Aspek Waktu
Ibadah haji hanya bisa dilakukan sekali setahun, yakni antara tanggal 1 Syawal hingga 13 Zulhijah. Sementara umrah bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada hari tertentu seperti hari Arafah pada 10 Zulhijah dan hari-hari Tasyrik tanggal 11, 12, 13 Zulhijah.
Aspek Lokasi
Ibadah haji mewajibkan semua jemaah melakukan rukun yang dikerjakan di luar Mekah. Rukun-rukun tersebut antara lain wukuf di Arafah, melempar jumroh di Mina, dan mabit atau menginap di Muzdalifah. Adapun umrah dilaksanakan di Mekah. Jemaah kemudian pergi berziarah ke Madinah.
Aspek Kewajiban
Kewajiban ibadah haji meliputi lima hal yaitu niat ihram dari miqat, batas area yang telah ditentukan sesuai dengan asal wilayah Jemaah, menginap di Muzdalifah, menginap di Mina, tawaf wada’ atau perpisahan, serta melempar jumrah. Sementara kewajiban umrah hanya dua yakni niat dari miqat dan menjauhi larangan-larangan ihram.
Itu dia perbedaan haji dan umroh dari berbagai aspek yang melatarbelakanginya.
Kontributor : Alan Aliarcham
Baca Juga: 4 Tips Agar Jemaah Haji Maksimal Beribadah di Tanah Suci