Kampanyekan Anak Lewat Bagi-bagi Minyak Goreng, PAN Bela Mendag Zulhas: Tentu Tidak Salah, Jangan Disalahtafsirkan

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 12 Juli 2022 | 18:35 WIB
Kampanyekan Anak Lewat Bagi-bagi Minyak Goreng, PAN Bela Mendag Zulhas: Tentu Tidak Salah, Jangan Disalahtafsirkan
Kampanyekan Anak Lewat Bagi-bagi Minyak Goreng, PAN Bela Mendag Zulhas: Tentu Tidak Salah, Jangan Disalahtafsirkan. [Dok. Biro Humas Kemendag]

Suara.com - Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, tetap bersikeras bahwa apa yang dilakukan ketua umum partainya yakni Zulkifli Hasan (Zulhas) tidak lah salah. Menurutnya, sejumlah pihak di media sosial telah salah menafsirkan.

Pernyataan Saleh tersebut menanggapi ramainya video yang memperlihatkan Zulhas sedang membagi-bagikan minyak goreng sekaligus mempromosikan anaknya agar dipilih di Pemilu mendatang.

Saleh menjelaskan, partainya memang menggelar acara di Lampung bertajuk PANsar Murah. Dalam acara tersebut menurutnya kebetulan dilaksanakan pembagian minyak goreng murah, 'minyakita', besutan Kementerian Perdagangan.

"Karena ini adalah kegiatan partai, pengadaan minyak goreng tersebut dilakukan secara swadaya. Artinya, pengurus partai dan caleg PAN yang membelinya kepada distributor. Lalu, dibagikan kepada masyarakat secara gratis," kata Saleh kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (Dok: DPR)
Saleh Partaonan Daulay. (Dok: DPR)

Menurutnya, seharusnya kegiatan yang dilaksanakan partainya tersebut harus diapresiasi. Apalagi, ia mengklaim hal itu untuk membantu masyarakat.

"Sekaligus menunjukkan kalau pemerintah mampu menurunkan harga minyak goreng. Sementara kita tahu bahwa persoalan minyak goreng telah banyak menyusahkan masyarakat, terutama ibu-ibu," tuturnya.

Terkait dengan kehadiran Zulhas, kata dia, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai. Sambil menjelaskan soal pencapainnya sebagai Mendag, Saleh menilai tak ada salah jika saat bersamaan meminta masyarakat memilih calon anggota legislatif dari PAN terlebih anaknya sendiri.

"Ada kesempatan baik bertemu dengan masyarakat. Disampaikanlah soal penurunan harga minyak goreng. Tentu tidak salah, jika pada saat yang sama beliau meminta agar memilih caleg PAN. Dengan begitu, ada kesinambungan program dan perjuangan bagi kepentingan masyarakat," tuturnya.

Lebih lanjut, Saleh menyampaikan, ada pihak-pihak yang salah paham dan salah menafsirkan soal kegaiatan tersebut di media sosial.

"Jangan malah disalahtafsirkan. Saya melihat, di medsos malah ada yang memahaminya dari sudut yang tidak tepat," ujarnya.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bagi-bagi minyak goreng gratis sambil kampanyekan anak, Futri Zulya Savitri, di Bandar Lampung. (Instagram/@majeliskopi08)
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bagi-bagi minyak goreng gratis sambil kampanyekan anak, Futri Zulya Savitri, di Bandar Lampung. (Instagram/@majeliskopi08)

Adapun Saleh meyakini masyarakat justru mengerti apa pesan yang ingin disampaikan oleh PAN terutama Zulhas dalam konteks acara tersebut.

"Tapi kami percaya, bahwa masyarakat luas mengerti betul apa pesan, semangat, dan tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan," tandasnya.

Kampanyekan Anak

Sebelumnya, sosok Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kembali menjadi sorotan warganet. Masih berhubungan dengan urusan minyak goreng, namun kali ini terkait dengan kampanye yang dilakukan di Bandar Lampung.

Pasalnya Zulhas terlihat membagikan minyak goreng gratis untuk ibu-ibu, yang ternyata dibumbui dengan permintaan supaya mereka memilih anaknya, yakni Futri Zulya Savitri.

Hal ini seperti terlihat pada video unggahan akun Instagram @majeliskopi08. Mengutip keterangan pengunggah video, kampanye berbonus minyak goreng gratis itu ternyata terjadi pada Sabtu (9/7/2022) kemarin.

"Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau Pan-sar murah Minyak Goreng yang diselenggarakan Partai PAN di Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung," tulis @majeliskopi08, dikutip Suara.com, Senin (11/7/2022).

Adapun yang dibagikan pada kesempatan itu adalah minyak goreng dengan merek MinyaKita besutan Kementerian Perdagangan. Dari semula dijual seharga Rp 10.000 per 2 liter, Zulhas lalu meminta ibu-ibu untuk menyimpan saja uangnya karena akan dibayari oleh putrinya.

"10 ribu dapetnya 2 liter... Uangnya dikantongi aja, dikantongi, 10 ribu tuh yang nanggung Futri tuh... Futri," ungkap Ketua Umum PAN tersebut, lalu mempersilakan anaknya untuk menunjukkan diri di hadapan ibu-ibu yang hadir.

Tentu saja pernyataan Zulhas ini langsung disambut dengan tepuk tangan meriah oleh ibu-ibu yang hadir. "Kasih uangnya.. kasih Fut sama tuan rumah," titah Zulhas lebih lanjut.

"Hadirin.. diterima dari Mbak Futri... Tepuk tangan dulu ibu-ibu, gratis!" sambung Zulhas yang lagi-lagi disambut meriah oleh para hadirin. "Tapi nanti milih Futri ya? Oke?"

Poin itulah yang menjadi sorotan publik, apalagi karena minyak goreng gratis seberat 2 liter itu bukan satu-satunya yang dijanjikan untuk ibu-ibu bila memilih anaknya. Zulhas rupanya juga berjanji pasar-pasar murah semacam ini akan diadakan 2 bulan sekali jika warga setempat memilih putrinya.

"Nah, kalau milih Futri entar tiap 2 bulan ada deh ginian," ucap Zulhas memberi iming-iming. "Cocok nggak? Cocok..."

Potongan video ini yang menuai sorotan publik, apalagi karena Zulhas yang saat ini menjabat sebagai Mendag menggantikan Muhammad Lutfi dan berurusan sangat erat dengan distribusi minyak goreng di pasaran.

"Bisa aja nih tehniknya," sindir warganet.

"Uangnya ambil... minyaknya ambil... Pilihan terserah individu... jangan salah PILIH... CERDAS lah saat memilih!!!" usul warganet.

"Ngga usah terima suap berapapun itu, sayang banget sengsara ya sampe berapa periode," ujar warganet.

"Gak jelas batasnya : apakah ini job mentri atau job ketum PAN atau jurkam anaknya... begitulah pejabat RI," komentar warganet.

"Lah jadi bahan buat kampanye," kata warganet lain.

"Nepotisme yang terang-terangan," timpal yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Zulkifli Hasan Ajak Warga Lampung Pilih Anaknya, Presiden Jokowi: Paling Penting Urus Harga Minyak Goreng

Viral Video Zulkifli Hasan Ajak Warga Lampung Pilih Anaknya, Presiden Jokowi: Paling Penting Urus Harga Minyak Goreng

Kalbar | Selasa, 12 Juli 2022 | 17:41 WIB

Sebut Penggunaan PeduliLindungi Untuk Beli Minyak Goreng Tidak Mudah, Mendag Zulkifli Hasan: Cukup Tunjukkan KTP

Sebut Penggunaan PeduliLindungi Untuk Beli Minyak Goreng Tidak Mudah, Mendag Zulkifli Hasan: Cukup Tunjukkan KTP

Bekaci | Selasa, 12 Juli 2022 | 16:46 WIB

Mendag Zulkifli Hasan Klaim Ketersediaan dan Harga Pangan Mulai Stabil

Mendag Zulkifli Hasan Klaim Ketersediaan dan Harga Pangan Mulai Stabil

Riau | Selasa, 12 Juli 2022 | 17:10 WIB

Bagi-bagi Migor Gratis Sambil Kampanyekan Anak, Menteri Zulkifli Hasan Disentil Anggota DPR: Tidak Mendidik!

Bagi-bagi Migor Gratis Sambil Kampanyekan Anak, Menteri Zulkifli Hasan Disentil Anggota DPR: Tidak Mendidik!

Sumbar | Selasa, 12 Juli 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB