Viral! Pemuda Diduga Diculik Keluarga Dimintai Tebusan, Pelaku Video Call Menunjukkan Kondisi Korban

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 31 Mei 2022 | 10:43 WIB
Viral! Pemuda Diduga Diculik Keluarga Dimintai Tebusan, Pelaku Video Call Menunjukkan Kondisi Korban
Bagus hilang sejak November 2021 (twitter.com/woomitrash)

Pada tanggal 27 November 2021 di tengah malam, ada nomor tak dikenal yang video call kakak bagus. Setelah diangkat, wajah Bagus muncul ia ketakakutan dan minta ditransfer uang sebersar Rp 5 juta.

"Pas Video call, kondisinya dia minta uang lima juta, suruh transfer sekarang sambil minta tolong banget, dia video call jam 12 malam pakai nomor baru, tapi foto profil adik saya," ujar Adi Pamungkas, kakak Bagus saat dihubungi Suara.com melalui pesan WhatsApp Selasa (31/5/2022).

Video call Bagus tampak ada korban lain (twitter.com/woomitrash)
Video call Bagus tampak ada korban lain (twitter.com/woomitrash)

Menurut Adi, tempat adiknya melakukan video call adalah sebuah ruangan di mana terlihat banyak anak seumuran adiknya.

Terdengar pula suara seorang pria yang marah-marah meminta Bagus pindah tempat dan memaksa untuk cepat ditransfer.

Ada ancaman jika Bagus tak mentransfer maka ia akan mati.

Adi sendiri meminta Bagus untuk share lokasi, tapi adiknya itu tak berani. Kemudian video call dimatikan dan nomor tersebut tak bisa lagi ditelepon.

Nomor tersebut kemudian mengirimkan video Bagus yang duduk. Bagus diminta tersenyum dalam video tersebut.

"Masa cemberut kayak gitu, jangan cemberut jangan terpaksa senyumnya, katanya mau pulang," ujar pria di balik video Bagus.

Kakak bagus dikirimi video, bagus dipaksa tersenyum (twitter.com/woomitrash)
Kakak bagus dikirimi video, bagus dipaksa tersenyum (twitter.com/woomitrash)

Menurut Adi, pemilik nomor mengirimkan pesan jika Bagus ingin pulang maka harus membayar Rp 5 juta untuk administrasi mendaftar kerja.

Kelaurga tak langsung memberikan uang, namun kemudian pihak terduga peculik menurunkan nominal menjadi Rp 2 juta sebagai administrai dan ongkos Bagus pulang.

Keluarga menolak lagi dan melakukan negosiasi, akhirnya dengan persetujuan keluarga akan mengirim uang sebesar Rp 1,5 juta dan sisanya akan diberikan langsung ketika Bagus dipulangkan.

Orang yang diduga menculik itu mengiyakan dan memberikan nomor rekening, namun setelah uang dikirim nomor tersebut tak bisa dihubungi.

Tak Ada Kabar dari Kepolisian

Meski kejadian sudah terjadi berbulan-bulan, pihak kepolisian belum memberikan kabar. Bahkan pihak keluarga sampai mengaku lelah berharap pada polisi.

Pada sebuah tangkapan layar yang dibagikan di Twitter, polisi malah meminta agar Adi, kakak Bagus untuk menjemput Bagus sendiri dan mengusahakan baik-baik.

Padahal Adi jelas-jelas tak tahu posisi Bagus sehingga minta bantuan polisi. Kemudian polisi malah meminta Adi menanyakan langsung pada ornag yang meminta tebusan soal lokasi Bagus.

"Tapi ada satu anggota yg mengatakan bahwa beliau sudah berhasil bertemu sosok Ardiles ini, beliau mengatakan bahwa Ardiles (nama pemilik rekening) ini backingannya cukup kuat sehingga tidak dapat lgsg diamankan. Menurut saya ini cukup aneh juga," tulis akun @woomitrash.

"Lalu ketika si Ardiles ini ditanya di mana posisi Bagus dan anak-anak lainnya, dia bilang tidak tau karena dia hanya sebagai perantara saja," tambahnya.

Meskipun cerita sudah viral di media sosial, namun hingga berita ini dibuat keluarga masih belum mendapatkan titik terang.

Respons polisi (twitter.com/woomitrash)
Respons polisi (twitter.com/woomitrash)

Akun @woomitrash juga menyatakan belum ada kabar dari kepolisian.

"Sejauh ini belum ada pihak kepolisian menghubungi. Hanya dari perwakilan Ombudsman Jateng yang menghubungi saya," ungkap @woomitrash saat dihubungi Suara.com melalui pesan langsun Twitter.

"Jadi keluarga akan datang ke kantor ombudsman jateng untuk menceritakan kronologi dan bukti-buktinya, dari ombudsman akan melakukan pendampingan juga," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Foto Jadul di Warung Tahun 1980, Publik Salfok Lihat Kemasan Produk Ini

Viral Foto Jadul di Warung Tahun 1980, Publik Salfok Lihat Kemasan Produk Ini

Lifestyle | Selasa, 31 Mei 2022 | 10:10 WIB

Tanpa Beban, Pengendara Motor Jalan Nyantai di Tol Jakarta-Cikampek, Sanksi Apa yang Bakal Diterima Pelaku?

Tanpa Beban, Pengendara Motor Jalan Nyantai di Tol Jakarta-Cikampek, Sanksi Apa yang Bakal Diterima Pelaku?

Bekaci | Selasa, 31 Mei 2022 | 10:06 WIB

Pria Ini Hobi Berkostum Layaknya Ibu Hamil, Bersyukur Jika Bisa Hamil Beneran

Pria Ini Hobi Berkostum Layaknya Ibu Hamil, Bersyukur Jika Bisa Hamil Beneran

Kalbar | Selasa, 31 Mei 2022 | 09:55 WIB

Terkini

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:55 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:49 WIB

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:29 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB

DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:25 WIB

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:07 WIB