Presiden Sementara Sri Lanka Perintahkan Militer Melakukan Apapun untuk Memulihkan Ketertiban

SiswantoABC Suara.Com
Kamis, 14 Juli 2022 | 15:26 WIB
Presiden Sementara Sri Lanka Perintahkan Militer Melakukan Apapun untuk Memulihkan Ketertiban
Ribuan warga Sri Lanka gelar aksi demo di kantor Presiden. (Foto: AFP)

Suara.com - Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe memerintahkan militer untuk melakukan "apa pun yang diperlukan demi memulihkan ketertiban" setelah pengunjuk rasa menyerbu kantornya menuntut agar dia mengundurkan diri.

Dia ditunjuk sebagai penjabat presiden oleh Presiden Gotabaya Rajapaksa, yang melarikan diri ke Maladewa pada Rabu (13/07), waktu setempat.

Keputusan untuk meninggalkan PM Wickremesinghe sebagai penanggung jawab telah memicu protes lebih lanjut di negara kepulauan itu, yang selama berbulan-bulan telah dicengkeram oleh krisis ekonomi yang telah memicu kekurangan parah makanan dan bahan bakar.

Baik Presiden Sri Lanka dan perdana menteri telah sepakat pada pekan lalu untuk mengundurkan diri setelah pengunjuk rasa menyerbu rumah mereka dan membakar sebuah bangunan.

Namun, keduanya tidak secara resmi mengundurkan diri dan Wickremesinghe muncul di televisi pada hari Rabu (13/07) untuk menegaskan kembali bahwa dia tidak akan pergi sampai pemerintahan baru terbentuk. Namun, ia mendesak Ketua parlemen untuk menemukan perdana menteri baru yang disetujui baik oleh pemerintah maupun pemerintah oposisi.

Tidak jelas kapan itu akan terwujud, karena pihak oposisi dalam keadaan terpecah.

Dalam penampilan televisinya, Wickremesinghe mengatakan dia membentuk komite polisi dan kepala militer untuk memulihkan ketertiban.

Mereka yang ingin Wickremesinghe mengundurkan diri telah mengantisipasi bahwa dia akan dipilih sebagai penjabat presiden.

Mereka berkumpul di luar kompleks kantornya pada hari Rabu (13/07), dan beberapa memanjat temboknya.

Baca Juga: Bagaimana Hari yang Dramatis dan Bersejarah di Sri Lanka Bergulir?

Kerumunan besar meneriakkan dukungannya untuk orang-orang yang menyerbu masuk dan melemparkan botol-botol air kepada mereka.

"Kami mau keduanya ... untuk pulang," kata Supun Eranga, seorang pegawai negeri di antara kerumunan itu.

"Ranil tidak bisa memenuhi apa yang dia janjikan selama dua bulan, jadi dia harus berhenti. Yang Ranil lakukan hanyalah mencoba melindungi Rajapaksa."

Polisi awalnya menggunakan gas air mata untuk mencoba membubarkan para pengunjuk rasa di luar kantor Perdana Menteri, tetapi gagal, dan lebih banyak lagi orang yang berbondong-bondong menuju komplek kantor itu.

Akhirnya, pasukan keamanan tampaknya menyerah, dengan beberapa mundur dari daerah itu dan yang lain hanya berdiri di sekitar komplek yang dikuasai massa.

Di dalam gedung, suasananya gegap gempita, saat sejumlah orang berbaring di sofa yang mewah, menonton TV, dan berpura-pura rapat di ruang konferensi berpanel kayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI