Waspada Lonjakan Mendadak! Polri Siapkan 161 Ribu Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 14:14 WIB
Waspada Lonjakan Mendadak! Polri Siapkan 161 Ribu Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
Ilustrasi mudik dengan motor (Gemini Studios).
Baca 10 detik
  • Potensi pergerakan masyarakat Lebaran 2026 diprediksi 143,9 juta orang, turun 1,75% dibanding tahun sebelumnya.
  • Polri menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, melibatkan 161.243 personel gabungan untuk pengamanan.
  • Operasi ini mencakup rekayasa lalu lintas serta pendirian 2.746 posko di berbagai objek vital nasional.

Suara.com - Potensi pergerakan masyarakat pada libur Lebaran Idulfitri 2026 diprediksi menurun dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap menggelar pengamanan besar-besaran melalui Operasi Ketupat 2026 untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran Idulfitri tahun ini mencapai 143,9 juta orang. Angka itu turun 2,57 juta orang atau 1,75 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

“Potensi pergerakan masyarakat di libur Lebaran 2026 sebesar 143,9 juta orang,” ujar Dedi usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional terkait Kesiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Meski terjadi penurunan, Dedi menegaskan Polri tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan aktual di lapangan.

“Kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realita pergerakan,” katanya.

Operasi Ketupat 2026 akan digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Prediksi arus mudik terbagi dalam dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, yang beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi. Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada 25–26 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Untuk menjamin kelancaran, Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa ganjil-genap, one way, contra-flow, dan delaying system. Buffer zone juga disiapkan di pelabuhan untuk mengurai kepadatan.

Selain itu, sebanyak 2.746 posko didirikan, terdiri atas 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu. Posko-posko tersebut akan mengamankan 185.608 objek, mulai dari tempat ibadah dan lokasi salat Id hingga terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, dan objek wisata.

Baca Juga: Operasi Ketupat 2026, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

"Polri juga memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik. Selain itu Polri mengoptimalkan layanan 110 sebagai hotline untuk layanan pengaduan, laporan tanggap darurat, dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat bila membutuhkan kepolisian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI