Misteri Tewasnya 21 Remaja Di Bar Afrika Selatan, Keracunan Atau Dibunuh?

Bangun Santoso

Selasa, 28 Juni 2022 | 15:06 WIB
Misteri Tewasnya 21 Remaja Di Bar Afrika Selatan, Keracunan Atau Dibunuh?
21 remaja tewas misterius di sebuah bar di Afrika Selatan. (Foto: AFP)

Suara.com - Kepolisian Afrika Selatan pada hari Senin (27/6) menyisir sebuah bar di mana 21 remaja tewas secara misterius. Sementara para penyintas menggambarkan perjuangan untuk melarikan diri dari tempat yang penuh sesak itu, sedangkan satu orang melaporkan suatu aroma yang menyesakkan.

Pihak berwenang mengesampingkan kondisi berdesak-desakan sebagai penyebab kematian para remaja.

Sebagian besar korban, beberapa di antaranya masih berusia 13 tahun, ditemukan tewas di dalam bar terkenal di selatan kota East London.

17 remaja meninggal di dalam bar, sementara empat lainnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit. Korban terdiri dari 13 remaja putra dan delapan remaja putri.

31 lainnya dirawat di rumah sakit dengan gejala seperti sakit punggung, dada sesak, muntah dan sakit kepala, kata pihak berwenang. Sebagian besar telah dipulangkan hari Minggu, menyisakan dua orang di rumah sakit, kata mereka.

Korban tewas tidak menunjukkan tanda-tanda cedera, sehingga memicu spekulasi awal di kalangan pihak berwenang setempat dan para politikus bahwa peristiwa itu merupakan kasus minum-minuman keras di bawah umur yang berakhir tragis.

“Tapi kecurigaannya adalah bahwa kasus itu menyangkut sesuatu yang mereka telan melalui minuman, makanan, atau sesuatu yang mereka hirup,” kata Unathi Binqose, pejabat pemerintah di bidang keselamatan, kepada AFP.

Rincian baru muncul hari Senin (27/6) ketika para penyintas menyebut aroma tajam dan menyesakkan di bangunan dua lantai yang penuh sesak itu.

Sinovuyo Monyane, 19 tahun, yang dipekerjakan bar itu untuk mempromosikan sebuah merek minuman beralkohol, mengatakan dirinya masih “bingung” meski merasa beruntung masih hidup.

baca juga

Ia mengatakan, dirinya berjuang untuk melarikan diri lewat pintu yang terhalangi orang-orang.

“Kami mencoba bergerak melewati orang-orang, berteriak ‘tolong biarkan kami lewat,’ sementara yang lain ada yang berteriak ‘kami sekarat, teman-teman,’ dan ‘kami tercekik’ juga ‘ada yang tidak bisa bernapas’,” kisahnya kepada AFP.

“Saya pingsan saat itu. Saya kehabisan napas dan ada aroma tajam dari semacam semprotan di udara. Saya pikir itu semprotan merica,” katanya.

Ia kemudian siuman setelah seseorang menyemprotkan air padanya.

“Saya terbangun dan menyadari banyak tubuh bergelimpangan di sekitar saya. Saya lihat beberapa orang menyiramkan air, tapi tubuh-tubuh itu tidak bergerak sedikit pun,” katanya melalui sambungan telepon.

“Saya bisa saja mati.”

Salah seorang staf bar, Sifiso Promise Matinise, mengatakan kepada AFP bahwa dirinya memercikkan air ke orang-orang yang tak sadarkan diri untuk membangunkan mereka, karena berpikir mereka mabuk, sebelum akhirnya ia menyadari apa yang telah terjadi.

“Saya melihat dua orang ambruk, mereka tewas,” katanya.

Para penyelidik khusus dari Pretoria telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara, namun belum dilakukan penangkapan sejauh ini.

“Para penyelidik terus mencari kemungkinan petunjuk dan jawaban di Bar Enyobeni,” kata juru bicara kepolisian setempat, Thembinkosi Kinana.

Trauma

Banyak di antara korban yang diduga merupakan pelajar yang merayakan akhir ujian SMA mereka, kata pejabat setempat.

Autopsi tengah dilakukan untuk mencari tahu apakah kematian-kematian itu dapat dikaitkan dengan keracunan.

“Pemeriksaan post-mortem selesai tadi malam dan jenazah akan diserahkan kepada keluarga mereka hari ini,” kata Yonela Dekeda, juru bicara departemen kesehatan provinsi setempat.

Analisis forensik akan dilakukan pekan ini.

“Sampel diambil dan diterbangkan pagi ini ke Cape Town, di mana tes akan dilakukan,” kata Bingose.

Afrika Selatan mengizinkan penduduk berusia di atas 18 tahun untuk minum minuman keras.

Namun di bar-bar kota yang seringkali terletak bersebelahan dengan permukiman, aturan keselamatan dan undang-undang usia sah minum minuman beralkohol tidak selalu ditegakkan. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelewat Batas, Remaja Putri Aniaya Teman, Korban Hanya Pasrah

Kelewat Batas, Remaja Putri Aniaya Teman, Korban Hanya Pasrah

Hits | Selasa, 28 Juni 2022 | 13:45 WIB

Duh Meresahkan, Empat Sejoli Remaja Diduga Lakukan Tindakan Tak Senonoh di Kafe, Tuai Kecaman

Duh Meresahkan, Empat Sejoli Remaja Diduga Lakukan Tindakan Tak Senonoh di Kafe, Tuai Kecaman

Hits | Selasa, 28 Juni 2022 | 10:57 WIB

Seorang Remaja Dibacok Gerombolan Bermotor saat Pulang dari Masjid, Bupati Cianjur Buka Suara

Seorang Remaja Dibacok Gerombolan Bermotor saat Pulang dari Masjid, Bupati Cianjur Buka Suara

Jabar | Senin, 27 Juni 2022 | 20:21 WIB

Fenomena Self Critic, Remaja Insecure

Fenomena Self Critic, Remaja Insecure

Your Say | Senin, 27 Juni 2022 | 16:21 WIB

Anak Mulai Memasuki Usia Remaja? Ini Yang Harus Orang Tua Lakukan

Anak Mulai Memasuki Usia Remaja? Ini Yang Harus Orang Tua Lakukan

Mamagini | Senin, 27 Juni 2022 | 15:57 WIB

Dari Paula Verhoeven sampai Acha Septriasa, 5 Foto Jadul Bikin Artis Pernah Jadi Gadis Sampul

Dari Paula Verhoeven sampai Acha Septriasa, 5 Foto Jadul Bikin Artis Pernah Jadi Gadis Sampul

Banten | Senin, 27 Juni 2022 | 06:41 WIB

Remaja di Cianjur Diduga Diserang Geng Motor, Kepala Dibacok Sepulang Salat Magrib

Remaja di Cianjur Diduga Diserang Geng Motor, Kepala Dibacok Sepulang Salat Magrib

Bogor | Minggu, 26 Juni 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×