'Sentilan' Keras DPR ke KPU: Bisa Naik Pesawat Biasa, Kenapa Harus Pakai Private Jet?

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:42 WIB
'Sentilan' Keras DPR ke KPU: Bisa Naik Pesawat Biasa, Kenapa Harus Pakai Private Jet?
Anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia menyoroti vonis DKPP terhadap lima komisioner KPU terkait penggunaan jet pribadi. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Lima komisioner KPU disanksi karena memakai jet pribadi mewah.

  • DPR: Pejabat publik harus hati-hati menggunakan uang rakyat.

  • Gaya hidup berlebihan dinilai tidak pantas untuk penyelenggara pemilu.

Suara.com - Buntut skandal penggunaan jet pribadi mewah, Komisi II DPR RI melontarkan kritik tajam kepada komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Putusan sanksi yang diberikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diminta harus menjadi pelajaran keras bagi semua pejabat publik untuk tidak bergaya hidup berlebihan menggunakan uang rakyat.

Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, secara khusus menyoroti ketidakpantasan para penyelenggara pemilu yang memilih fasilitas mewah, padahal bisa menggunakan alternatif yang lebih sederhana.

"Jangan kita pergunakan yang mestinya bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja, sederhana saja, ya jadi berlebihan gitu. Biasa-biasa tuh misalnya ya, ya kalau kita bisa pergunakan pakai naik pesawat komersil biasa, kenapa harus pakai private jet? Kira-kira gitu. Itu kan sesuatu yang tidak pantas ya," kata Doli kepada wartawan, Selasa (26/12/2023).

Doli menegaskan, pejabat publik harus selalu ingat bahwa setiap fasilitas yang mereka gunakan bersumber dari anggaran negara, yang notabene adalah uang rakyat.

Lantaran itu, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian.

"Harus bisa menjalankannya dengan baik dan amanah gitu loh, ya. Jangan melakukan hal-hal yang berlebihan ya. Apalagi ini kan yang kita gunakan kan anggaran atau uangnya uang rakyat itu. Ya kan? Uang rakyat," tambahnya.

Politisi Partai Golkar ini juga mengingatkan bahwa status komisioner KPU bersifat ad hoc atau sementara, bukan jabatan seumur hidup. Hal ini seharusnya menjadi pengingat untuk tidak bertindak arogan.

"Apalagi KPU ini kan komisioner ya, komisioner itu kan ad hoc gitu. Pejabat yang diangkat jelas periodenya gitu, nggak seumur hidup dan nggak panjang gitu ya," jelasnya.

baca juga

"Nah, jadi saya kira ke depan harus jadi hikmah dan pelajaran buat kita semua tidak mengulangi hal yang sama lah, kira-kira begitu," pungkas Doli.

Konteks Putusan DKPP

Sebelumnya, DKPP telah menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada lima Komisioner KPU RI, yakni Ketua KPU Mochammad Afifuddin, serta empat komisioner lainnya yaitu Idham Kholik, Yulianto Sudrajat, Parsadaan Harahap, dan August Mellaz.

Sanksi serupa juga dikenakan kepada Sekretaris Jenderal KPU, Bernad Darmawan Sutrisno, terkait penggunaan jet pribadi dalam konteks Pemilu 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuh Tantangan, Ketua KPU Beberkan Dinamika Pemilu 2024 hingga Polemik Pengadaan Private Jet

Penuh Tantangan, Ketua KPU Beberkan Dinamika Pemilu 2024 hingga Polemik Pengadaan Private Jet

wawancara | Selasa, 22 Juli 2025 | 07:59 WIB

Hasto Curiga Hasyim Asyari Kasih Keterangan Baru Gegara 'Tersandera' Kasus Private Jet KPU?

Hasto Curiga Hasyim Asyari Kasih Keterangan Baru Gegara 'Tersandera' Kasus Private Jet KPU?

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:07 WIB

Sewa Private Jet untuk Monitoring Distribusi Logistik, Ketua KPU Klaim Ada Penghematan Rp 381 Miliar

Sewa Private Jet untuk Monitoring Distribusi Logistik, Ketua KPU Klaim Ada Penghematan Rp 381 Miliar

News | Senin, 30 Juni 2025 | 11:04 WIB

Terkini

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×