facebook

Pemuda Ini Tikam Seorang Pria Lantaran Kepergok Asyik Berduaan dengan Kekasihnya di Kamar Hotel

Chandra Iswinarno
Pemuda Ini Tikam Seorang Pria Lantaran Kepergok Asyik Berduaan dengan Kekasihnya di Kamar Hotel
Pelaku MA saat digiring ke Mapolresta Kendari.(Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)

MA (17) nekat menikam Amrullah Asis Mide (20) di satu kamar hotel yang berada di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (5/7/2022).

Suara.com - Seorang pemuda berinisal MA (17) nekat menikam Amrullah Asis Mide (20) di satu kamar hotel yang berada di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (5/7/2022).

Penikaman dilakukan MA lantaran cemburu melihat Amrullah berada di dalam kamar hotel dengan kekasihnya berinisial DD. MA sendiri akhirnya berhasil ditangkap polisi di Desa Sabulakoa, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan setelah mendapat laporan penikaman tersebut.

Wakapolresta Kendari AKBP Saiful Mustofa membenarkan, jika penyebab penikaman akibat MA cemburu setelah mendapati kekasihnya berinsial DD sedang asyik berduaan dengan korban.

“Pelaku menikam korban karena cemburu setelah mendapati pacarnya sedang berduaan dengan korban di salah satu kamar di Hotel Big,” ungkap Saiful seperti dikutip Sultrakini.com-jaringan Suara.com pada Rabu (6/7/2022).

Ia menjelaskan, penikaman bermula ketika pelaku keluar dari kamar hotel sekira pukul 03.00 Wita, namun pacarnya masih berada di kamar tersebut. Kemudian pada pukul 06.00 Wita, pelaku kembali ke hotel dan mendapati pacarnya sedang berduaan dengan korban.

Baca Juga: Pemuda Malang Tewas Ditikam, Pelaku Minta Perlindungan Satpam Perumahan

“Sehingga terjadi pertengkaran antara korban dan pelaku di dalam kamar hotel itu. Saat itu pelaku langsung mencabut badik yang ia simpan pinggangnya dan langsung menikam korban pada bagian perut,” katanya.

Setelah peristiwa tersebut, pelaku langsung membawa pacarnya berinisial DD pergi meninggalkan hotel, sedangkan korban yang tengah terluka.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang tindak penganiyaan, dengan ancaman hukuman 2 tahun 6 bulan penjara. Sementara itu, korban mengalami tusukan di bagian dada dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Komentar