Boncengkan Kakeknya, Pria Tiba-tiba Dikeroyok Tiga Orang Tak Dikenal Gegara Tulisan di Kausnya

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 16 Juni 2022 | 12:24 WIB
Boncengkan Kakeknya, Pria Tiba-tiba Dikeroyok Tiga Orang Tak Dikenal Gegara Tulisan di Kausnya
Dikeroyok gegara tulisan di kaus (instagram.com/terang_media/)

Suara.com - Gara-gara tulisan di kaus, seorang pemuda yang memboncengkan kakeknya tiba-tiba dikeroyok oleh sejumlah pria tak dikenal.

Video pengeroyokan beredar di berbagai media sosial, salah satunya akun Instagram @terang_media.

Pada video yang beredar, terlihat pemotor berboncengan tengah berhenti di jalan. Keduanya adalah cucu dan kakek yang tengah pergi bersama.

Saat motor berhenti, tiba-tiba segerombolan pria mengamuk pada dua pemotor tersebut.

Pria yang memboncengkan kakeknya tu diminta untuk membuka kausnya. Tulisan dalam kaus disebut menghina kelompok yang mengeroyoknya.

Dikeroyok gegara tulisan di kaus (instagram.com/terang_media/)
Dikeroyok gegara tulisan di kaus (instagram.com/terang_media/)

Gara-gara Tulisan Gashak

Korban yakni MFA (16) dan kakeknya SWW (79) tengah melintas di wilayah RSUD Kabupaten Sukoharjo. Dia dipukuli akibat kaus bertuliskan 'Gashak' pada Minggu (12/6/2022) lalu.

Para pelaku mulanya mengeroyok MFA, melihat cucunya diserang, SWW ikut melawan. SSW dipukul di bagian dada dan kakinya diinjak sementara MFA pingsan. 

Pelaku yakni  AM (19), RTF (20), dan KW (18) diamankan oleh kepolisian. Menurut keterangan kepolisan, pelaku menyatakan bahwa kata “GASHAK” memiliki sebuah arti yang mengejek kelompoknya.

baca juga
Dikeroyok gegara tulisan di kaus (instagram.com/terang_media/)
Dikeroyok gegara tulisan di kaus (instagram.com/terang_media/)

Video tersebut sontak mengundang berbagi respons dari warganet.

"GASHAK itu kalau enggak salah sejenis komunitas atau Pprkumpulan tertentu didaerah sana, itu yang diincar sebetulnya cucunya," komentar warganet.

"Kampungan sekali," imbuh warganet lain.

"Yang jadi pertanyaan GASHAK itu apa?" tanya warganet.

"Seaching aja kata Gashak daripada nanti salah malah di DM," tulis warganet di kolom komenta. 

Menurut penelusuran, GASHAK sendiri merupakan sejenis komunitas atau kumpulan dan gabungan. Komunitas ini berdiri pertama kali di Ponorogo

Mengenai kasus penganiayaan tersebut, ketiga pelaku dijerat pasal 170 ayat (1) KUH Pidana, dengan ancaman penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siram Kucing, Emak-Emak Dibalas Serangan hingga Terjatuh: Tatapannya Penuh Dendam

Siram Kucing, Emak-Emak Dibalas Serangan hingga Terjatuh: Tatapannya Penuh Dendam

Riau | Kamis, 16 Juni 2022 | 12:09 WIB

Ustaz Abdul Somad Ditolak Ceramah di Jonggol, Netizen Geram: Seolah Masyarakat Tidak Manyukai Ulama

Ustaz Abdul Somad Ditolak Ceramah di Jonggol, Netizen Geram: Seolah Masyarakat Tidak Manyukai Ulama

Banten | Kamis, 16 Juni 2022 | 12:02 WIB

Tak Sengaja Ketemu Teman Lama di Bandara, Pria Ini Malah Kasih Prank Sampai Buat Warganet Ngakak

Tak Sengaja Ketemu Teman Lama di Bandara, Pria Ini Malah Kasih Prank Sampai Buat Warganet Ngakak

Jogja | Kamis, 16 Juni 2022 | 12:02 WIB

Terkini

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:52 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:39 WIB

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:36 WIB

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:35 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

×