Siapa Abu Janda alias Permadi Arya? Pegiat Media Sosial Kerap Pancing Keramaian di Twitter

Farah Nabilla

Kamis, 07 Juli 2022 | 16:53 WIB
Siapa Abu Janda alias Permadi Arya? Pegiat Media Sosial Kerap Pancing Keramaian di Twitter
Potret Abu Janda [Twitter]

Baru-baru ini, nama Abu Janda kembali disebut-sebut di sosial media usai dirinya mengunggah video editan pidato Anies Baswedan mengenai ACT. Nama pegiat media sosial tersebut kembali hangat diperbincangkan dan mengundang berbagai macam perdebatan atas unggahannya tersebut. Lantas siapa Abu Janda sebenarnya?

Video yang diunggah oleh Abu Janda merupakan potongan dari video utuh yang tayang di kanal YouTube ACT pada 2 Mei 2020 lalu. Video tersebut diedit dan diunggah olehnya seolah-olah Anies bicara bahwa kerja-kerja ACT hanya demi keuntungan semata.

Berdasarkan keterangan dari Abu Janda, ia mendapatkan video tersebut di aplikasi WhatsApp. Video yang diunggah oleh Abu Janda jelas berbeda dari pernyataan utuh Anies yang ditayangkan kanal YouTube ACT.

Berikut pernyataan Anies di video yang diunggah oleh Abu Janda.

"Bahwa ACT menciptakan suatu sistem di mana mereka yang kekurangan memberikan kepada mereka yang berpunya, mereka yang membutuhkan memberikan kepada mereka yang berlebih, sistem ini merupakan sebuah pendekatan yang amat menarik dan ini adalah salah satu contoh inovasi profit tapi insyaallah this is always for benefit," demikian yang diucapkan Anies di video unggahan Abu Janda.

Sementara dalam video utuh di Youtube ACT, pernyataan Anies jauh berbeda dari video yang telah diedit. Berikut pernyataan utuh Anies dalam video unggahan ACT:

"Bahwa ACT langsung bertindak cepat, langsung bertindak tanggap, menciptakan suatu sistem di mana mereka yang berpunya, memberikan kepada mereka yang kekurangan. Mereka yang berlebih memberikan kepada mereka yang membutuhkan. Sistem ini merupakan sebuah pendekatan yang amat menarik. Karena bukan lewat negara, tapi lewat antarmasyarakat. Karena itu izinkan saya mengundang pada seluruh masyarakat Jakarta, Jakarta telah memberikan begitu banyak pada kita semua, kini saatnya kita memberikan kembali pada Jakarta," kata Anies.

"Saatnya kita mengembalikan sebagian yang kita dapat karena kita berada di kota ini. Sebagian membutuhkan dengan amat luar biasa. Karena itulah ketika program ini dipresentasikan beberapa hari yang lalu kami di Pemprov DKI. Bahwa ini kegiatan yang mulia harus didukung, harus dibesarkan dan seluruh masyarakat harus ikut mendukung program ini," ucap Anies.

Terkait ucapan Anies soal benefit di video milik ACT berbeda seratus delapan puluh derajat dengan unggahan Abu Janda. Berikut pernyataan utuh Anies soal benefit:

baca juga

"Dan saya berharap ACT teruskan prinsip-prinsip good governance yang selama ini dimiliki besarnya ACT adalah karena kepercayaan yang terjaga dengan amat baik, amanah yang dititipkan dari masyarakat yang jumlahnya ribuan, puluhan ribu, bahkan mungkin ratusan ribu, yang dititipkan pada ACT adalah amanah yang harus dijaga, alhamdulillah selama ini ACT telah berhasil menunjukkan itu karena itulah bertahan terus mereka yang telah membantu kembali lagi membantu karena yakin atas apa yang dikerjakan," kata Anies.

"Dan terus lah melakukan inovasi. Inovasi bukan hanya dalam kegiatan commercial for profit, inovasi juga dilakukan inovasi juga dilakukan di kegiatan sosial not for profit dan ini adalah salah satu contoh inovasi gerakan sosial not for profit, tapi insyaallah this is always for benefit for the people. Selalu memberikan manfaat kepada masyarakat," lanjut dia.

Lalu, siapakah Abu Janda tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Profil Abu Janda

Abu Janda memiliki nama lengkap Heddy Setya Permadi atau Permadi Arya. Abu Janda merupakan seorang pegiat media sosial asal Indonesia. 

Selain dikenal sebagai pegiat media sosial, Abu Janda juga merupakan seorang buzzer dan influencer dalam tim sukses pemenangan Jokowi pada Pilpres tahun 2019. 

Dari latar belakang pendidikan, Abu Janda diketahui pernah menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer Informatic It School Singapura pada April 1997 dan berhasil meraih gelar Sarjana Business & Finance University of Wolverhampton Inggris (1999).

Abu Janda pernah bekerja sebagai karyawan di berbagai perusahaan. Mulai dari perusahaan sekuritas, bank swasta hingga tambang batubara (1999-2015).

Pada tahun 2015, Abu Janda menjadi pegiat media sosial, dan baru full menjadi buzzer pada tahun 2017. Ia bergabung menjadi pegiat media sosial dan influencer tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019, pada tahun 2018.

Itulah profil Abu Janda yang juga punya nama lain Permadi Arya dan kerap memancing keramaian jagad maya Twitter.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Anies untuk Warga Citayam-Bojonggede di Stasiun BNI City: Jaga Kebersihan

Pesan Anies untuk Warga Citayam-Bojonggede di Stasiun BNI City: Jaga Kebersihan

Jakarta | Kamis, 07 Juli 2022 | 16:50 WIB

Tak Masalah Orang Nongkrong di Stasiun BNI City, Anies: Biarkan Mereka Menikmati

Tak Masalah Orang Nongkrong di Stasiun BNI City, Anies: Biarkan Mereka Menikmati

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 16:49 WIB

Anies: Bersejarah, Jakarta Punya Pedestrian Bawah Tanah Pertama di Indonesia

Anies: Bersejarah, Jakarta Punya Pedestrian Bawah Tanah Pertama di Indonesia

Jakarta | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:58 WIB

Dana Umat Mengalir ke Perusahaan Pendiri, Temuan PPATK Bisa jadi Bukti Permulaan Polisi Proses Kasus ACT

Dana Umat Mengalir ke Perusahaan Pendiri, Temuan PPATK Bisa jadi Bukti Permulaan Polisi Proses Kasus ACT

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:30 WIB

Tanggapi Fenomena Remaja SCBD, Anies: Bagian dari Demokratisasi Jalan

Tanggapi Fenomena Remaja SCBD, Anies: Bagian dari Demokratisasi Jalan

Jakarta | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:27 WIB

Belajar Kasus ACT Soal Dugaan Penyelewengan Bantuan, Gibran Minta Baznas Solo Transparan

Belajar Kasus ACT Soal Dugaan Penyelewengan Bantuan, Gibran Minta Baznas Solo Transparan

Surakarta | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:22 WIB

Anies Baswedan Sebut Fenomena Remaja 'SCBD' adalah Bagian Demokratisasi Jalan

Anies Baswedan Sebut Fenomena Remaja 'SCBD' adalah Bagian Demokratisasi Jalan

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 14:36 WIB

Ada Indikasi Pelanggaran, 5 Fakta Kemensos Cabut Izin ACT Kumpulkan Uang dan Barang

Ada Indikasi Pelanggaran, 5 Fakta Kemensos Cabut Izin ACT Kumpulkan Uang dan Barang

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 13:47 WIB

Kecewa Berat, Anak Mendag Minta Anies Blacklist ACT

Kecewa Berat, Anak Mendag Minta Anies Blacklist ACT

Selebtek | Kamis, 07 Juli 2022 | 13:28 WIB

Terkini

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

×