Penerbangan BDJ 1 Ditunda, Dua Kloter Jemaah Haji Ini Bakal Kena Imbas

Rifan Aditya, Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 25 Juli 2022 | 07:37 WIB
Penerbangan BDJ 1 Ditunda, Dua Kloter Jemaah Haji Ini Bakal Kena Imbas
Pengendali Teknis Layanan Haji Dalam Negeri PPIH Arab Saudi, Saiful Mujab (kiri) Jeddah, Arab Saudi, Minggu (24/7/2022). (Dok MCH 2022)

Suara.com - Keterlambatan penerbangan Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji kloter Banjarmasin BDJ 1 berimbas ke kloter lain. Dua kloter yang kena imbas yakni BDJ 2 dan BDJ 3.

Pernyataan terkait ditundanya kepulangan jemaah haji 2022 tersebut disampaikan oleh Pengendali Teknis Layanan Haji Dalam Negeri PPIH Arab Saudi, Saiful Mujab, saat ditemui tim Media Center Haji di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (24/7/2022).

"Iya, (kloter) pertama, ke-dua, dan ke-tiga. Insya Allah kalau ke-empat sudah sesuai dengan waktu dan jadwal yang sudah kita sepakati dan semoga ini adalah hanya tiga (kloter) itu," ujar Saiful Mujab.

Menurut Saiful Mujab, keterlambatan dua kloter ke depan merupakan sebuah keniscayaan. Ini merupakan efek domino yang panjang sebagai imbas dari keterlambatan BDJ 1.

Kendati begitu, pihak PPIH dan Garuda Indonesia sudah merumuskan langkah-langkah untuk mengantisipasinya. Nantinya kloter BDJ 3 diangkut menggunakan pesawat berbeda untuk menghindari keterlambatan lagi.

"Jadi (keterlambatan) dua kloter ini tidak bisa dihindarkan bahwa akan terjadi delay kurang lebih 24 jam ya. Terus yang satu sekitar setengah hari, yang ketiga nanti akan menggunakan pesawat berbeda untuk menghindari keterlambatan lagi," kata Saiful Mujab.

Terkait akomodasi jemaah, seluruh akomodasi penginapan dan konsumsi ditanggung oleh pihak Garuda Indonesia. Saat ini, kloter BDJ 1 sudah disebar di 4 hotel di Jeddah.

"Semua jemaah sudah masuk di hotel sudah istirahat dan Insya Allah besok take off sekitar jam 12-an. Jadi sebelum jam 12, (jemaah) akan didorong ke Bandara Jeddah," terang Saiful Mujab.

Sementara, pendorongan dua kloter, BDJ 2 dan BDJ 3, di Makkah ke Bandara Jeddah bakal direm. Ritme waktu pendorongan bakal diatur sesuai dengan waktu yang disepakati oleh pihak Garuda.

baca juga

"Dua kloter di Makkah juga akan kita rem pendorongan untuk ke bandara dengan ritme waktu yang disepakati pihak Garuda. Dua kloter berikutnya direm dan diinapkan di Jeddah," ujar Saiful Mujab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Senin 25 Juli 2022

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Senin 25 Juli 2022

News | Senin, 25 Juli 2022 | 07:31 WIB

Ini Penyebab Penundaan Penerbangan GA 8201 yang Mengangkut Kloter BDJ 1

Ini Penyebab Penundaan Penerbangan GA 8201 yang Mengangkut Kloter BDJ 1

News | Minggu, 24 Juli 2022 | 22:53 WIB

Penerbangan Diundur, Jemaah BDJ 1: Alhamdulillah Bisa Tidur Sama Istri

Penerbangan Diundur, Jemaah BDJ 1: Alhamdulillah Bisa Tidur Sama Istri

News | Minggu, 24 Juli 2022 | 22:21 WIB

Terkini

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:00 WIB

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:59 WIB

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 11:56 WIB

Petinggi Iran Diizinkan Injak Kaki di Amerika, Siap ke Sidang Umum PBB

Petinggi Iran Diizinkan Injak Kaki di Amerika, Siap ke Sidang Umum PBB

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:50 WIB

5 Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah Rp1 Jutaan, Kapasitas Besar dan Hemat Tempat

5 Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah Rp1 Jutaan, Kapasitas Besar dan Hemat Tempat

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:45 WIB

AS Tolak Kasih VISA, Presiden Palestina Tetap Pidato di Majelis Umum PBB

AS Tolak Kasih VISA, Presiden Palestina Tetap Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:41 WIB

Cara Menghilangkan Lumut di Tangki Dispenser Tanpa Bongkar Mesin

Cara Menghilangkan Lumut di Tangki Dispenser Tanpa Bongkar Mesin

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:40 WIB

Berapa Biaya Vasektomi? KB Permanen yang Dilakukan Suami Siti Badriah demi sang Istri

Berapa Biaya Vasektomi? KB Permanen yang Dilakukan Suami Siti Badriah demi sang Istri

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 11:40 WIB

7 Weton yang Pantang Menyerah dan Selalu Dapat Jalan Rezeki Tak Terduga

7 Weton yang Pantang Menyerah dan Selalu Dapat Jalan Rezeki Tak Terduga

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:40 WIB

DPRD DKI Wanti-wanti: Biaya Penataan Kabel Udara Jakarta Jangan Dibebankan ke Masyarakat

DPRD DKI Wanti-wanti: Biaya Penataan Kabel Udara Jakarta Jangan Dibebankan ke Masyarakat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:40 WIB

×