Kerja Sama Menjaga Ketahanan Pangan di Jakarta

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 15:18 WIB
Kerja Sama Menjaga Ketahanan Pangan di Jakarta
Panen Padi Bersama di DKI Jakarta. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Suara.com - Dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Jakarta, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta menjalankan berbagai program strategis. Salah satu penjabaran dari program-program strategis tersebut adalah Kegiatan Panen Padi Bersama.  

Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan dan apresiasi Pemprov DKI kepada para petani di Jakarta. Karena itu, baru-baru ini diadakan kegiatan panen padi bersama di Rorotan, Jakarta Utara. Pada kesempatan itu, diselenggarakan juga Pameran Produk Tani yang tergabung dalam Jakpreneur berupa beras, telur asin, dan aneka minuman.

“Padi yang dipanen merupakan varietas Ciherang yang ditanam oleh Kelompok Tani Maju Bersama di Rorotan, Jakarta Utara. Adapun total luas panen kurang lebih 32 hektare, dengan potensi produksi mencapai 208 ton. Hasil panen padi sebagian akan dijual kepada PT Food Station Tjipinang Jaya berupa gabah kering panen sejumlah 8 ton,” kata Suharini.

Pengiriman gabah kering panen. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)
Pengiriman gabah kering panen. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Suharini menjelaskan, untuk mekanisme pemenuhan pasokan pangan yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, yakni antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). OPD bertugas untuk menghitung kebutuhan pangan dan menciptakan program kerja, sedangkan BUMD menyediakan bahan pangan.

“BUMD memiliki peran penyediaan pangan dan pendistribusian pangan. Penyediaan pangan dilakukan dengan kerja sama antardaerah. Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh BUMD antara lain contract farming, standby buyer, pembiayaan kemitraan, maklon produksi, dan sistem resi gudang. BUMD juga bekerja sama dengan BUMN maupun pihak swasta,” ucap Suharini.

Ia menuturkan, ada beberapa daerah penghasil beras yang telah melakukan MoU dengan Jakarta untuk mendukung ketersediaan beras berkualitas bagi warga Jakarta. Kerja sama bussines to bussines (B2B) antardaerah dengan BUMD pangan, yakni PT Food Station Tjipinang Jaya, untuk komoditas beras dengan berbagai provinsi di Indonesia, di antaranya Sumatra Barat (Solok), Jawa Barat (Karawang), Jawa Tengah (Cilacap). Selain beras, Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD pangannya (PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, dan Perumda Dharma Jaya) juga telah melaksanakan kerja sama pengadaan pangan dengan daerah lain untuk komoditas telur ayam seperti Jawa Timur (Blitar) dan Banten (Serang), cabai di antaranya Jawa Barat (Subang) dan Magelang (Jawa Tengah), bawang merah misalnya Yogyakarta, serta daging ayam contohnya Lampung dan Nusa Tenggara Timur.

Distribusi beras di DKI Jakarta. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)
Distribusi beras di DKI Jakarta. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Menurut Suharini, kerja sama yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dapat lebih mendorong kesejahteraan petani melalui kepastian harga dan kepastian pasar (kepastian pembelian produk petani). Harga disepakati bersama oleh para pihak di awal kerja sama, sehingga para pihak memiliki kewajiban mengikat yang harus dipenuhi. 

“Pemprov melalui PT Food Station Tjipinang Jaya juga memiliki program peningkatan kesejahteraan petani dan pemenuhan pasokan bahan baku, dengan memotong rantai pasok melalui pembiayaan sarana produksi, pendampingan mutu benih dan cara budi daya, serta penambahan teknologi budi daya untuk peningkatan produksi,” terangnya.

Sementara itu, untuk pengawasan mutu pangan, Pemprov DKI melalui dua tahap. Pertama, pengawasan keamanan pangan sebelum diedarkan (pre-market). Ini merupakan mekanisme pengawasan terhadap keamanan pangan yang dilakukan sebelum pangan diedarkan kepada konsumen akhir (saat produksi, panen, grading dan packing).  Kedua, pengawasan keamanan pangan di peredaran (post-market). Ini merupakan mekanisme pengawasan terhadap pangan yang ada di peredaran (pasar tradisional, pasar induk, serta pasar retail modern).

Suharini mengungkapkan, kegiatan pengawasan pangan terpadu merupakan pengawasan post-market dengan cara mengambil sampel komoditas pertanian (beras, buah-buahan, sayur), peternakan (ayam, daging sapi), dan perikanan (produk segar, produk olahan), kemudian diuji dengan metode uji cepat (rapid test). Parameter uji adalah formalin, klorin, residu pestisida, serta kebusukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Zulkifli Hasan: Pemerintah Sungguh-sungguh Antisipasi Krisis Pangan dan Energi

Mendag Zulkifli Hasan: Pemerintah Sungguh-sungguh Antisipasi Krisis Pangan dan Energi

News | Senin, 18 Juli 2022 | 14:28 WIB

Pemerintah Alokasikan Anggaran 25 Triliun untuk Subsidi Pupuk 16 Juta Petani

Pemerintah Alokasikan Anggaran 25 Triliun untuk Subsidi Pupuk 16 Juta Petani

Foto | Senin, 18 Juli 2022 | 09:00 WIB

Beban Negara Miskin Kian Berat karena Inflasi, IMF Temui Jokowi untuk Sampaikan Ini

Beban Negara Miskin Kian Berat karena Inflasi, IMF Temui Jokowi untuk Sampaikan Ini

| Minggu, 17 Juli 2022 | 21:57 WIB

Megawati Yakin Indonesia Bisa Hadir Sebagai Lumbung Pangan Dunia

Megawati Yakin Indonesia Bisa Hadir Sebagai Lumbung Pangan Dunia

| Minggu, 17 Juli 2022 | 21:27 WIB

Sedang Menghantui Dunia, Megawati: Kita Berharap Indonesia Terhindar dari Ancaman Krisis Pangan

Sedang Menghantui Dunia, Megawati: Kita Berharap Indonesia Terhindar dari Ancaman Krisis Pangan

News | Minggu, 17 Juli 2022 | 21:09 WIB

Kerap Ditunda, Akhirnya Pemprov DKI Pastikan Grand Launching JIS Digelar 24 Juli

Kerap Ditunda, Akhirnya Pemprov DKI Pastikan Grand Launching JIS Digelar 24 Juli

News | Minggu, 17 Juli 2022 | 12:06 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB