Partai-partai Bergerak Membentuk Koalisi Menuju 2024

Siswanto

Senin, 20 Juni 2022 | 11:25 WIB
Partai-partai Bergerak Membentuk Koalisi Menuju 2024
Ilustrasi pemilu (VectorStock)

Suara.com - Koalisi yang pertamakali terbentuk menjelang pemilu 2024 yaitu Koalisi Indonesia Baru yang terdiri Partai Golkar, PAN, dan PPP.  Gabungan tiga partai ini sudah mendapatkan tiket untuk mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden: 23 persen suara.

PDI Perjuangan sebagai satu-satunya partai yang sudah memiliki tiket maju ke pemilu presiden saat ini juga sedang mematangkan langkah mereka.

Demikian juga dengan Gerindra, partai kedua terbanyak perolehan suaranya pada pemilu legislatif 2019. Beberapa waktu yang lalu pemimpin Gerindra dan PKB bertemu dan menurut sejumlah analis politik, pertemuan itu merupakan respons pembentukan KIB.

PKB dan PKS juga sedang menjajaki kemungkinan koalisi yang diberi nama Koalisi Semut Merah. Jika dua partai ini berkoalisi, belum bisa mendapatkan tiket ke pemilu presiden (butuh minimal 20 persen suara atau 25 persen kursi di DPR), maka Koalisi Semut Merah masih memerlukan tambahan satu partai lagi.

Bagaimana dengan Partai Demokrat, partai yang pernah mengantarkan Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Presiden dua periode?

Partai ini juga belum memutuskan. Mereka sedang menjajaki kemungkinan koalisi dengan partai lain. Mereka berkomunikasi dengan PKB dan PKS, kemudian Partai Gerindra dan Partai Nasional Demokrat serta Koalisi Indonesia Baru.

Tapi agenda pertama mereka yaitu "menuntaskan pertemuan tiga sekjen yaitu PKS, Demokrat, PKB."

"Agenda kedua memperluasnya dengan partai-partai lain termasuk dengan Gerindra dan Nasdem misalnya. Bahkan terbuka buat KIB yang beberapa pimpinan partainya sudah menjalin komunikasi dan terbangun kesepahaman," kata Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani, Senin (20/6/2022).

Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan komunikasi dengan PKS dan PKB semakin intens.

baca juga

Dia menyebut Partai Demokrat memiliki kesamaan platform dengan PKB dan PKS, hal itu terlihat dari visi dan cara pandang partai dalam memperjuangkan hak-hak dan program-program pro rakyat.

"Apalagi PD-PKS-PKB pernah sama-sama dalam pemerintahan pada periode 2004-2014," kata Herzaky.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menganalogikan penjajakan koalisi antara PKB, PKS, dan Demokrat baru sebatas pacaran.

"Ini kan baru komunikasi ya, pacaran," kata Jazilul di gedung DPR, Jumat (17/6/2022).

PKB tidak ingin terburu-buru mendeklarasikan pembentukan koalisi baru karena peta politik sekarang masih bersifat cair.

"Soal deklarasi, soal pengumuman itu kan soal teknis aja, nggak ada yang terburu-buru. Tentu kalau kita mau deklarasi nyari hari yang baik, nyari yang cuacanya terang, ya nggak mendung-mendung begini," kata Jazilul.

Koalisi Semut Merah

Jazilul mengatakan penjajakan koalisi PKB dengan Gerindra untuk mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden. 

Jika kedua partai berkoalisi, presidential threshold sudah terpenuhi. Tetapi, mereka juga ingin partai lain bergabung.

"Jadi kita tidak akan menutup komunikasi. Termasuk juga dengan teman-teman yang di Koalisi Semut Merah, kita juga membangun komunikasi. Dan saya yakin Gerindra juga tahu. Toh kita juga akan sampaikan kepada Gerindra," kata Jazilul.

Dengan bergabungnya partai-partai lain, Jazilul meyakini kemenangan semakin terbuka lebar.  [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Borok KPU Terbongkar Lagi: Sengaja Tak Laporkan Penggunaan Jet Mewah ke DPR

Borok KPU Terbongkar Lagi: Sengaja Tak Laporkan Penggunaan Jet Mewah ke DPR

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:20 WIB

'Sentilan' Keras DPR ke KPU: Bisa Naik Pesawat Biasa, Kenapa Harus Pakai Private Jet?

'Sentilan' Keras DPR ke KPU: Bisa Naik Pesawat Biasa, Kenapa Harus Pakai Private Jet?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:42 WIB

Bongkar 'Praktik Kotor' di Daerah! Kemendagri Usul Dana Pilkada Pakai APBN

Bongkar 'Praktik Kotor' di Daerah! Kemendagri Usul Dana Pilkada Pakai APBN

News | Minggu, 19 Oktober 2025 | 10:33 WIB

Kemendagri Beberkan 'Penyakit Kronis' Demokrasi: Politik Uang Merajalela Akibat Banyak Warga Miskin!

Kemendagri Beberkan 'Penyakit Kronis' Demokrasi: Politik Uang Merajalela Akibat Banyak Warga Miskin!

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:56 WIB

Di Panggung Muktamar, Mardiono Minta Maaf dan Akui Gagal Bawa PPP Lolos ke Parlemen

Di Panggung Muktamar, Mardiono Minta Maaf dan Akui Gagal Bawa PPP Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 September 2025 | 21:17 WIB

Tokoh Senior PPP Bongkar Kelompok 'Lima Serangkai' di Balik Kudeta Suharso Monoarfa

Tokoh Senior PPP Bongkar Kelompok 'Lima Serangkai' di Balik Kudeta Suharso Monoarfa

News | Selasa, 16 September 2025 | 19:14 WIB

Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi

Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:32 WIB

Puan Ultimatum Kader PDIP Bali: Kekalahan 2024 Dievaluasi, Anggaran Pemerintah Wajib Diawasi

Puan Ultimatum Kader PDIP Bali: Kekalahan 2024 Dievaluasi, Anggaran Pemerintah Wajib Diawasi

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 13:55 WIB

Penuh Tantangan, Ketua KPU Beberkan Dinamika Pemilu 2024 hingga Polemik Pengadaan Private Jet

Penuh Tantangan, Ketua KPU Beberkan Dinamika Pemilu 2024 hingga Polemik Pengadaan Private Jet

wawancara | Selasa, 22 Juli 2025 | 07:59 WIB

Jet Pribadi dan Apartemen Mewah KPU: Afif Akhirnya Buka Suara!

Jet Pribadi dan Apartemen Mewah KPU: Afif Akhirnya Buka Suara!

Video | Selasa, 08 Juli 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

×