan oleh seluruh instansi vertikal Bea Cukai secara serentak dan terpadu tersebut dilaksanakan pada 17 Mei - 18 Juni 2022.

Operasi ini diharapkan dapat menekan peredaran rokok ilegal hingga ke angka 3% dari 4,86%, meningkatkan permintaan BKC legal, dan mengoptimalkan penerimaan cukai yang berdampak pada penerimaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) untuk menopang beberapa sektor penting di daerah, seperti pembiayaan kesehatan, penegakan hukum, hingga kesejahteraan petani dan buruh pabrik rokok.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, berdasarkan data penindakan Bea Cukai secara nasional, pada 2018 sampai April 2022, terjadi peningkatan intensitas dan kualitas penindakan BKC oleh Bea Cukai. Bahkan tahun ini, hingga April 2022, telah terlaksana 7.666 kali penindakan rokok ilegal dengan barang bukti berupa 162,6 juta batang rokok dan 567 kali penindakan miras ilegal dengan barang bukti berupa 42.291 liter minuman beralkohol.

Penindakan BKC ilegal yang dilaksanakan Bea Cukai tersebut didominasi oleh penindakan terhadap rokok dan minuman beralkohol ilegal yang dipasarkan melalui penjualan online dengan pengangkutan/pengiriman menggunakan jasa ekspedisi.

"Ini merupakan modus baru pemasaran dan distribusi BKC ilegal. Sebelumnya, beberapa modus penyelundupan BKC ilegal yang umum ditemukan ialah dengan menggunakan high-speed craft melalui pesisir, pelanggaran fasilitas, impor ilegal melalui pelabuhan utama, serta modus produksi BKC ilegal yang dilakukan di rumah tinggal," ujar Nirwala.

"Operasi Gempur tahun ini dilaksanakan untuk mengatasi terjadinya tren kenaikan produksi hasil tembakau yang diikuti dengan kenaikan produksi rokok ilegal untuk memenuhi permintaan pasar. Seperti kita ketahui, kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih berdampak pada meningkatnya permintaan rokok murah," tambahnya.

Nirwala juga mengungkapkan upaya Bea Cukai dalam memberantas Bea Cukai akan semakin optimal dengan bantuan berbagai instansi terkait dan masyarakat.

"Sinergi menjadi hal penting dalam menyukseskan Operasi Gempur. Untuk itu, kami bersinergi dengan aparat penegak hukum seperti memperkuat perjanjian kerja sama dengan TNI dan Polri untuk memperlancar koordinasi antarinstansi di daerah, mengoptimalkan joint program bersama Ditjen. Pajak, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam pemanfaatan DBHCHT serta pelaksanaan sosialisasi dan operasi pasar bersama. Kami berharap agar tujuan operasi ini, yaitu menurunkan tingkat peredaran BKC ilegal yang pada akhirnya untuk mengoptimalkan penerimaan negara dapat tercapai," ujar Nirwala.

Ia mengimbau masyarakat untuk aktif berkontribusi dalam Operasi Gempur ini.

baca juga

"Kepada para pengusaha maupun pedagang BKC, berhenti menawarkan, menjual, atau mengedarkan BKC ilegal, terutama rokok ilegal! Untuk masyarakat, segera laporkan ke kantor Bea Cukai terdekat atau dapat juga menghubungi Bravo Bea Cukai 1500225 jika ada indikasi peredaran BKC ilegal," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Bea Cukai antar Ekspor ke Cina dan 2 Negara Ini

Lagi, Bea Cukai antar Ekspor ke Cina dan 2 Negara Ini

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 16:03 WIB

Tingkatkan Sinergi Antar Instansi, Kantor Bea Cukai Yogyakarta Gelar Coffee Morning Bersama Komunitas Bandara YIA

Tingkatkan Sinergi Antar Instansi, Kantor Bea Cukai Yogyakarta Gelar Coffee Morning Bersama Komunitas Bandara YIA

Jogja | Rabu, 25 Mei 2022 | 13:01 WIB

Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Cukai di Tiga Kota Berbeda

Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Cukai di Tiga Kota Berbeda

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:13 WIB

Modus Pengiriman Melalui Jasa Titipan, Bea Cukai Jateng-DIY Berhasil Amankan 2,4 juta Rokok Ilegal

Modus Pengiriman Melalui Jasa Titipan, Bea Cukai Jateng-DIY Berhasil Amankan 2,4 juta Rokok Ilegal

Surakarta | Selasa, 24 Mei 2022 | 21:00 WIB

Baru Tiba Dari Jerman, Petugas Bea Cukai Periksa Mobil Formula E di JIS Ancol

Baru Tiba Dari Jerman, Petugas Bea Cukai Periksa Mobil Formula E di JIS Ancol

News | Senin, 23 Mei 2022 | 19:54 WIB

Kargo Tunggangan Balap Single Seater Formula E Sudah Tiba di Jakarta, Petugas Bea Cukai Lakukan Pemeriksaan

Kargo Tunggangan Balap Single Seater Formula E Sudah Tiba di Jakarta, Petugas Bea Cukai Lakukan Pemeriksaan

Otomotif | Senin, 23 Mei 2022 | 17:34 WIB

Terkini

Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Jokowi: Yang Penting Mas Wapres Sudah Selesaikan S1

Ijazah SMA Gibran Jadi Sorotan, Jokowi: Yang Penting Mas Wapres Sudah Selesaikan S1

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Anwar Ibrahim Telepon Prabowo Desak Indonesia Lakukan Ini

Kabut Asap Makin Parah, Anwar Ibrahim Telepon Prabowo Desak Indonesia Lakukan Ini

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Garuda Indonesia Ganti Dirut Jadi Thomas Oentoro, Ini Sosoknya

Garuda Indonesia Ganti Dirut Jadi Thomas Oentoro, Ini Sosoknya

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:55 WIB

4 Acne Body Wash Berbahan BHA Atasi Jerawat Punggung dan Tekstur Kasar

4 Acne Body Wash Berbahan BHA Atasi Jerawat Punggung dan Tekstur Kasar

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:53 WIB

5848 Karhutla Terjadi di Kalteng, Gubernur Agustiar: Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kawin Lagi

5848 Karhutla Terjadi di Kalteng, Gubernur Agustiar: Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kawin Lagi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Tampil di INACRAFT October 2026, 38 UMKM Binaan Pertamina Siap Perluas Pasar

Tampil di INACRAFT October 2026, 38 UMKM Binaan Pertamina Siap Perluas Pasar

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Tragedi Ohara: Ketika World Government One Piece Fobia pada Pengetahuan

Tragedi Ohara: Ketika World Government One Piece Fobia pada Pengetahuan

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Saat Skala Sekuel Dipaksa Lebih Besar

Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Saat Skala Sekuel Dipaksa Lebih Besar

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:50 WIB

5 Backpack Brand Lokal Fitur Lengkap, Slot Laptop sampai Water Resistant

5 Backpack Brand Lokal Fitur Lengkap, Slot Laptop sampai Water Resistant

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Bawa Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal

Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Bawa Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:44 WIB

×