Buntut Pernyataan Politikus, Pengunjuk Rasa Bela Nabi Muhammad di India Ditembak dan Dipukuli Polisi

Ruth Meliana Dwi Indriani, Fita Nofiana

Minggu, 12 Juni 2022 | 10:56 WIB
Buntut Pernyataan Politikus, Pengunjuk Rasa Bela Nabi Muhammad di India Ditembak dan Dipukuli Polisi
Polisi di India pukuli dan tembak pendemo (Instagram/kabanegri)

Suara.com - Suasana politik di India mencekam seusai pernyataan politisi India Nupur Sharma menghina Nabi Muhammad SAW. Pernyataan tersebut bahkan mengundang berbagai kecaman dari berbagai negara.

Di India sendiri, berbagai protes dan unjuk rasa terhadap ungkapan politikus tersebut pecah, salah satunya di Negara Bagian Jharkhand, India.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kabarnegri, terlihat suasana mencekam di tengah unjuk rasa massa. Pasalnya, polisi India dilaporkan memukul bahkan melayangkan tembakan pada pendemo.

"Seperti inilah keadaan Muslim di India, saat mereka memprotes pernyataan penistaan yang dibuat oleh beberapa anggota partai BJP yang berkuasa di India, polisi India menembaki mereka dengan peluru tajam dan memukuli pengunjuk rasa termasuk anak laki-laki yang Anda lihat," tulis akun Instagram @kabarnegeri.

Bahkan seorang anak laki-laki berusia 15 tahun meninggal ditembak polisi saat dia meneriakkan kata terakhirnya "Islam Zindabad" atau "Hidup Islam".

Polisi di India pukuli dan tembak pendemo (Instagram/kabanegri)
Polisi di India pukuli dan tembak pendemo (Instagram/@kabanegri)

Dua Orang Meninggal

Menyadur dari New York Times, dua demonstran muda tewas pada hari Jumat di Negara Bagian Jharkhand India.

Para pengunjuk rasa ditembak selama demonstrasi yang meletus setelah Salat Jumat di Ranchi, ibu kota Jharkhand.

Para pengunjuk rasa di sana menyerukan penangkapan Nupur Sharma, juru bicara partai Perdana Menteri Narendra Modi yang pekan lalu membuat komentar spekulatif di sebuah acara bincang-bincang televisi tentang hubungan antara nabi dan istri terakhirnya.

Komentar terseut memicu kemaraha umat muslim di seluruh dunia, apalagi dengan komentar lain tentang nabi yang diungkapkan oleh Naveen Kumar Jindal, juga seorang pejabat di Partai Bharatiya Janata (BPJ) penguasa pemerintah.

"Protes bermunculan dalam seminggu terakhir di seluruh India, Pakistan dan Bangladesh. Di Ranchi pada hari Jumat, demonstrasi dimulai dengan damai tetapi berubah menjadi kekerasan," kata Sayub Ansari, salah satu demonstran.

“Itu adalah protes damai tidak ada yang terjadi kecuali slogan untuk menangkap Nupur Sharma, kemudian kerumunan itu perlahan-lahan menjadi tidak terkendali” tambahnya.

"Polisi memukuli massa dengan pentungan dan pengunjuk rasa melempari batu sebagai balasannya. Kemudian suara tembakan membuat orang-orang melarikan diri," tambahnya lagi.

Polisi di India tembak pendemo (Instagram/kabanegri)
Polisi di India tembak pendemo (Instagram/@kabanegri)

Dua pengunjuk rasa ditembak mati, termasuk Mudassir Alam yang berusia 15 tahun di mana ditembak di kepala.

Menurut laporan berita India, belasan demonstran lainnya terluka dan mereka dirawat di rumah sakit terdekat.

“Sepertinya polisi di sini tidak terlatih untuk mengendalikan massa sehingga dia tertembak di kepala,” kata Ayyubi, paman Alam.

Pemrotes lain yang tewas di Ranchi, Sahil Ansari, yang usianya belum dikonfirmasi. Dia sedang dalam perjalanan pulang ketika terkena peluru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Pria Berikan Pekerja Gorong-gorong Uang Mainan, Warganet: Nggak Punya Hati

Viral Video Pria Berikan Pekerja Gorong-gorong Uang Mainan, Warganet: Nggak Punya Hati

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 10:01 WIB

Kesulitan Ekonomi saat Kuliah, Pria Ini Kenang Kebaikan Luar Biasa Bapak Ibu Kos: Dibelikan Laptop dan Diskon

Kesulitan Ekonomi saat Kuliah, Pria Ini Kenang Kebaikan Luar Biasa Bapak Ibu Kos: Dibelikan Laptop dan Diskon

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 10:09 WIB

2,5 Tahun Nikah Belum Dikaruniai Anak, Wanita Ini Dikomentari Saudara Susah Hamil Gegara Badan Kurus

2,5 Tahun Nikah Belum Dikaruniai Anak, Wanita Ini Dikomentari Saudara Susah Hamil Gegara Badan Kurus

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 09:28 WIB

Polemik Nupur Sharma Hina Nabi Muhammad: Demo di India dan Dikecam Sejumlah Negara

Polemik Nupur Sharma Hina Nabi Muhammad: Demo di India dan Dikecam Sejumlah Negara

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 07:07 WIB

Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Terdampak Gejolak di India

Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Terdampak Gejolak di India

Malang | Jum'at, 10 Juni 2022 | 07:00 WIB

Indonesia Masters 2022: Disingkirkan Wakil India, Gregoria Akui Kondisinya Drop

Indonesia Masters 2022: Disingkirkan Wakil India, Gregoria Akui Kondisinya Drop

Sport | Kamis, 09 Juni 2022 | 21:46 WIB

Terkini

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB