Guru di Manggarai Meregang Nyawa Usai Dibacok Tetangganya, Gegara Potong Buah Labu di Depan Rumah

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:20 WIB
Guru di Manggarai Meregang Nyawa Usai Dibacok Tetangganya, Gegara Potong Buah Labu di Depan Rumah
Ilustrasi pembacokan guru SMA di Manggarai, NTT. [Digtara.com]

Suara.com - Hal sepele kadang bisa berakibat fatal. Persoalan tersebut seperti yang dialami seorang guru di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia dibacok tetangganya sendiri pada Senin (25/7/2022) malam.

Peristiwa yang membuat Wilhelmus Ranus, guru SMA 2 Cibal, meregang nyawa tersebut terjadi di depan rumahnya sendiri. Pelaku pembacokan tak lain adalah tetangga korban berinisial NA (70) dan tinggal di Desa Peso, Kelurahan Pagal Kecamatan Cibal, Kecamatan Manggarai.

Dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com, insiden berdaran tersebut diketahui terjadi sekira Pukul 19.00 WITA. Saat itu, anak korban Freisa Muncen sedang memotong buah labu di rumahnya. Namun, pelaku yang tinggal sekira 40 meter dari rumah korban, merasa terganggu dengan adanya aktivitas tersebut.

Lantaran emosi, pelaku kemudian berteriak dan memaki anak korban. Istri Wilhelmus yang mendengar makian pelaku kepada sang anak pun tak terima, hingga akhirnya membalas ke NA.

Namun sekira Pukul 22.00 WITA, Ferdinandus Jehuti yang mengetahui peristiwa ini memberitahu korban jika dia mendengar pelaku memaki istri korban. Lantaran itu, korban pun tidak terima.

Hingga akhirnya, korban menuju depan rumahnya dan langsung berteriak ke arah rumah pelaku dengan berkata, “Hei kau mau apa? Selama ini saya sudah bersabar dengan perbuatanmu”.

Mendengar perkataan korban, pelaku pun keluar dari rumahnya dengan membawa sebilah parang dan langsung menuju ke arah korban kemudian membacok korban hingga tumbang. Mendengar ada keributan di luar rumah, istri Ranus langsung keluar dan memanggil korban agar cepat masuk.

Setelah itu sang istri korban menutup pintu dengan cepat. Tak disangkanya, ia pun dibuat terkejut karena melihat korban sudah terluka. Sejurus kemudian, istri korban berteriak memanggil tetangga sekitar untuk mendapat pertolongan dan membawanya ke Puskesmas Pagal.

Sementara itu, pelaku usai membacok korban langsung melarikan diri. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri atas, jari telunjuk tangan bagian kiri mengalami patah dan jari tengah tangan kiri mengalami luka robek dan luka robek pada pagian rusuk bagian kiri.

Setelah mendapat tindakan dari tenaga medis Puskesmas Pagal, korban langsung dirujuk di Rumah Sakit Umum dr Ben Mboy Ruteng, Kabupaten Manggarai didampingi tenaga medis dan keluarga korban.

Sementara itu, pada Selasa (26/7/2022) subuh sekitar pukul 03.00 WITA, pelaku berhasil diamankan personel Polsek Cibal dipimpin langsung Kapolsek Cibal Ipda Bagus Suhartono. Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Cibal sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Orang Dibacok di SPBU Simpang 4 Banjarbaru, Pelaku Masih Buron, Korban Alami Luka Serius

Dua Orang Dibacok di SPBU Simpang 4 Banjarbaru, Pelaku Masih Buron, Korban Alami Luka Serius

Kaltim | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:25 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Tangerang, Bacok Mata Korban hingga Buta

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Tangerang, Bacok Mata Korban hingga Buta

Jakarta | Senin, 25 Juli 2022 | 17:42 WIB

Pelaku Perampasan Bersenjata Parang Teror Kota Pasuruan, Dua Korban Menderita Luka Bacok

Pelaku Perampasan Bersenjata Parang Teror Kota Pasuruan, Dua Korban Menderita Luka Bacok

Malang | Sabtu, 23 Juli 2022 | 11:53 WIB

Terkini

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:20 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:18 WIB

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:16 WIB

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:14 WIB