Metode ini menggunakan medan listrik untuk mengurutkan molekul dalam sampel. Struktur molekul DNA yang unik memaksanya menjauh dari sisa sampel.
4. Menyalin
Sebuah proses yang disebut PCR digunakan untuk menghasilkan salinan DNA. Salinan ini kemudian diuji untuk melihat ada atau tidak penanda genetik dari dua sampel yang dihubungkan.
5. Pengujian
Pengujian adalah temuan penanda genetik dalam DNA yang mengidentifikasi hubungan. Ada ribuan penanda genetik yang diketahui, tetapi tes DNA hubungan darah seperti yang terjadi antara Rezky Aditya dengan N terdiri atas 16 hingga 21 penanda genetik spesifik yang dapat membuktikan hubungan genetik.
6. Pencocokan
Setelah penanda genetik tersebut diperoleh, keduanya dicocokkan dengan sampel DNA yang tidak diketahui. Dalam kasus tes DNA ayah, calon ayah harus mencocokkan setengah dari penanda genetik anak, setengah lainnya berasal dari ibu.
Tingkat Keakuratan Hasil Tes DNA
Tingkat keakuratan hasil tes DNA ini dijelaskan oleh top10dnatests.com bahwa tes DNA sejauh ini merupakan cara paling akurat untuk menentukan hubungan biologis antara individu. Persentase akurasi dari semua tes modern berkisar dari 90 persen hingga 99,99 persen, yang berarti ada ruang untuk kesalahan, tetapi sangat kecil sehingga pada dasarnya tidak relevan.
Baca Juga: Dampingi Rezky Aditya Beri Klarifikasi, Sikap Citra Kirana Banjir Pujian
Ancaman tertinggi untuk menguji akurasi adalah DNA identik yang cukup antara dua atau lebih individu yang tidak terkait. Dalam kasus ini, hasilnya mungkin menunjukkan positif palsu, tetapi situasi seperti itu sangat jarang sehingga tidak perlu dikhawatirkan oleh Anda. Ini berarti tes DNA dapat menjadi bukti kuat hubungan biologis antara dua individu tanpa keraguan.
Demikian penjelasan tentang apa itu tes DNA. Semoga bermanfaat untuk Anda.
Kontributor : Mutaya Saroh