Amerika Tingkatkan Fokus di Indo-Pasifik, Marinir Siap Diterjunkan di Australia Utara

Siswanto | ABC | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2022 | 16:02 WIB
Amerika Tingkatkan Fokus di Indo-Pasifik, Marinir Siap Diterjunkan di Australia Utara
Personel marinir Amerika Serikat. (Shutterstock/Oleg Zabielin)

Sersan Robinson mengatakan ujian utama bagi para marinir muda di lapangan adalah memastikan mereka tetap tenang.

"Kami sengaja mendesak dan menekan mereka dengan tujuan apakah mereka ini bisa terprovokasi," jelasnya.

Sersan Jacob Sullivan, yang mengawasi tim penembak mesin selama latihan, mengatakan operasi keamanan dan evakuasi mengharuskan marinir untuk memiliki pola pikir yang berbeda dari yang mereka lakukan dalam situasi pertempuran biasa.

"Dalam situasi seseorang memukul-mukul pagar Kedutaan dengan tongkat, ada seorang marinir bertanya apakah kita harus terlibat," ujar Sersan Sullivan.

"Jawabannya tidak, karena orang itu berada di balik pagar. Dia warga sipil dan Anda akan menghadapkan senjata dengan tongkat," katanya.

"Anda harus memikirkan kekuatan yang Anda gunakan dan kekuatan yang mereka gunakan," tambah Sersan Sullivan.

Kelompok marinir paling siap tempur

Pelatihan ini merupakan kegiatan tahunan Marine Rotational Force-Darwin (MRF-D), yakni pelatihan enam bulan yang merupakan implementasi kesepakatan antara AS dan Australia yang kini memasuki tahun ke-11.

Pada tahun 2022, prajurit marinir yang ambil bagian adalah kelompok yang paling cakap dan paling siap tempur yang pernah dikerahkan.

"Resimen Marinir Kelima yang membentuk MRF-D sudah menjadi resimen tetap, sehingga kami dapat terlibat dalam misi ini karena sudah kredibel dalam pertempuran," kata Sersan Robinson.

"Kami siap untuk terus berlatih di sini bersama Australia dan mitra lainnya di kawasan ini. Kami juga siap untuk menanggapi krisis di mana pun di kawasan Pasifik," tegasnya.

Ketika ketegangan di kawasan Indo-Pasifik terus memanas, peningkatan marinir yang sekarang berbasis di Australia Utara adalah perubahan yang halus namun signifikan.

Hal itu dikemukakan oleh Dr John Coyne dari Institut Kebijakan Strategis Australia yang menyebut peningkatan kehadiran AS ini menandakan pentingnya kawasan strategis bagi kedua negara.

"Ada bukti yang jelas bahwa Pemerintah AS akan berinvestasi lebih besar dalam memastikan bahwa rantai pasokan dan fasilitas logistik pertahanan hadir di Australia Utara dan siap mendukung berbagai kemungkinan di Pasifik," katanya.

Sekitar 2.000 marinir berbasis di wilayah Top End (semenanjung paling utara Benua Australia) sebagai bagian dari rotasi 2022.

Sebagai perbandingan, hanya 200 marinir yang dikerahkan pada tahun 2012. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga: Indo-Pasifik Motor Utama Penggerak Ekonomi Global

Menko Airlangga: Indo-Pasifik Motor Utama Penggerak Ekonomi Global

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2023 | 13:06 WIB

Bikin Resah, Pesawat Tempur China Dilaporkan 'Pepet' Pesawat AS

Bikin Resah, Pesawat Tempur China Dilaporkan 'Pepet' Pesawat AS

Your Say | Jum'at, 30 Desember 2022 | 14:39 WIB

Menhan Prabowo Bertemu Menhan Austin di Pentagon untuk Bahas Peluang Kesepakatan Lebih Lanjut

Menhan Prabowo Bertemu Menhan Austin di Pentagon untuk Bahas Peluang Kesepakatan Lebih Lanjut

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:53 WIB

Kapal Perang Inggris HMS Spey Kungjungi Bali

Kapal Perang Inggris HMS Spey Kungjungi Bali

Foto | Jum'at, 30 September 2022 | 18:19 WIB

Bertemu PM TIongkok,  Jokowi Tekankan Kemitraan Strategis RI-RRT

Bertemu PM TIongkok, Jokowi Tekankan Kemitraan Strategis RI-RRT

Video | Rabu, 27 Juli 2022 | 14:45 WIB

Di Sydney Energy Forum, Menteri ESDM Sebut Rencana RI untuk Dekarbonisasi

Di Sydney Energy Forum, Menteri ESDM Sebut Rencana RI untuk Dekarbonisasi

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2022 | 18:11 WIB

Terkini

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB