4 Kontroversi Khilafatul Muslimin, BNPT Sebut Pendirinya Sangat Dekat dengan Kelompok Radikal

Rifan Aditya

Rabu, 01 Juni 2022 | 14:25 WIB
4 Kontroversi Khilafatul Muslimin, BNPT Sebut Pendirinya Sangat Dekat dengan Kelompok Radikal
4 Kontroversi Khilafatul Muslimin, BNPT Sebut Pendirinya Sangat Dekat dengan Kelompok Radikal - Polda Jateng bertindak cepat menanggapi viralnya video di media social terkait konvoi promo khilafatul muslimin di Kabupaten Brebes. [Twitter @DewiLie01]

Suara.com - Belum lama ini, konvoi rombongan pemotor membawa atribut Khilafatul Muslimin menghebohkan publik. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bahkan menilai kelompok ini sebagai kelompok radikal. Lalu apa saja kontroversi Khilafatul Muslimin?

Konvoi Khilafatul Muslimin yang memakai motor dan membawa atribut bertuliskan 'Kebangkitan Khilafah' tersebut muncul di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dan Cawang, Jakarta Timur (Jaktim). Konvoi Khilafatul Muslimin tersebut lantas menuai kontroversi dan Densus 88 Antiteror Polri serius mengusut peristiwa tersebut. Kontroversi Khilafatul Muslimin tidak hanya itu saja.

Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki secara mendalam.

1. Sama bahayanya dengan HTI, NII dan ISIS

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan kelompok Khilafatul Muslimin sama bahayanya dengan HTI, NII dan ISIS. Ia menyebut kelompok Khilafatul Muslimin sebenarnya memiliki cita dan ideologi yang sama dengan HTI yang telah dibubarkan pemerintah yaitu mendirikan khilafah.

Tapi ada bedanya, HTI merupakan gerakan transnasional dan sedang memperjuangkan sistem khilafah di berbagai negara. Sedangkah Khilafatul Muslimin mengklaim sudah mendirikan khilafah dengan adanya khalifah yang terpilih. 

Hal itu terlihat balam beberapa atribut di konvoi, Khilafatul Muslimin mengkampanyekan mengenai tegaknya sistem khilafah sebagai solusi umat.

2. Pendiri Khilafatul Muslimin Diduga Dekat dengan NII

Viral aksi konvoi sepeda motor bawa atribut berupa bendera dan poster Khilafah di media sosial. (Instagram)
Viral aksi konvoi sepeda motor bawa atribut berupa bendera dan poster Khilafah di media sosial. (Instagram)

Kontroversi Khilafatul Muslimin yang berikutnya adalah genealogi Khilafatul Muslimin tidak bisa dilepaskan dari NII. Sebab, sebagian besar tokoh kunci dalam gerakan ini adalah mantan NII.

baca juga

Pendiri dan pemimpinnya yaitu Abdul Qadir Hasan Baraja, mantan anggota NII sekaligus salah satu pendiri Pondok Pesantren Ngruki. Pemimpin Khilafatul Muslimin itu juga ikut ambil bagian dalam Majelis Mujahidin Indonesia pada 2000, walaupun tidak aktif.

Nurwakhid menjelaskan, secara historis, pendiri gerakan ini sangat dekat dengan kelompok radikal seperti NII, MMI dan memiliki rekam jejak dalam kasus terorisme.

Baraja mengalami dua kali penahanan, yaitu pada Januari 1979 berhubungan dengan Teror Warman, ditahan selama 3 tahun. Setelah itu ditangkap dan ditahan kembali selama 13 tahun, berhubungan dengan kasus bom di Jawa Timur dan Borobudur pada awal 1985.

3. Rentan Bermetamorfosa dalam Gerakan Teror

Isi selebaran yang dibagikan rombongan konvoi motor bawa atribut khilafah kepada warga di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2022) [Antara]
Isi selebaran yang dibagikan rombongan konvoi motor bawa atribut khilafah kepada warga di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2022) [Antara]

Menurut Nurwakhid, gerakan yang memiliki cita-cita ideologi perubahan sistem ini sangat rentan bermetamorfosa dalam gerakan teror. Apalagi setelah terungkapnya fakta bahwa tersangka teroris di Bekasi juga memiliki atribut Khilafatul Muslimin.

"Lihatlah kasus penangkapan NAS tersangka teroris di Bekasi yang ditemukan di kontrakan-nya kardus berisi Khilafatul Muslimin dan logo bordir Khilafatul Muslimin," ungkap Nurwakhid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengukur Ancaman Khilafatul Muslimin, Lebih Bahaya Mana dengan HTI dan ISIS?

Mengukur Ancaman Khilafatul Muslimin, Lebih Bahaya Mana dengan HTI dan ISIS?

News | Rabu, 01 Juni 2022 | 10:56 WIB

3 Penyebab Orang Jadi Radikal, Kurang Piknik Hingga Tak Toleransi

3 Penyebab Orang Jadi Radikal, Kurang Piknik Hingga Tak Toleransi

News | Rabu, 01 Juni 2022 | 10:33 WIB

Heboh Viral Konvoi Khilafatul Muslimin di Brebes, Polisi Periksa Sejumlah Orang

Heboh Viral Konvoi Khilafatul Muslimin di Brebes, Polisi Periksa Sejumlah Orang

Jawa Tengah | Rabu, 01 Juni 2022 | 10:15 WIB

7 Fakta Konvoi Kebangkitan Khilafah: Disebut Berideologi dan Visi Sama Seperti HTI

7 Fakta Konvoi Kebangkitan Khilafah: Disebut Berideologi dan Visi Sama Seperti HTI

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 21:11 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×