Istri Dede Fredy Sambut Baik Kesepakatan Uber dan Serikat Pekerja Transportasi Australia

Siswanto, ABC

Kamis, 30 Juni 2022 | 11:45 WIB
Istri Dede Fredy Sambut Baik Kesepakatan Uber dan Serikat Pekerja Transportasi Australia
Ilustrasi kecelakaan. [Envato Elements]

Di masa pandemi, Nyoman pun sempat dirumahkan dari pekerjaannya di hotel dan mengalami pemotongan gaji.

Karena itu, dia pulang ke kampung halamannya di pedesaan Bali untuk membantu orangtuanya yang bekerja sebagai petani sambil berjualan kue.

Nyoman berencana mengalokasikan dana kompensasi yang diterimanya untuk pendidikan Azka hingga selesai dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ia hingga kini masih mengenang mendiang suaminya yang berjuang merantau untuk keluarga mereka.

"Almarhum suami saya orang yang baik," sambil menambahkan bahwa Dede Fredy menginginkan Azka mengenyam pendidikan yang terbaik.

"Dia menyayangi anak kami dan memberikan dirinya untuk keluarga. Dia adalah bapak yang baik."

Kesepakatan melindungi hak pekerja ekonomi gig

Kejadian yang menimpa Dede tidak hanya dialaminya sendiri. Sepanjang tahun 2020, terdapat tujuh kecelakaan pengantar makanan yang bekerja di industri ekonomi gig.

Hal ini telah mendorong Serikat Pekerja Transportasi (TWU) Australia untuk mengadvokasikan hak-hak para pekerja tersebut.

Namun dilaporkan kemarin (29/06), Uber dan TWU sudah menandatangani kesepakatan yang menjadi "jaring pengaman" bagi pekerja ekonomi gig.

baca juga

Dalam perjanjian tersebut, dituturkan bagaimana kedua pihak akan menyepakati pendapatan minimum untuk pengemudi antar-jemput dan pengantar makanan.

Badan kolektif untuk mewakili pekerja ini pun akan dibentuk. Perjanjian ini juga akan dipakai sebagai mekanisme menyelesaikan perselisihan.

Direktur Utama Uber Australia Dom Taylor mengatakan perjanjian tersebut akan menciptakan keseimbangan bagi pekerja dalam hal fleksibilitas, selain memberikan perlindungan tambahan bagi pengemudi.

"Yang kami coba lakukan adalah meningkatkan kualitas kerja mandiri pengemudi antar-jemput dan pengemudi pesan-antar makanan online," ujarnya.

Michael Kane dari Serikat Pekerja Transportasi (TWU) mengatakan pekerja ekonomi gig sudah berkontribusi bagi perekonomian Australia sejak tahun 2011.

"Hukum kita sangat ketinggalan zaman. Jika Anda adalah seorang karyawan dan dikategorikan seperti itu, Anda seharusnya mendapatkan semua hak dari apa yang Anda bangun selama beberapa dekade," kata Kaine.

"[Tapi] jika Anda seorang kontraktor independen, terutama yang sangat bergantung pada entitas yang melibatkan Anda, Anda tidak mendapatkan hak dan ketentuan tersebut."

Istri Dede Fredy, Nyoman Suniarti merasa ini adalah perubahan yang menjanjikan.

"Bagus sekarang sudah diperhatikan dan pekerja lainnya sudah punya kesempatan untuk mendapat hak yang layak," kata Nyoman. 

Reformasi sistem

Keluarga mantan pekerja perusahaan Hungry Panda, Xiaojun Chen, minggu ini telah menerima kompensasi A$830.000, atau hampir 9 miliar rupiah, setelah pria berusia 43 tahun itu meninggal dunia saat bekerja di Sydney pada September 2020.

Xiaojun adalah tulang punggung keluarganya yang terdiri atas istri, dua orang anak, dan ayahnya yang berusia 75 tahun di China.

Kaine mengatakan kematian mereka menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk reformasi sistem.

Karena hingga saat ini, pekerja ekonomi gig tidak berhak atas tunjangan seperti upah minimum, kompensasi pekerja atau cuti sakit, karena dianggap kontraktor independen, bukan karyawan.

'Statement of Principles' atau pernyataan prinsip antara Uber dan TWU berisi kesepakatan keduanya untuk melobi pemerintah federal Australia secara langsung.

Mereka akan memperjuangkan reformasi undang-undang hubungan industrial di negara tersebut supaya melindungi para pekerja ekonomi gig.

Dom Taylor dari Uber berharap perubahan ini akan membawa pekerja ekonomi gig menuju ke arah yang lebih baik.

"Kita memiliki sistem hubungan industrial kuno yang menciptakan dikotomi [perbedaan] antara kontraktor dan karyawan," katanya.

"Fleksibilitas perlu ditukar dengan hal-hal seperti tunjangan dan perlindungan, dan menurut kami ini seharusnya tidak masalah."

Kaine setuju dan menambahkan bahwa "fleksibilitas adalah pilihan asli bagi pekerja dan bukan hanya kata kunci yang digunakan untuk menipu orang."

"Jika kita bisa sampai ke tempat di mana kita memiliki sistem yang mendukung pekerja … dan masih ada pilihan maka kita mendapatkan yang terbaik," katanya.

"Dan kita dapat memperbaharui sistem kita agar menguntungkan di masa depan."

Pemerintah federal yang baru dan pemerintah NSW telah menekankan perlunya reformasi hubungan industrial untuk melindungi pekerja ekonomi gig dengan lebih baik.

Sebagian dari artikel ini dirangkum dari laporan ABC News dalam bahasa Inggris dan laporan yang bisa dibaca di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermodal Catatan Kecil di Tas Makanan Pelanggan, Driver Uber Eats Berhasil Wujudkan Pernikahan Impian

Bermodal Catatan Kecil di Tas Makanan Pelanggan, Driver Uber Eats Berhasil Wujudkan Pernikahan Impian

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 13:59 WIB

4 Drama Korea Tahun 2022 yang Raih Rating Tinggi Sejak Episode Pertama, Ada Favoritmu?

4 Drama Korea Tahun 2022 yang Raih Rating Tinggi Sejak Episode Pertama, Ada Favoritmu?

Your Say | Kamis, 30 Juni 2022 | 11:48 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×