Siapakah Brigadir J yang Tewas dalam Kasus Polisi Tembak Polisi?

Farah Nabilla Suara.Com
Selasa, 12 Juli 2022 | 11:27 WIB
Siapakah Brigadir J yang Tewas dalam Kasus Polisi Tembak Polisi?
Ilustrasi penembakan. [Antara]

Suara.com - Kasus penembakan antar polisi yang mengakibatkan satu nyawa menghebohkan publik. Brigadir J salah satu pengawal Irjen Ferdy Sambo kehilangan nyawanya setelah melakukan aksi tembak menembak dengan Bharada E di rumah dinas Irjen Pol. Ferdy Sambo pada Jumat (8/7) di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan Pukul 17.00 WIB. Siapakah Brigadir J?

Hingga kini Divisi Propam Polri masih mendalami kasus penembakan antar kedua polisi tersebut, sedangkan peristiwa pidananya tengah ditangani oleh Kepolisian Resor Jakarta Sealatan.

Saat ini jenazah Brigadir J telah dipulangkan kerumah orangtuanya di Jambi untuk dimakamkan.

Siapakah Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat yang tewas ditembak koleganya?

Profil Yosua Hutabarat alias Brigadir J

Brigadir Yosua Hutabarat alias J merupakan warga asli Jambi yang tinggal di Kecamatan Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Brigjen Yosua pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Jambi tahun 2012. Ia juga pernah menjadi anggota Brimob Polri.

Sudah dua tahun Brigjen Yosua menjadi pengawal Kadiv Propam Mabes Polri yang saat ini dijabat Irjen Pol Ferdy Sambo.

Pihak keluarga Brigadir J, Rohani Simanjuntak mengungkapkan jika jenazah almarhum telah tiba di Jambi pada Sabtu (9/7) kemarin.

Baca Juga: Kronologi Polisi Tembak Polisi di Duren Tiga

Pihak keluarga saat ini masih menunggu kronologi kejadian sebenarnya dari pihak polisi. Menurut Rohani, pihak keluarga hanya ingin mengetahui apa motif dari penembakan tersebut.

"Sampai saat ini, kita gak tahu apa permasalahannya pak, siapa pelakunya. Mereka cuman bilang kalau pelakunya sudah diamankan di Mabes," katanya.

Ketika almarhum tiba di Bandara, ia dan keluarganya yang menyambut kedatangan jenazah Brigjen Yosua sampai tiba dirumahnya. Karena orangtua Brigjen Yosua sedang tidak ada dirumah.

Awalnya pihak keluarga dilarang untuk melihat kondisi tubuh korban, karena penasaran dan bersikukuh, akhirnya ibu korban melihat kondisi anaknya sebelum dimakamkan yang penuh dengan luka.

"Ya awalnya gak dibolehin, tapi ibunya bilang mau lihat kondisi anaknya bagaimana," jelasnya.

Dari pengamatan pihak keluarga, terdapat 4 luka tembak yakni dua luka tembak di dada, 1 luka tembak di tangan dan 1 luka tembak di leher anggota Brimob tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI