Kapal Karam Terdalam Sedunia Ditemukan di Perairan Filipina

Siswanto, BBC

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:23 WIB
Kapal Karam Terdalam Sedunia Ditemukan di Perairan Filipina
BBC

Suara.com - Sejumlah penjelajah telah menemukan kapal perang USS Samuel B Roberts di perairan Filipina pada kedalaman 6.895 meter. Di dunia, belum pernah ada kapal yang ditemukan pada lokasi sedalam itu.

Sebagai gambaran betapa dalam lokasi kapal ditemukan, 98% kedalaman dasar laut di dunia mencapai kurang dari 6.000 meter. Hanya palung-palung tektonik yang lebih dalam.

Kapal perang AS tersebut ditenggelamkan saat pertempuran dekat Pulau Samar, Filipina, Oktober 1944.

Pendana sekaligus petualang dari Texas, Victor Vescovo, menemukan kapal "Sammy B" dengan bantuan kapal selam yang dimilikinya. Kapal selam itu mampu menyelam jauh di bawah permukaan laut sehingga dapat merekam kondisi "Sammy B" yang penyok tapi utuh secara keseluruhan.

Baca juga:

USS Samuel B Roberts terkenal karena kegigihannya saat bertempur melawan Jepang. Walau kalah jumlah dan kalah persenjataan, kapal itu mampu menahan serangan kapal-kapal musuh sebelum akhirnya karam.

Pada peristiwa itu, sebanyak 89 dari 224 kru kapal menemui ajal mereka. Adapun sebanyak 120 penyintas bertahan hidup dengan menaiki sekoci sembari menunggu upaya penyelamatan selama 50 jam.

Vescovo, yang pernah menjadi komponen cadangan Angkatan Laut AS, mengaku dirinya merasa luar biasa terhormat karena bisa menemukan kapal tersebut.

"Kami suka mengatakan bahwa baja tidak berbohong dan kapal karam ini adalah saksi terakhir dari pertempuran-pertempuran yang mereka pernah jalani," kata Vescovo kepada BBC.

"Sammy B berhadapan secara langsung dengan kapal-kapal penjelajah Jepang yang besar dan menembak sedemikian cepat sehingga amunisinya habis; sampai-sampai kapal itu melesatkan peluru asap dan suar demi membakar kapal-kapal Jepang, dan terus menembak. Aksi kepahlawanan yang luar biasa. Para serdadu itu—di kedua belah pihak—bertempur sampai mati."

Pada gambar-gambar yang ditangkap kapal selam the Limiting Factor, para penjelajah bisa menyaksikan rangka lambung, senjata, dan peluncur torpedo "Sammy B".

Kapal perang itu juga terlihat berlubang akibat peluru-peluru Jepang dan terdapat bukti bahwa bagian belakang kapal kena hantaman dahsyat.

Dari penampakannya, terlihat bagian ujung depan kapal yang pertama kali mengenai dasar laut.

Pertempuran Samar

Pertempuran Samar digambarkan sebagai salah satu pertempuran laut terbesar sepanjang sejarah. Akibat baku tembak itu, Angkatan Laut Kekaisaran Jepang terpaksa menarik mundur kekuatannya. Sejumlah kapal dari kedua pihak juga hancur dan karam.

Tahun lalu, Vescovo berhasil menemukan kapal USS Johnston pada kedalaman 6.460 meter.

Amat mungkin ada kapal-kapal lain yang lokasinya lebih dalam dari Sammy B atau Johnston.

"Terdapat dua kapal Amerika lain yang belum ditemukan -- USS Gambier Bay (pengawal kapal induk) dan USS Hoel (kapal perusak)," kata Kelvin Murray dari EYOS, perusahaan yang mengorganisir dan memimpin ekspedisi Vescovo.

"Kami punya catatan sejarah yang berkaitan dengan kemungkinan lokasi kapal-kapal itu berada. Kami menyelisik Teluk Gambier, tapi ini adalah kerja detektif dan operasi laut dalam semacam ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Saya tidak ingin mengunakan peribahasa 'ibarat menemukan jarum di antara tumpukan jerami' karena banyak riset yang membuat tumpukan jerami lebih kecil. Walau begitu, masih ada unsur keberuntungan dalam semua ini."

Vescovo adalah orang pertama di dunia yang mengunjungi titik-titik terdalam di lima samudera.

Dia juga telah mendaki puncak-puncak gunung tertinggi di tujuh benua.

Baru-baru ini dia melesat ke luar angkasa menggunakan New Shepard, sistem roket dan kapsul yang dikembangkan pendiri Amazon.com, Jeff Bezos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB