Kasus Covid-19 di Jakarta Meroket, Anies Belum Berencana Lakukan Pengetatan PPKM

Rizki Nurmansyah, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:18 WIB
Kasus Covid-19 di Jakarta Meroket, Anies Belum Berencana Lakukan Pengetatan PPKM
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa pemudik di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (29/4/2022). [Ist]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Ibu Kota belakangan ini. Namun, ia belum berencana melakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam tiga hari terakhir saja, menunjukkan grafik peningkatan positif Covid-19 di Jakarta per harinya: 701 kasus (20 Juni), 953 (21 Juni), dan 1.226 (22 Juni). Jumlah kasus aktif saat ini juga mencapai 6.779 orang.

Bahkan, tingkat positif atau positivity rate mencapai 11,5 persen dan untuk pekan ini saja berada di angka 9,6 persen. Padahal, standar batas dari organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) adalah 5 persen.

Anies mengatakan, biasanya pengetatan PPKM itu mencakup dari pembatasan aktivitas masyarakat sampai ke perawatan di rumah sakit.

"Kita belum lihat ke arah sana (pengetatan). Dulu juga ketika kita bicara pengetatan itu karena di akhirnya mengalami ini proses darj pengetesan sampai perawatan," ujar Anies di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022).

Sedangkan, meski angka Covid-19 meroket, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di Jakarta disebut Anies masih dalam tingkat wajar.

Berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan, sampai 19 Juni BOR 140 Rumah Sakit (RS) rujukan baru terisi 9 persen. Dari 3835 kapasitas RS, baru terisi 328 tempat tidur.

Sementara, untuk Intensive Care Unit (ICU) baru terisi 8 persen. Kapasitas ICU yang tersedia adalah 621 tempat tidur dan baru terisi oleh 47 pasien.

Menurut Anies, pengetatan PPKM baru dilakukan ketika RS sudah mulai kesulitan menangani pasien.

baca juga

"Ketika RS mulai penuh bila tdk ada pengetatan maka orang tidak tertangani di RS. Jadi pengetatan itu karena rumah sakitnya punya kapasitas yang terbatas," ucapnya.

Kondisi BOR RS saat ini, disebutnya belum mengharuskan pengetatan dilakukan. Anies lebih memilih untuk melakukan pengawasan dan pemantauan penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Kemudian harapannya nanti bisa menjaga kasus-kasus berat tidak muncul," pungkas Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor, Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Tembus 1.054 Orang

Rekor, Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Tembus 1.054 Orang

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:43 WIB

Melonjak! Kasus Covid-19 Harian DKI Jakarta Cetak Rekor 1.054 Orang

Melonjak! Kasus Covid-19 Harian DKI Jakarta Cetak Rekor 1.054 Orang

Jakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:38 WIB

JJ Rizal Sebut Anies Durhaka Sama Sejarah Jakarta Jika Tak Ubah Nama JIS Jadi Stadion MH Thamrin

JJ Rizal Sebut Anies Durhaka Sama Sejarah Jakarta Jika Tak Ubah Nama JIS Jadi Stadion MH Thamrin

Jakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:20 WIB

Terkini

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 09:49 WIB

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

×