Deretan Kontroversi Presiden Sri Lanka, Kini Malah Kabur ke Maldives di Tengah Krisis

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 13 Juli 2022 | 17:27 WIB
Deretan Kontroversi Presiden Sri Lanka, Kini Malah Kabur ke Maldives di Tengah Krisis
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa sebelum dilantik pada Senin (18/11/2019) waktu setempat. (Foto: AFP)

Suara.com - Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa kerap menuai kontroversi publik sepanjang karier politiknya. Bahkan baru-baru ini, ia disebut kabur dari negaranya. Alih-alih turut bersama rakyatnya di tengah krisis, presiden Rajapaksa kabur ke Maldives bersama istrinya. 

Kini, tinggal sosok PM Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe seorang diri yang meredam krisis ekonomi dan protes publik di negaranya.

Lantas, seperti apa rekam jejak kontroversial Presiden Sri Lanka yang kini tengah menjabat? Berikut deretan kontroversi Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa.

1. Keluarganya dinilai memonopoli pemerintahan dengan dinasti Rajapaksa

Meski Sri Lanka kini merupakan republik demokratis, keluarga Rajapaksa menjadi aktor utama yang menguasai lini pemerintahan selama bertahun-tahun.

Gotabaya yang kini menjabat sebagai presiden Sri Lanka merupakan anggota keluarga Rajapaksa yang mendirikan politik dinasti di negara tersebut.

Sebelum Gotabaya menjabat sebagai presiden, ia merupakan Menteri Pertahanan dan Pembangunan Kota Sri Lanka saat kakak kandungnya, Mahinda Rajapaksa menjabat sebagai presiden selama sepuluh tahun.

Ayahnya, D.A Rajapaksa juga memiliki jabatan prestisius di masa lalu yakni  wakil juru bicara Menteri Pertanian Sri Lanka di masa pemerintahan Wijeyananda Dahanayake.

Selain Mahinda, saudara kandung Gotabaya yakni Basil Rajapaksa dan Chamal Rajapaksa merupakan anggota parlemen Sri Lanka.

baca juga

2. Mencanangkan kebijakan kontroversial

Rakyat Sri Lanka menilai bahwa krisis yang menimpa negara mereka berangsur-angsur terjadi lantaran pemerintahan 'dinasti' Rajapaksa.

Beberapa kebijakan kontroversial yang diterapkan oleh Mahinda dan Gotabaya semasa menjadi presiden dinilai merugikan rakyat. Beberapa di antaranya, yakni pelarangan penggunaan pupuk kimia yang menurunkan hasil pertanian.

Padahal, kala itu rakyat sedang berimbas pandemi dan tidak bisa mengandalkan sektor pariwisata, sehingga mata pencaharian utama rakyat beralih ke pertanian. Pemerintah akhirnya menunda kebijakan tersebut.

Tidak berhenti di situ, cadangan devisa negara menyusut pada masa pemerintahan 'dinasti' Rajapaksa. Sehingga, impor bahan bakar, makanan, serta obat-obatan terbatas.

Pembatasan tersebut membuat krisis kelangkaan bahan bakar di Sri Lanka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Lanka Gagal Bayar Utang, Pengamat: Harus Jadi Pelajaran bagi Indonesia

Sri Lanka Gagal Bayar Utang, Pengamat: Harus Jadi Pelajaran bagi Indonesia

Jogja | Rabu, 13 Juli 2022 | 16:38 WIB

Pengamat: 3 Langkah Ekonomi Ini Bisa Selamatkan Indonesia Dari Krisis Sri Lanka

Pengamat: 3 Langkah Ekonomi Ini Bisa Selamatkan Indonesia Dari Krisis Sri Lanka

Sumsel | Rabu, 13 Juli 2022 | 16:26 WIB

Situasi Terkini Sri Lanka Usai Ditinggal Kabur Presiden Rajapaksa ke Maldives

Situasi Terkini Sri Lanka Usai Ditinggal Kabur Presiden Rajapaksa ke Maldives

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 15:13 WIB

Kacau, 5 Fakta Presiden Sri Lanka Sukses Melarikan Diri ke Maldives

Kacau, 5 Fakta Presiden Sri Lanka Sukses Melarikan Diri ke Maldives

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:59 WIB

Siapa yang akan Menggantikan Presiden Gotabaya Rajapaksa?

Siapa yang akan Menggantikan Presiden Gotabaya Rajapaksa?

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:39 WIB

Terkini

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 13:19 WIB

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:18 WIB

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:17 WIB

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

×