Selain Turki, 7 Negara Ini Juga Pernah Mengganti Nama

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 04 Juni 2022 | 15:19 WIB
Selain Turki, 7 Negara Ini Juga Pernah Mengganti Nama
Ilustrasi bendera Turki. (Shutterstock)

Belum lama ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui permintaan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan untuk mengubah nama resmi negara dari “Turkey” menjadi “Turkiye”. Presiden Erdogan mengatakan seluruh nama Turki akan diganti dengan Turkiye mulai dari beberapa instansi pemerintah hingga bisnis.

Adanya pergantian nama tersebut bukan kali pertama terjadi di beberapa negara yang ada di dunia. Tercatat dalam sejarah, terdapat banyak kota, negara bagian, kota kecil, hingga provinsi di seluruh dunia mengalami perubahan nama karena berbagai alasan.

Alasan yang paling sering dilakukan untuk menjadi dasar perubahan nama di beberapa negara adalah alasan politik atau nasionalistik. Seperti misalnya menghilangkan adanya jejak pemerintahan kolonial atau mencerminkan ideologi pemerintah yang berkuasa.

Tidak hanya itu, suatu negara juga bisa mengubah namanya dengan alasan untuk meningkatkan citra mereka dan menghapus  peristiwa atau memori yang tidak menyenangkan dalam sejarahnya. 

Lalu, negara mana saja yang pernah mengubah namanya? Berikut Suara.com rangkum, 7 negara yang pernah mengubah nama resmi negaranya.

1.  Persia ke Iran

Dalam sejarah, Iran disebut sebagai Persia karena tulisan Yunani. Saat ini, wilayah yang meliputi Iran diduduki oleh Persia yang mendirikan Kekaisaran Persia.

Pemerintah Iran mengarahkan negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut untuk menyebutnya sebagai Iran pada tahun 1935, dan bukan lagi Persia.

Adanya usulan perubahan nama tersebut diduga dipengaruhi oleh duta besar Iran untuk Jerman yang kabarnya dipengaruhi oleh Nazi.

baca juga

Perubahan nama tersebut sempat ditentang oleh beberapa kalangan. Namun, langkah penggunaan nama Persia menjadi Iran secara bergantian mengubah persepsi masyarakat dan saat ini resmi disebut sebagai Iran.

2. Burma ke Myanmar

Dalam bahasa Inggris, Myanmar dikenal dengan dua nama yaitu Myanmar dan Burma. Namun, sebenarnya nama negara tersebut telah diubah dari Burma menjadi Myanmar dan akhirnya menjadi Republik Persatuan Myanmar yang kemudian menjadi kontroversi.

Perubahan nama negara tersebut dilakukan oleh junta militer pada tahun 1989, satu tahun setelah beberapa orang terbunuh dalam upaya untuk menekan pemberontakan rakyat.

Perubahan nama negara dari Burma menjadi Myanmar ini telah diakui oleh beberapa negara termasuk Perancis dan Jepang, serta PBB.

3. Transyordania ke Yordania

Pada tahun 1922, Transyordania diakui sebagai negara bagian dan tetap menjadi mandat Inggris hingga tahun 1946 ketika negara tersebut diberikan kemerdekaan.

Di tahun 1946 di tahun kemerdekaannya, pihak yang berwenang menamakannya sebagai Kerajaan Hashemite Transyordania setelah ratifikasi Perjanjian London. Lalu, di tahun 1949, namanya kembali diubah lagi menjadi Kerajaan Hashemite di Yordania.

4. Kampuchea ke Kamboja

Negara Kamboja merupakan salah satu negara yang telah mengubah namanya hingga beberapa kali. Terutama saat partai penguasa yang baru hendak menghapus jejak yang sebelumnya.

Negara tersebut kemudian mengganti namanya menjadi Kerajaan Kamboja di antara tahun 1953 dan 1970. Lalu kemudian dari tahun 1970 hingga 1975, negara tersebut di namai Republik Khmer.

Di bawah pemerintah komunis, negara ini juga disebut sebagai Kampuchea Demokratik pada tahun 1947 hingga 1979. Lalu kemudian, di bawah otoritas transisi PBB, pada tahun 1989-1993, negara tersebut dinamakan Negara Kamboja.

Setelah adanya pemulihan monarki yang terjadi pada tahun 1993, negara tersebut kemudian diubah kembali menjadi Kerajaan Kamboja.

