Enggan Maju Cagub pada 2024, MenPUPR Basuki Hadimuljono: Sudah 70 Tahun, Bos

Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 11 Juli 2022 | 15:54 WIB
Enggan Maju Cagub pada 2024, MenPUPR Basuki Hadimuljono: Sudah 70 Tahun, Bos
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Tol Lampung, Jumat (15/4/2022). [ANTARA]

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono langsung tegas membantah isu dirinya akan maju sebagai calon gubernur pada 2024 nanti. Basuki menegaskan kalau dirinya akan beristirahat mengingat faktor usianya yang sudah tidak muda lagi.

"Siapa? Gubernur apa? Astagfirullah," kata Basuki saat ditanya awak media di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/7/2022).

Basuki mengungkapkan kalau ia akan menginjak usia 70 tahun pada 2024 nanti. Sehingga untuk saat ini Basuki tidak memiliki rencana maju sebagai calon gubernur.

"Enggak saya sudah selesai, sudah 70 tahun, bos" tuturnya.

Basuki juga mengaku tidak memiliki ketertarikan untuk menjadi pengusaha jalan tol. Ia memilih untuk beristirahat ketika sudah selesai mengemban tugas menjadi menteri.

"Ya, mau apa lagi? Enggak ada bakat," jawabnya.

Enggan Bicara Soal KTA

Dalam kesempatan yang sama, Basuki juga ditanya perihal Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sempat menyebut kalau Basuki sudah mengantongi KTA partai berlambang banteng tersebut.

Saat ditanya perihal itu, Basuki enggan memberikan jawaban.

"Ndak komentar saya," ujar Basuki.

Kabar itu sempat disampaikan Hasto saat hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) kedua PDIP di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

"Pak Basuki beliau ber-KTA PDI Perjuangan," kata Hasto di sela-sela acara Rakernas kedua PDIP, Jakarta Selatan, Selasa.

Menurut Hasto, Basuki sebagai orang yang memiliki KTA, kerap menjalankan tugas-tugas membangun koneksitas Indonesia bagi kemajuan bangsa.

Ia menambahkan, memang Basuki memiliki hubungan yang dekat dengan PDIP. Terlebih Basuki merupakan menteri yang diusulkan Megawati dalam kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi sejak 2014.

"Lho dulu awal-awal pak Basuki yang mengusulkan bu Mega jadi menteri yang termasuk pertama pada 2014 yang diusulkan bu Mega itu Pak Basuki juga ibu Retno, sehingga sejak awal. Kalau ibu Mega memilih orang terbaik," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengembangan Lahan Istana Presiden di Ibu Kota Baru Akan Dilakukan Agustus 2022

Pengembangan Lahan Istana Presiden di Ibu Kota Baru Akan Dilakukan Agustus 2022

Bisnis | Jum'at, 08 Juli 2022 | 18:09 WIB

100 Ribu Orang Dari 172 Negara Bakal Datang ke Bali Saat Forum Air Dunia

100 Ribu Orang Dari 172 Negara Bakal Datang ke Bali Saat Forum Air Dunia

| Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:21 WIB

Gibran Diisukan Maju Di Pilgub DKI, Dasco : Kalau Benar, Gerindra Mungkin akan Dipertimbangkan

Gibran Diisukan Maju Di Pilgub DKI, Dasco : Kalau Benar, Gerindra Mungkin akan Dipertimbangkan

Jakarta | Senin, 04 Juli 2022 | 17:02 WIB

Bendungan Sepaku Semoi Bakal Cukupi Kebutuhan Air Baku di IKN Nusantara Sampai 2030 Nanti

Bendungan Sepaku Semoi Bakal Cukupi Kebutuhan Air Baku di IKN Nusantara Sampai 2030 Nanti

Kaltim | Senin, 27 Juni 2022 | 19:31 WIB

Kunjungan ke IKN Nusantara Kemarin, Jokowi Bawa Pemred Sejumlah Media, Basuki Hadimuljono: Ini Bukan Wacana

Kunjungan ke IKN Nusantara Kemarin, Jokowi Bawa Pemred Sejumlah Media, Basuki Hadimuljono: Ini Bukan Wacana

Kaltim | Jum'at, 24 Juni 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB