facebook

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Indonesia Anjlok, Petani Ramai-Ramai Jual Hasil Panen ke Malaysia

Farah Nabilla | Dita Alvinasari
Harga Tandan Buah Segar Sawit di Indonesia Anjlok, Petani Ramai-Ramai Jual Hasil Panen ke Malaysia
Sebuah truk mengangkut komoditi kelapa sawit di Ketapang, Kalimantan Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]

Dalam video ini tampak momen petani yang menjual sawitnya ke Malaysia dengan truk dan kapal.

Suara.com - Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Indonesia saat ini sedang anjlok. Hal ini begitu meresahkan para petani sawit di berbagai wilayah Indonesia.

Baru-baru ini beredar video yang merekam momen para petani yang menjual sawitnya ke negara tetangga, yaitu Malaysia.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @majeliskopi08 pada Sabtu (02/07/22). Akun Instagram ini mengunggah kolase video yang berisi momen petani yang sedang dalam proses mengirimkan sawit ke Malaysia.

Pada video pertama tampak beberapa truk pengangkut sawit yang sedang terhenti di sebuah jalan. Truk-truk tersebut membawa bergunung-gunung sawit yang telah di panen.

Baca Juga: Jokowi Diminta Tolak Israel Main di Piala Dunia U-20 Indonesia, Novel Bamukmin: Jangan Sampai Umat Islam Kepung Bandara

Petani jual sawit ke Malaysia (Instagram/ majeliskopi08)
Petani jual sawit ke Malaysia (Instagram/ majeliskopi08)

Dalam video ini, terdengar suara dari perekam video yang mengatakan bahwa dirinya sedang dalam perjalanan ke Malaysia untuk menjual sawit tersebut.

Pria ini juga menjelaskan bahwa dirinya begitu pusing menghadapi harga sawit yang begitu murah di Indonesia, sehingga ia memutuskan untuk menjualnya ke Malaysia.

Sawit-sawit ini akan dijual dengan harga Rp5.000,00. Sedangkan di Indonesia sendiri, harga sawit masih berada di nominal Rp1000,00 per lima biji.

"OTW Malaysia guys. Harga Rp5000,00. Pusing kepala, harga cuma Rp1000,00 dapat 5. Kita langsung ke Malaysia. Kita pusing pokoknya ke Malaysia," ujar perekam video.

Selanjutnya pada video kedua tampak pula momen ketika petani sedang mengirimkan sawit ke Malaysia menggunakan sebuah perahu.

Baca Juga: Dukung Jordi Amat, Syahrian Abimanyu: Level JDT di Atas Korsel dan Jepang

Terlihat beberapa perahu yang mengular di tengah sungai. Perahu-perahu tersebut membawa sawit-sawit yang telah dipanen. Sawit yang akan dijual ke Malaysia ini berjumlah 30 ton.

Komentar