5. Siam ke Thailand

Thailand juga pernah mengubah namanya. Selama berabad-abad wilayah tersebut diperintah oleh raja dan dikenal sebagai Siam. Pada tahun 1939, raja tersebut berganti nama setelah menjadi monarki konstitusional. Nama baru tersebut diucapkan sebagai Prathet Thai.

6. Abyssinia ke Ethiopia

Kekaisaran Ethiopia juga dikenal sebagai Abyssinia. Adanya pendirian dinasti Solomon oleh Abyssinia di tahun 1270 menyebabkan penamaan seluruh negara Abyssinia. Abyssinia diubah menjadi Ethiopia selama Perang Dunia II oleh Raja X Ethiopia.

7. Holland ke Netherlands (Belanda)

Pada tahun 2020, Holland resmi bersatu dengan Netherlands. Meski memiliki perbedaan kata, tetapi dalam bahasa Indonesia masih memiliki arti yang sama yaitu Belanda.

Negara ini memiliki dua wilayah, yaitu Holland Selatan dan Holland Utara.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diresmikan PBB, Ini 4 Fakta di Balik Pergantian Nama Negara Turki Jadi Turkiye

Diresmikan PBB, Ini 4 Fakta di Balik Pergantian Nama Negara Turki Jadi Turkiye

News | Sabtu, 04 Juni 2022 | 14:44 WIB

Kemenangan Perdana Belanda atas Belgia dan Pesta Gol di Negeri Tetangga

Kemenangan Perdana Belanda atas Belgia dan Pesta Gol di Negeri Tetangga

Your Say | Sabtu, 04 Juni 2022 | 12:37 WIB

4 Fakta Iran, Negara Ini Punya Kalender Sendiri

4 Fakta Iran, Negara Ini Punya Kalender Sendiri

Your Say | Sabtu, 04 Juni 2022 | 12:11 WIB

Turki dan Yunani Kembali Tegang, Angkara Panggil Dubes Negeri Para Dewa

Turki dan Yunani Kembali Tegang, Angkara Panggil Dubes Negeri Para Dewa

Jatim | Sabtu, 04 Juni 2022 | 10:05 WIB

Hasil UEFA Nations League Tadi Malam: Belanda Lumat Belgia, Prancis Dibungkam Denmark

Hasil UEFA Nations League Tadi Malam: Belanda Lumat Belgia, Prancis Dibungkam Denmark

Bola | Sabtu, 04 Juni 2022 | 09:00 WIB

Terkini

BBRI Siap Pacu Penyaluran Kredit dan Dana Murah di Semester II 2026

BBRI Siap Pacu Penyaluran Kredit dan Dana Murah di Semester II 2026

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 22:12 WIB

Shin Tae-yong Soal Hubungan dengan Erick Thohir: Gak Ada Hubungan Baik atau...

Shin Tae-yong Soal Hubungan dengan Erick Thohir: Gak Ada Hubungan Baik atau...

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 22:02 WIB

Mengenal Rayo Vallecano, Mantan Klub Jordi Amat Pelabuhan Baru Emil Audero

Mengenal Rayo Vallecano, Mantan Klub Jordi Amat Pelabuhan Baru Emil Audero

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 21:58 WIB

Diskon Hiburan Akhir Pekan dari BRI, Segera Klaim Sekarang!

Diskon Hiburan Akhir Pekan dari BRI, Segera Klaim Sekarang!

Bri | Selasa, 01 September 2026 | 21:46 WIB

Dari Menganggur hingga Panen Telur, Amat Rasakan Manfaat Program Ayam Petelur PTBA

Dari Menganggur hingga Panen Telur, Amat Rasakan Manfaat Program Ayam Petelur PTBA

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 21:29 WIB

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030

News | Selasa, 01 September 2026 | 21:19 WIB

Buntut Kericuhan Aksi 27 Agustus: Polisi Amankan 322 Orang, 45 Ditetapkan Jadi Tersangka

Buntut Kericuhan Aksi 27 Agustus: Polisi Amankan 322 Orang, 45 Ditetapkan Jadi Tersangka

Video | Selasa, 01 September 2026 | 21:10 WIB

Ketua Kadin Gowa Ardiansyah Arsyad Dijemput Paksa Polisi di Bandara Soetta Terkait Kasus Pungli

Ketua Kadin Gowa Ardiansyah Arsyad Dijemput Paksa Polisi di Bandara Soetta Terkait Kasus Pungli

News | Selasa, 01 September 2026 | 21:08 WIB

BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km

BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km

News | Selasa, 01 September 2026 | 21:01 WIB

Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano

Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 20:58 WIB

×