AS Dan Taliban Gelar Perundingan Di Uzbekistan

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 26 Juli 2022 | 10:10 WIB
AS Dan Taliban Gelar Perundingan Di Uzbekistan
Delegasi Taliban saat perundingan di Doha, Qatar. (Foto: AFP)

Suara.com - Pekan ini Uzbekistan menjadi tuan rumah para delegasi dari lebih dari 20 negara dan organisasi-organisasi internasional dalam sebuah konferensi mengenai Afghanistan, di mana utusan-utusan dari pemerintahan Taliban yang menguasai negara yang dilanda perang itu, serta utusan-utusan dari AS, menjadi pesertanya.

Konferensi internasional yang diselenggarakan selama dua hari – Senin dan Rabu – di ibu kota Uzbekistan, Tashkent, itu diselenggarakan ketika Taliban bersiap menandai satu tahun pemerintahannya di Afghanistan. Meski demikian, belum ada negara yang mengakui pemerintahan garis keras kelompok tersebut, yang hanya berisi pejabat laki-laki, akibat masalah hak asasi manusia dan terorisme yang melilitnya.

“Tujuan utama konferensi ini yaitu untuk menggabungkan seluruh upaya internasional untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan dengan memberikan bantuan darurat yang efektif kepada rakyat Afghanistan dan mengambil langkah-langkah politis dan ekonomi di tingkat internasional,” kata Javlon Vakhabov, duta besar Uzbekistan untuk AS, kepada VOA.

“Tujuan lainnya adalah membangun dialog yang efektif dari komunitas internasional serta mengembangkan posisi terkonsolidasi dalam perang melawan terorisme internasional,” kata Vakhabov.

Diplomat itu menekankan bahwa Uzbekistan saat ini tidak berniat mengakui Taiban dan bahwa “fokus utama” konferensi di Tashkent “adalah tentang pemulihan ekonomi Afghansitan.”

Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi memimpin delegasi Taliban dalam konferensi itu.

Sementara AS sendiri dipimpin Thomas West, utusan khusus untuk Afghanistan, yang akan didampingi oleh Rina Amiri, utusan khusus untuk masalah perempuan, anak perempuan dan HAM Afghanistan, menurut pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Deplu AS mengatakan, delegasi Amerika akan bergabung dengan komunitas internasional di konferensi itu untuk menggarisbawahi dukungan “tak tergoyahkan” Washington bagi rakyat Afghanistan dan untuk menyerukan kepada Taliban agar memenuhi komitmen mereka.

“Komunitas internasional berkomitmen untuk Afghanistan yang stabil, damai dan inklusif, yang menghormati hak asasi manusia dan kebebasan mendasar seluruh warga Afghanistan – termasuk perempuan dan komunitas etnis dan agama – dan yang mencegah ancaman teroris dari tanah Afghanistan,” kata pernyataan AS.

Perundingan AS-Taliban

Amerika Serikat menambahkan dalam pernyataannya bahwa konferensi itu akan dilanjutkan dengan perundingan langsung antara delegasi Taliban dan AS yang dijadwalkan pada hari Rabu (27/7) “untuk mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi rakyat Afghanistan.”

Brian Nelson, wakil menteri keuangan bidang terorisme dan intelijen keuangan, akan ikut serta dalam pertemuan itu.

Negosiasi antara AS dan Taliban terutama akan berfokus pada cara untuk mengizinkan Taliban menggunakan dana beku sebesar $7 miliar yang disimpan di AS untuk membantu membangkitkan perekonomian Afghanistan dan membantu negara itu mengatasi krisis kelaparan akibat peperangan dan kekeringan yang terjadi terus-menerus selama bertahun-tahun.

Presiden AS Joe Biden mengeluarkan perintah eksekutif Februari lalu untuk mencairkan separuh dana beku tersebut untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Afghanistan. Sisanya akan ditahan untuk digunakan dalam gugatan hukum terkait terorisme terhadap Taliban, yang sedang berlangsung di pengadilan AS.

Washington mengatakan pihaknya “berusaha membantu menemukan mekanisme yang tepat, yang dapat berfungsi sebagai pengelola dana $3,5 miliar yang disisihkan oleh Presiden Biden.” Akan tetapi, Taliban menuntut agar seluruh uang itu diserahkan, karena uang itu milik Afghanistan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Rahasia untuk Menyelamatkan Orang-orang LGBT dari Ancaman Taliban

Misi Rahasia untuk Menyelamatkan Orang-orang LGBT dari Ancaman Taliban

News | Senin, 25 Juli 2022 | 17:22 WIB

Lifter Indonesia Rizki Juniansyah Pertajam Rekor Dunia Snatch pada Ajang Angkat Besi di Uzbekistan

Lifter Indonesia Rizki Juniansyah Pertajam Rekor Dunia Snatch pada Ajang Angkat Besi di Uzbekistan

Jogja | Jum'at, 22 Juli 2022 | 17:50 WIB

Wawancara Ahmad Massoud Pemimpin anti-Taliban: Mereka Membiarkan Kami Melawan Terorisme Global Sendirian

Wawancara Ahmad Massoud Pemimpin anti-Taliban: Mereka Membiarkan Kami Melawan Terorisme Global Sendirian

Video | Selasa, 19 Juli 2022 | 10:05 WIB

Ahmad Massoud, Putra Komandan Mujahiddin Anti Taliban

Ahmad Massoud, Putra Komandan Mujahiddin Anti Taliban

Video | Senin, 18 Juli 2022 | 07:00 WIB

Protes Berdarah di Uzbekistan Tewaskan 18 Orang, Ratusan Orang Ditangkap

Protes Berdarah di Uzbekistan Tewaskan 18 Orang, Ratusan Orang Ditangkap

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 07:34 WIB

Kerusahan di Uzbekistan Tewaskan 18 Orang, Ratusan Luka-luka

Kerusahan di Uzbekistan Tewaskan 18 Orang, Ratusan Luka-luka

Sumbar | Senin, 04 Juli 2022 | 18:50 WIB

18 Tewas dan Ratusan Terluka dalam Kerusuhan di Uzbekistan

18 Tewas dan Ratusan Terluka dalam Kerusuhan di Uzbekistan

News | Senin, 04 Juli 2022 | 17:27 WIB

Cerita Korban Selamat Gempa Afghanistan: Saya Tidak Kuat Bicara Tentang Ini

Cerita Korban Selamat Gempa Afghanistan: Saya Tidak Kuat Bicara Tentang Ini

Video | Rabu, 29 Juni 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:37 WIB

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:06 WIB

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:32 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB