Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi

Andi Ahmad S | Suara.com

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:32 WIB
Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi
Ilustrasi Megawati menunggangi banteng moncong putih. [Suara.com/Iqbal Assaputro]

Suara.com - Suasana Kongres ke-6 PDI Perjuangan yang khidmat mendadak tegang. Bukan karena sorak-sorai kemenangan, melainkan karena sebuah teguran tajam yang meluncur langsung dari sang Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

Sasarannya jelas dan tak bisa mengelak: para kader dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Tengah, sebuah wilayah yang puluhan tahun dikenal sebagai 'kandang banteng'.

Di hadapan ribuan kader dari seluruh Indonesia, Megawati melontarkan pesan yang lebih terasa seperti ultimatum daripada sekadar arahan. Sebuah sinyal kuat bahwa ada sesuatu yang tidak beres di lumbung suara utama PDIP.

Drama terjadi saat Megawati secara spesifik meminta seluruh jajaran kader dari PDIP Jawa Tengah untuk berdiri di tengah megahnya Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu 2 Agustus 2025. Setelah mereka berdiri, alih-alih pujian, yang mereka terima adalah sebuah peringatan keras yang menusuk.

"Awas lho, jangan memalukan saya lagi lho. Ah, nggak usah teriak-teriak. Yang penting kerjaan. Itu adalah arahan saya," kata Megawati dengan nada tegas, dilansir dari Antara.

Pernyataan singkat namun penuh makna ini sontak membuat seisi ruangan hening. Ini bukan sekadar kemarahan sesaat, melainkan sebuah refleksi kekecewaan mendalam dari seorang pemimpin yang merasa basis terkuat partainya telah goyah.

Untuk memperjelas dasar kekecewaannya, Megawati membawa para kader untuk bernostalgia ke masa lalu, ke era di mana Jawa Tengah adalah simbol dominasi banteng yang tak terkalahkan.

Ia menceritakan kembali kiprah awalnya di dunia politik bersama PDI pada tahun 1986.

"Tiga kali berturut, menang terus. Jawa Tengah," kenang Megawati, merujuk pada kemenangannya saat masuk ke parlemen.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pengarahan dalam Bimbingan Teknis Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Fraksi PDIP di The Meru & Bali Beach Convention Center, Denpasar, Bali, Rabu (30/7/2025). ( Foto dok. PDIP)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pengarahan dalam Bimbingan Teknis Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Fraksi PDIP di The Meru & Bali Beach Convention Center, Denpasar, Bali, Rabu (30/7/2025). ( Foto dok. PDIP)

Kalimat nostalgia ini berfungsi ganda sebagai pengingat akan sejarah emas partai, sekaligus sindiran tajam terhadap kinerja saat ini yang dianggap tidak mampu mempertahankan marwah tersebut.

Setelah memberikan tamparan, Megawati kemudian memberikan resep untuk penyembuhan. Ia menegaskan bahwa loyalitas dan efektivitas seorang kader tidak diukur dari kemampuan berbicara atau beretorika di atas panggung, melainkan dari kerja nyata di lapangan.

“Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput,” tegas Presiden ke-5 Republik Indonesia itu.

Menurutnya, konsolidasi partai ke depan harus kembali ke khitahnya kerja kerakyatan dan pembumian ideologi. Ini adalah sebuah kritik terhadap model politik modern yang sering terjebak dalam pencitraan semu.

“Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng,” pungkasnya, memberikan arah yang jelas bagi seluruh kader yang hadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Perang Bikin Harga Minyak Meroket, Megawati ke Kader PDIP: Jangan Kalian Pikir Pendek

Sebut Perang Bikin Harga Minyak Meroket, Megawati ke Kader PDIP: Jangan Kalian Pikir Pendek

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Megawati: Demokrasi Indonesia Bukanlah Demokrasi Blok-blokan Kekuasaan, tapi...

Megawati: Demokrasi Indonesia Bukanlah Demokrasi Blok-blokan Kekuasaan, tapi...

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:28 WIB

Curhat Pernah Bolak-balik Diperiksa Polisi, Megawati: Itulah Konsekuensi Sebagai Orang Politik

Curhat Pernah Bolak-balik Diperiksa Polisi, Megawati: Itulah Konsekuensi Sebagai Orang Politik

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:13 WIB

Megawati Tegur Keras Bambang Pacul cs: Awas Jangan Mempemalukan Saya

Megawati Tegur Keras Bambang Pacul cs: Awas Jangan Mempemalukan Saya

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:02 WIB

Ultimatum Megawati di Kongres Bali: Jangan Jadikan PDIP Arena Cari Kekuasaan dan Kekayaan Pribadi!

Ultimatum Megawati di Kongres Bali: Jangan Jadikan PDIP Arena Cari Kekuasaan dan Kekayaan Pribadi!

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 19:52 WIB

Terkini

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB