Penyakit Misterius Menyerang Korea Utara, 800 Keluarga Terinfeksi

Dythia Novianty

Selasa, 21 Juni 2022 | 05:32 WIB
Penyakit Misterius Menyerang Korea Utara, 800 Keluarga Terinfeksi
Proses desinfektan di Korea Utara. [Kim Won Jin/AFP]

Suara.com - Setidaknya 800 keluarga menderita wabah penyakit misterius di Korea Utara.

Pemerintah setempat sejauh ini hanya menggambarkan kondisi tersebut sebagai 'epidemi enterik akut'.

Tapi, pejabat Korea Selatan percaya itu mungkin kolera atau tipus, sebagaimana melansir laman Metro.uk, Selasa (21/6/2022).

Kesimpulan itu terjadi ketika pejabat dari pemerintah Kim Jong-un mengakui bahwa sekitar 19.000 kasus baru Covid-19 telah terdeteksi secara terpisah di negara itu, dengan pandemi merebak di sebagian besar populasi yang tidak divaksinasi.

Kru medis dan penyelidik epidemiologi telah dikirim ke provinsi tersebut untuk memerangi penyakit usus, menurut laporan media pemerintah pada Minggu (19/6/2022) waktu setempat.

Setidaknya, 800 keluarga dikatakan telah menerima bantuan di Provinsi Hwanghae Selatan sejauh ini.

'Enterik' berarti saluran pencernaan, membuat pejabat Korea Selatan percaya bahwa 'epidemi enterik akut' sebenarnya adalah kolera atau tipus.

Spekulasi sebelumnya juga menyebut disentri sebagai kandidat yang mungkin.

Penyakit ini disebabkan oleh kuman dari makanan atau air yang terkontaminasi atau kontak dengan kotoran orang yang terinfeksi.

baca juga

Penyakit seperti itu sering terjadi di negara ini, karena tidak memiliki fasilitas pengolahan air yang baik.

Sejauh ini, para pejabat Korea Utara belum merinci apa itu, yang mengarah ke spekulasi bahwa rezim tersebut mungkin menggunakan wabah yang tidak biasa untuk meningkatkan citra Kim dengan menawarkan bantuan.

Kim mengklaim telah menyumbangkan obat-obatan pribadinya kepada mereka yang terkena penyakit tersebut.

Tetapi wabah baru, yang baru secara resmi diakui Kamis lalu, akan semakin membebani layanan kesehatan dan ekonomi negara yang terisolasi itu.

Korea Utara sedang berjuang melawan kekurangan pangan kronis dan gelombang Covid-19.

Laporan berbeda akhir pekan ini antara 18.820 dan 19.310 infeksi baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Baru 134 Ribu, Korea Utara Klaim Covid-19 Stabil

Kasus Baru 134 Ribu, Korea Utara Klaim Covid-19 Stabil

Health | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:33 WIB

Tak Lama Setelah Biden Tinggalkan Asia, Korea Utara Tembakkan 3 Rudal Balistik

Tak Lama Setelah Biden Tinggalkan Asia, Korea Utara Tembakkan 3 Rudal Balistik

Jogja | Rabu, 25 Mei 2022 | 11:32 WIB

Korea Utara Tembakkan Tiga Rudal Balistik, Sesaat Setelah Presiden Joe Biden Tinggalkan Asia

Korea Utara Tembakkan Tiga Rudal Balistik, Sesaat Setelah Presiden Joe Biden Tinggalkan Asia

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 11:17 WIB

Korut Tembakkan 3 Rudal Balistik Beberapa Jam Setelah Joe Biden Tinggalkan Asia

Korut Tembakkan 3 Rudal Balistik Beberapa Jam Setelah Joe Biden Tinggalkan Asia

Lampung | Rabu, 25 Mei 2022 | 09:37 WIB

Jutaan Orang Demam Tapi Tak Ada yang Meninggal, Korea Utara Klaim Sukses Kendalikan Covid-19

Jutaan Orang Demam Tapi Tak Ada yang Meninggal, Korea Utara Klaim Sukses Kendalikan Covid-19

Health | Rabu, 25 Mei 2022 | 01:05 WIB

Tak Ada Kematian Baru, Korea Utara Klaim Pandemi Covid-19 Di Negaranya Sudah Terkendali

Tak Ada Kematian Baru, Korea Utara Klaim Pandemi Covid-19 Di Negaranya Sudah Terkendali

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×