Blak-blakan! Jusuf Kalla: Bukan Partai Besar, Partai Tengah Ambil Peran di Pilpres 2024

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:58 WIB
Blak-blakan! Jusuf Kalla: Bukan Partai Besar, Partai Tengah Ambil Peran di Pilpres 2024
Jusuf Kalla [IST]

Suara.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla mengatakan bahwa partai tengah yang paling memiliki peran dalam Pemilu atau Pilpres 2024.

"Justru saya katakan yang mengambil peranan nanti bukan partai besar tapi partai menengah," kata JK dalam Seminar Kebangsaan di side event Rakernas Partai NasDem di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (16/6/2022).

Peranan partai tengah itu tidak terlepas dari keberadaan ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen. Hal tersebut yang kemudian membuat partai-partai tengah tentu banyak dilirik.

Mengingat partai besar sekalipun membutuhkan dukungan suara dari partai menengah untuk bisa mengajukan capres dan cawapres.

"Karena dia walaupun partai yang mendekati atau melewati 20 persen dia butuh sistem pasangan yang cukup dan suatu partai yang bisa mencukupi. Karena itu peranan partai menengah itu sangat penting dalam kondisi ini," kata JK.

Ilustrasi logo partai politik di Indonesia. [ANTARA]
Ilustrasi logo partai politik di Indonesia. [ANTARA]

2022 Tahun Romantis

JK sebelumnya mengaku tidak sepakat apabila 2022 dianggap sebagai tahun politik yang panas. Justru, menurutnya tahun ini penuh dengan keromantisan.

Hal tersebut disampaikan JK, pasalnya, 2022 menjadi momen di mana para tokoh politik saling mencari pasangan yang pas untuk berkoalisi. Koalisi itu tentunya untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Banyak yang mengatakan bahwa tahun ini politik akan panas, saya katakan tidak, ini tahun politik yang sangat romantis," kata JK.

baca juga

"Kenapa saya katakan romantis, karena sama dengan orang pacaran, mencari pasangan yang cocok yang memenuhi syarat dan ini lobi, cari pasangan. Jadi ini tahun mencari pasangan, gitulah suasana politik kita, kadang-kadang romantis, kadang-kadang keras, kadang-kadang terpilih. Tapi ujungnya tentu siapa yang terbaik yang terpilih," jelasnya.

Meskipun terasa romantis, namun JK menganggap kalau tahun ini tidak mudah dilalui para pelaku politik. Sebab, mereka harus menentukan pasangan mulai dari partai politik hingga elektabilitas.

"Tiga faktor ini harus jadi satu, ini suasana yang paling sulit saya kira keadaannya, bukan kampanyenya yang sulit ini yang paling rumit karena rumitnya politik kita," ujarnya.

Kerumitan itu dibuktikan dengan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold yang mencapai 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader PDI Perjuangan Dilirik NasDem, Hasto Sebut Tidak Ingin Ikut Campur Rumah Tangga Partai Lain

Kader PDI Perjuangan Dilirik NasDem, Hasto Sebut Tidak Ingin Ikut Campur Rumah Tangga Partai Lain

Surakarta | Kamis, 16 Juni 2022 | 19:36 WIB

Duduk Berhadapan Saat Makan Siang Bersama Koalisi, Pengamat: Bisa Saja Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Duduk Berhadapan Saat Makan Siang Bersama Koalisi, Pengamat: Bisa Saja Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 19:34 WIB

Mantan Wapres JK Sebut 2022 Tahun Politik yang Sangat Romantis, Ini Penjelasannya

Mantan Wapres JK Sebut 2022 Tahun Politik yang Sangat Romantis, Ini Penjelasannya

Jakarta | Kamis, 16 Juni 2022 | 19:22 WIB

Anies dan Ganjar jadi Capres Favorit dari DPW NasDem, Surya Paloh Tegaskan Belum Tentu Direkomendasikan

Anies dan Ganjar jadi Capres Favorit dari DPW NasDem, Surya Paloh Tegaskan Belum Tentu Direkomendasikan

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 18:52 WIB

Terkini

Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan

Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:06 WIB

Strategi Diskon Beruntun Daihatsu Demi Amankan Pangsa Pasar Jawa Tengah

Strategi Diskon Beruntun Daihatsu Demi Amankan Pangsa Pasar Jawa Tengah

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 18:05 WIB

Feng Shui Tiang Listrik di Depan Pintu Rumah dan Cara Menetralkannya agar Energi Seimbang

Feng Shui Tiang Listrik di Depan Pintu Rumah dan Cara Menetralkannya agar Energi Seimbang

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:05 WIB

Dari Sebentar Saja Jadi Berjam-jam: Jebakan Doomscrolling Sebelum Tidur?

Dari Sebentar Saja Jadi Berjam-jam: Jebakan Doomscrolling Sebelum Tidur?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:00 WIB

Rencana Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin: Belum Regulasi yang Mengatur

Rencana Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin: Belum Regulasi yang Mengatur

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 17:58 WIB

Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!

Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 17:58 WIB

Pohon Berukuran Raksasa Tumbang Dekat Stasiun UI, KRL Lintas Bogor Sempat Tertahan

Pohon Berukuran Raksasa Tumbang Dekat Stasiun UI, KRL Lintas Bogor Sempat Tertahan

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:57 WIB

Usut Suap Bupati Bekasi, KPK Sasar Aset Mewah Anggota Polri di Subang

Usut Suap Bupati Bekasi, KPK Sasar Aset Mewah Anggota Polri di Subang

Bekaci | Rabu, 30 September 2026 | 17:53 WIB

Gus Ipul Dikabarkan Jadi Waketum PBNU: di Mana Saja Siap

Gus Ipul Dikabarkan Jadi Waketum PBNU: di Mana Saja Siap

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:51 WIB

Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!

Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 17:50 WIB

×