Siasat Jokowi Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia, Minta Penanaman Sorgum di NTT Diperluas

Kamis, 02 Juni 2022 | 11:55 WIB
Siasat Jokowi Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia, Minta Penanaman Sorgum di NTT Diperluas
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Iriana Jokowi meninjau lahan yang ditanami sorgum di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/6/2022). (Tangkapan layar/YouTube Sekretariat Presiden).

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Iriana Jokowi meninjau lahan yang ditanami sorgum di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/6/2022). Bisa menjadi alternatif pangan utama serta menguntungkan, Jokowi berencana untuk memperluas lahan untuk ditanami sorgum.

Sorgum sendiri merupakan tanaman yang bisa digunakan sebagai pengganti nasi. Upaya penanaman sorgum tersebut dilakukan Indonesia mengingat adanya peringatan akan ancaman krisis pangan.

"Dalam rangka peringatan yang diberikan oleh FAO, peringatan juga diberikan oleh PBB, bahwa dunia sekarang ini dan yang akan datang akan mengalami krisis pangan," kata Jokowi dikutip melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

"Sekarang sudah kelihatan sekarang ini harga-harga pangan dunia semuanya naik. Oleh sebab itu, harus ada rencana besar, plan negara kita menghadapi ancaman krisis pangan itu," sambungnya.

Atas kondisi tersebut, Jokowi menginginkan adanya berbagai alternatif untuk bahan pangan, selain beras. Selain jagung dan sagu, Jokowi juga fokus pada penanaman sorgum.

Di Kabupaten Sumba Timur, pemerintah mencoba untuk menanam sorgum di lahan seluas 60 hektar. Jokowi melihat hasil yang baik dari upaya penanaman sorgum tersebut.

"Kita lihat sendiri hasilnya sangat baik secara ekonomi juga masuk, bisa merekrut banyak sekali SDM tenaga kerja kita," tuturnya.

"Hasilnya per hektare per tahun bersih kurang lebih 50-an juta, ini juga sangat bagus. Artinya kalau dibagi 12, per bulan mencapai kurleb (kurang lebih) 4 jutaan, ini kan juga sebuah hasil yang tidak kecil," sambungnya.

Memiliki hasil yang baik, Jokowi lantas memerintahkan pimpinan daerah setempat untuk memastikan apakah ada lahan lainnya yang juga bisa ditanami sorgum.

Baca Juga: Momen Jokowi Nonton Konser Slank Dan Kla Project Di NTT Sampai Hentak-hentak Kaki

"Sehingga kita tidak tergantung kepada gandum, tidak tergantung pada jagung dari impor," tuturnya.

Kalau sudah mendapatkan beberapa kendala dari penanaman sorgum dan menemukan solusinya, Jokowi berharap penanaman sorgum bisa diperluas di NTT. Harapannya, Indonesia tidak melalui bergantung pada beras dan juga mendapatkan keuntungan dari alternatif bahan pangan pokok.

"Kalau kita ada berlebih, ada stok, ya enggak apa-apa, justru ini yang ingin kita ekspor dan menghasilkan devisa bagi negara. Per hektar sorgum di sini menghasilkan 5 ton, per hektar 5 ton minimal."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI