Wanita AS Mengaku Pimpin dan Latih Batalion Khusus Perempuan ISIS di Suriah

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2022 | 14:46 WIB
Wanita AS Mengaku Pimpin dan Latih Batalion Khusus Perempuan ISIS di Suriah
BBC

Suara.com - Seorang wanita asal Amerika Serikat mengaku memimpin dan melatih batalion khusus perempuan untuk kelompok ISIS di Suriah. Dia juga mengaku berencana menggelar serangan di wilayah AS.

Allison Fluke-Ekren menyatakan bersalah atas dakwaan memberikan sokongan kepada ISIS sekaligus melatih lebih dari 100 anak-anak perempuan dan wanita dewasa guna melakukan aksi kekerasan.

Jika terbukti, dia terancam dihukum penjara selama 20 tahun dalam sidang yang berlangsung pada Oktober mendatang.

Baca juga:

Fluke-Ekren, 42, adalah mantan mahasiswi jurusan biologi dan guru sekolah. Perempuan tersebut meninggalkan AS pada 2011 dan bekerja bersama sebuah kelompok teror di Libia. Dia juga sempat bermukim di Mesir dan Turki sebelum bertolak ke Suriah.

Saat bergabung dengan ISIS, dia memimpin Khatiba Nusaybah, batalion khusus perempuan yang bermarkas di Raqqa, Suriah.

Tugas utamanya, menurut para pejabat berwenang, adalah mengajar perempuan dan anak-anak menggunakan beragam senjata, mulai dari senapan AK-47, granat, hingga rompi bom bunuh diri.

Dalam ruang sidang di Virginia, AS, pada Selasa (07/06), dia mengaku melatih kelompok khusus perempuan. Namun, dia mengklaim tidak pernah berupaya merekrut anak-anak.

"Kami tidak pernah secara sengaja melatih anak-anak perempuan," ujarnya, menurut CNN.

Beberapa perempuan yang dia latih diharapkan bersaksi atas aksinya dalam sidang putusan.

Baca juga:

Fluke-Ekren, yang juga dikenal dengan nama alias Umm Mohammed al-Amriki, bermukim di Mosul, Irak, setelah kota itu direbut para petempur ISIS.

Menurut para jaksa, seorang saksi mengatakan taraf radikalisasi Fluke-Ekren "melampaui skala". Saksi tersebut menilai dia berada pada taraf "11 atau 12" dalam skala dari satu hingga 10.

Fluke-Ekren mengaku pernah berdiskusi mengenai serangan ke wilayah AS, termasuk di universitas dan pusat perbelanjaan.

Dia "menganggap setiap serangan yang tidak menewaskan banyak orang sebagai buang-buang sumber daya", kata seorang saksi.

Sejumlah dokumen persidangan mengungkap suami keduanya merupakan anggota Ansar Al-Sharia, kelompok milisi yang menyerang kompleks perwakilan diplomatik AS di Benghazi, Libia, pada 2012.

Fluke-Ekren dan suaminyayang belakangan tewas dalam serangan udaramenyusun sebuah laporan untuk pimpinan ISIS setelah menganalisa berkas-berkas AS yang diambil saat serangan di Benghazi.

Di ruang sidang Fluke-Ekren menangis ketika ditanya oleh hakim apakah dia mengaku bersalah karena anak-anaknya.

Keluarga Fluke-Ekren sebelumnya meminta pengadilan untuk melarang dia menghubungi mereka.

Menurut seorang jaksa AS, keluarga Fluke-Ekren mengatakan dia punya "jejak pengkhianatan" dan mereka bakal merilis pernyataan yang menentangnya saat sidang putusan pada 25 Oktober mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Tak Pikirkan Tim Lain, Beckham Putra Fokus Sisa Delapan Laga Sisa

Tak Pikirkan Tim Lain, Beckham Putra Fokus Sisa Delapan Laga Sisa

Bola | Senin, 06 April 2026 | 21:49 WIB

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Usai Kalahkan Semen Padang, Bojan Hodak Pelajari Kekuatan Bali United

Usai Kalahkan Semen Padang, Bojan Hodak Pelajari Kekuatan Bali United

Bola | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

7 Eye Cream untuk Mata Panda dan Kerutan, Siap Tampil Segar

7 Eye Cream untuk Mata Panda dan Kerutan, Siap Tampil Segar

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 21:36 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB