Kapan Puncak Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia? Ini Prediksi Menurut Kemenkes

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 Juni 2022 | 14:06 WIB
Kapan Puncak Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia? Ini Prediksi Menurut Kemenkes
Ilustrasi omicron BA.4 dan BA.5 (Freepik)

Suara.com - Setelah sempat mereda, ternyata kasus konfirmasi harian Covid-19 di tanah air belakangan ini justru kembali meningkat. Kenaikan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia dalam dua pekan terakhir ini tentunya tidak bisa diabaikan dan semua pihak diminta waspada. Kapan puncak Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia?

Berdasarkan data terakhir pada hari Rabu (15/6/2022), kasus konfirmasi menembus angka 1.000, tepatnya 1.242, menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Tambahan 1.242 kasus ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yang tercatat 930. Dengan demikian, total kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 6.063.251.

Berdasarkan pengamatan pemerintah, kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir ini salah satunya adalah disebabkan oleh munculnya varian baru omicron BA.4 dan BA.5, di mana kedua subvarian itu menjadi biang kerok lonjakan kasus.

Kapan puncak omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia? 

Pemerintah memperkirakan lonjakan kasus yang disebabkan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 akan terjadi bulan Juli mendatang. Perkiraan tersebut, adalah berdasarkan pengalaman dalam menghadapi subvarian sebelumnya. Di mana biasanya puncaknya tercapai satu bulan setelah penemuan kasus pertama.

Jadi, kapan puncak omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia diperkirakan terjadi di minggu kedua Juli, dan minggu ketiga Juli. Hal ini seperti disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers. 

Disebutkan pula bahwa tingkat penularan BA.4 dan BA.5 diperkirakan hanya sepertiga dari puncak kasus Delta dan Omicron. Pada saat itu, kasus harian akibat varian Delta mencapai 56 ribu, sedangkan Omicron mencapai 64 ribu per hari.

Hingga saat ini, ada delapan kasus subvarian BA.4 dan BA.5, di mana dari delapan kasus tersebut, tiga orang yang teridentifikasi merupakan kasus impor dari Mauritius, Amerika Serikat (AS) dan Brasil.

Dari delapan orang yang teridentifikasi terkena BA.4 dan BA.5, hanya satu yang bergejala sedang, di mana satu orang tersebut mengalami gejala sedang lantaran belum menerima suntikan booster.

baca juga

Maka dari itu, pemerintah mendorong seluruh masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi lengkap dan vaksinasi booster, serta tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. 

Demikian ulasan mengenai kasus terkonfirmasi Covid-19 subvarian BA.4 dan BA.5. Diperkirakan, kapan puncak omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia akan terjadi pada bulan Juni 2022 mendatang. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Puncak Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia Sampai 25 Ribu Kasus Per Hari

Prediksi Puncak Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia Sampai 25 Ribu Kasus Per Hari

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 11:37 WIB

Kasus Covid-19 Naik, Menkes Budi Gunadi Minta Warga Kembali Disiplin Pakai Masker

Kasus Covid-19 Naik, Menkes Budi Gunadi Minta Warga Kembali Disiplin Pakai Masker

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 11:16 WIB

Bisakah Seseorang Terinfeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5 Secara Bersamaan?

Bisakah Seseorang Terinfeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5 Secara Bersamaan?

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 09:03 WIB

Kasus COVID-19 di Bogor Meningkat, Diduga Karena Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Kasus COVID-19 di Bogor Meningkat, Diduga Karena Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 08:35 WIB

Seberapa Tingkat Keparahan Omicron BA.4 dan BA.5? Ini Penjelasannya

Seberapa Tingkat Keparahan Omicron BA.4 dan BA.5? Ini Penjelasannya

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 19:21 WIB

Bupati Tangerang Sebut Warga Positif COVID-19 Omicron BA.4 dan BA.5 Bisa Isolasi Mandiri: 4-5 Hari Mudah-mudahan Hilang

Bupati Tangerang Sebut Warga Positif COVID-19 Omicron BA.4 dan BA.5 Bisa Isolasi Mandiri: 4-5 Hari Mudah-mudahan Hilang

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 16:29 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×